Keakraban Alaeddine Ajaraie dengan Jakmania
Jakmania sepertinya bakal semringah dengan kedatangan bomber anyar yang direkrut Persija Jakarta, Alaeddine Ajaraie, pada pertengahan musim Super League 2025-2026 ini. Pemain asal Maroko itu sangat mempedulikan suporter dalam pandangannya soal sepak bola dan klub.
Hal itu tercermin pada wawancara perdananya sebagai pemain Persija yang diunggah di laman Persija.id. Alaeddine sampai sembilan kali menyebut kata ‘suporter’ dalam wawancaranya. Berikut rangkuman pernyataan Alaeddine yang menyinggung suporter, yang tentu saja, dalam hal Persija adalah Jakmania.
Alaeddine mengaku mengetahui Persija sebelum negosiasi salah satunya karena suporternya yang besar. “Saya tahu Persija adalah tim besar, selalu ingin memenangkan trofi, dan para suporternya sangat fanatik. Itu membuat saya ingin berpikir lebih, memberi lebih, dan membantu tim lebih banyak, insyaallah,” kata Alaeddine dikutip Minggu (18/1/2026).
Top skor Indian Super League 2024/2025 itu juga menyebut suporter sebagai faktor yang meyakinkannya bergabung dengan Persija. “Itu mudah. Kapan pun Anda melihat Persija, Anda bisa melihat suporternya, Anda bisa melihat para pemain besar yang datang dan bermain di sini serta menikmatinya. Jadi ketika saya tahu Persija menginginkan saya, saya sangat senang, saya dan keluarga saya. Alhamdulillah saya mendapat kesempatan ini,” kata dia.
Saat ditanya mengenai target pribadi di Persija, Alaeddine mengaku ingin membahagiakan para suporter, alias Jakmania. “Tentu. Saya datang untuk memberikan kebahagiaan kepada suporter. Saya ingin membantu tim mencapai semua target musim ini, insyaallah. Saya berharap bisa tampil baik, disukai suporter, dan membuktikan nama saya di sini, insyaallah,” janjinya.
Tak hanya sebagai tujuan, Alaeddine juga meminta Jakmania menilai permainannya. Hal itu akan menjadi pembuktian kemampuannya sebagai mesin gol. “Saya tidak tahu, itu pertanyaan sulit karena saya tidak suka banyak berbicara tentang diri sendiri. Saya berharap suporter bisa melihat siapa saya di lapangan. Saya ingin mencetak lebih banyak gol dan assist untuk membantu tim, insyaallah musim ini,” ujarnya.
Menurut Alaeddine, Jakmania adalah denyut gairah dari Persija sendiri. “Ini pengalaman yang luar biasa. Emosinya sangat besar karena tidak ada tim lain yang memiliki suporter seperti Persija. Ini sangat menyenangkan bagi saya, karier saya, dan keluarga saya. Alhamdulillah saya kembali mendapat kesempatan ini,” jelasnya.
Saat bicara tentang tekanan besar sebagai pemain tim ibu kota, lagi-lagi Alaeddine menyinggung soal Jakmania. “Tekanan memberi lebih banyak kekuatan untuk sukses. Kami sebagai pemain ingin menikmati permainan dan memberi kebahagiaan untuk suporter dan keluarga. Tekanan justru baik untuk menunjukkan bakat saya kepada suporter. Bagi saya, tekanan itu hal yang positif, insyaallah,” ujarnya.
Sebagai pemain baru Persija dengan latar belakang mentereng, Alaeddine juga mengutarakan janjinya kepada Jakmania. “Saya akan memberikan seluruh kemampuan saya di lapangan, 100 persen atau bahkan lebih. Saya berharap suporter mendukung saya dan membuat saya selalu bahagia, insyaallah,” pungkasnya.
Sepak Terjang Alaeddine
Lahir di Rabat, 5 Januari 1993, Alaeddine bergabung dengan Persija dengan status pinjaman dari klub Liga India, NorthEast United, hingga akhir musim. Ia tiba di Jakarta dengan label mentereng.
Musim lalu, di Indian Super League 2024/2025, pemain berdarah Maroko itu sukses menjadi top skor dengan koleksi 23 gol serta tujuh assist, sekaligus dinobatkan sebagai Pemain Terbaik. Pada musim 2025/2026, dalam sembilan laga di dua turnamen (Durand Cup dan Super Cup), ia membukukan 10 gol dan lima assist. Sebuah penegasan bahwa ia datang dengan kualitas, bukan sebagai sosok sembarangan.
Perjalanan karier Ajaraie adalah kisah tentang ketekunan. Dari Widad Temara (2019), RS Berkane (2019–2020), hingga MAS Fes (2020–2022), ia menapaki setiap tahap dengan kerja keras. Ia merantau ke Timur Tengah bersama Muaither SC (2022–2023), lalu kembali ke tanah kelahirannya untuk membela AS FAR Rabat (2023/2024).
Puncaknya hadir bersama NorthEast United (2024–sekarang), tempat ia menjelma menjadi sosok penentu dan pusat perhatian. “Alaeddine didatangkan untuk membuat kami lebih kuat dan lebih tajam. Kami sangat serius melangkah ke putaran kedua Super League. Bukan hanya dengan sekadar narasi, tetapi dengan pembuktian melalui evaluasi komposisi tim. Kami berharap dapat mengakhiri musim dengan senyum bahagia, yaitu juara,” tutur Direktur Persija, Mohamad Prapanca, dikuti dari laman Persija, Jumat (16/1/2026).
Kini, langkahnya berlabuh di Jakarta. Di kota yang menuntut keberanian dan loyalitas, Alaeddine diharapkan menambah daya gedor tim yang kini sudah berada di jalur yang benar. Setiap sentuhannya di kotak penalti, setiap larinya mengejar peluang, diharapkan menjadi pembeda di saat tim membutuhkan.
Persija percaya, pengalaman panjang dan mental juara yang dimilikinya akan menyatu dengan semangat Macan Kemayoran. “Saat ini, Persija adalah rumah saya. Saya akan berjuang sepenuh hati untuk Persija, bekerja keras agar bisa beradaptasi secepat mungkin dan memberi kontribusi nyata.” “Insyaallah, kami akan melangkah bersama, menciptakan kemenangan demi kemenangan, hingga menutup musim ini sebagai juara,” kata Alaeddine.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”










