Truk Tangki Pengangkut Solar Terguling di Purworejo, Warga Berebut Bahan Bakar
Truk tangki yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) berupa solar terguling di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Selasa (11/11/2025). Peristiwa ini menimpa mobil Suzuki Carry dan beberapa warung yang berada di pinggir jalan. Saat proses evakuasi berlangsung, warga tampak berebut menampung solar yang tumpah dengan menggunakan botol dan jeriken.
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi di jalur utama Purworejo-Magelang, yang merupakan jalur ramai dilalui kendaraan. Menurut keterangan Melinda, warga sekitar lokasi kejadian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.10 WIB setelah shalat subuh. Truk melaju dari arah Magelang menuju Purworejo dan bertabrakan dengan mobil Suzuki Carry yang sedang bongkar bawang merah di pasar.
Warga Berbondong-Bondong Ambil Solar yang Tumpah
Menariknya, warga berbondong-bondong datang ke lokasi kejadian untuk mengambil solar yang tumpah. Beberapa dari mereka membawa wadah seperti botol air mineral dan jeriken kecil untuk mengumpulkan bahan bakar yang menyebar di tepi jalan. “Iya, tadi ada beberapa warga (yang mengambil solar),” kata Melinda.
Meskipun aparat kepolisian dan petugas pemadam kebakaran sudah berada di lokasi, sejumlah warga tetap terlihat jongkok di tepi jalan, menyendok cairan berwarna kekuningan dari genangan air bercampur tanah. “Iya, mas (ambil solar),” ujar salah satu warga di lokasi yang enggan disebut namanya.
Petugas Imbau Warga Jauh-Jauh dari Lokasi
Petugas kepolisian mengimbau warga agar menjauh dari lokasi karena dikhawatirkan terjadi percikan api yang dapat memicu kebakaran. Truk tangki yang terguling membawa muatan solar dalam jumlah besar, dan sebagian bahan bakar dilaporkan bocor ke badan jalan serta mengalir ke selokan.
Tim gabungan dari Damkar Kabupaten Purworejo, BPBD, Polres Purworejo, dan relawan segera melakukan evakuasi. Sebuah mobil pemadam kebakaran terlihat siaga di lokasi untuk mengantisipasi kebakaran akibat tumpahan bahan bakar solar dari truk.
Polisi juga memasang garis pengaman dan menutup sebagian ruas jalan Purworejo-Magelang. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian masih ramai oleh warga yang penasaran menyaksikan proses evakuasi.
Jalur Kalijambe Kerap Jadi Tempat Kecelakaan
Jalur Kalijambe, Kecamatan Bener, dikenal memiliki kontur jalan menurun dan berbelok tajam. Warga menyebut jalur ini kerap menjadi lokasi kecelakaan, terutama bagi kendaraan besar yang mengalami kendala sistem pengereman.
Sebelumnya, terjadi dua kecelakaan besar di Jalur Kalijambe. Pada 7 Mei 2025, sebuah truk tronton bernopol B-9970 BYZ yang bergerak dari arah Magelang ke Purworejo oleng, menabrak angkot yang membawa rombongan guru, kemudian menabrak rumah warga. Insiden tersebut mengakibatkan 11 orang meninggal dunia.
Lalu kecelakaan di Jalur Kalijambe kembali terjadi pada 13 Mei 2025. Truk pengangkut semen dengan nopol L-8856 UUA yang melaju dari Magelang ke Purworejo diduga kehilangan kendali di turunan/kelokan, kemudian terguling. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.











