My WordPress Blog

Awal mula pembunuhan di Gunung Manggah Samarinda, polisi buru pelaku lain

Peristiwa Penikaman di Samarinda yang Masih Menyisakan Misteri

Kejadian penikaman yang terjadi di Jalan Otto Iskandardinata, kawasan Gunung Manggah, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masih menyisakan misteri. Korban tewas dalam kejadian ini adalah Wilson Pauang, dan polisi masih memburu satu terduga pelaku lainnya.

Sementara itu, polisi telah mengamankan satu terduga pelaku berinisial V beserta barang bukti berupa pisau dapur. Kapolsek Samarinda Kota, Kompol IGN Adi Suarmita, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap motif di balik aksi penikaman tersebut. Selain itu, petugas juga sedang menelusuri peran masing-masing pihak yang terlibat dalam keributan tersebut.

Awal Mula Kejadian

Peristiwa penikaman terjadi pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 14.16 Wita. Saat itu, korban sempat terlibat cekcok dengan beberapa orang di lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, peristiwa bermula dari keributan yang berujung pada penusukan.

Andra (31), seorang pedagang di sekitar lokasi, mengaku sempat mendengar teriakan histeris dari seorang wanita sebelum menemukan korban terkapar bersimbah darah. Sementara itu, Yosi, warga yang melintas di lokasi, mengatakan bahwa awalnya korban bertengkar di jalan. Tidak lama kemudian, dua orang datang berboncengan. Salah satunya memukul korban, lalu yang satu lagi langsung menikam pakai pisau.

Upaya Pertolongan yang Terhenti

Korban mengalami luka tusuk serius di bagian tengah perut. Warga dan pengendara yang berada di lokasi sebenarnya sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun, upaya tersebut sempat terhenti karena para pelaku justru kembali mengejar warga yang mencoba melerai.

“Kami sempat menolong, tapi karena dikejar lagi, saya lari untuk menyelamatkan diri,” kata Yosi. Ketua RT 27 Kelurahan Sungai Dama, Daeng, mengatakan korban sempat menunjukkan tanda-tanda kehidupan sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian. Saat warga mencoba mengevakuasi ke rumah sakit, nyawa korban sudah tidak tertolong.

Polisi Masih Buru Pelaku Lain

Tak lama setelah kejadian, polisi tiba di lokasi dan berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku penikaman. Petugas juga menyita barang bukti berupa sebilah pisau yang sempat dibuang tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga meminta bantuan masyarakat jika memiliki rekaman video sebelum kejadian guna membantu mengungkap kronologi awal pertikaian tersebut. Kapolsek Samarinda Kota, Kompol IGN Adi Suarmita, menegaskan bahwa penanganan kasus ini akan menyesuaikan dengan ketentuan dalam KUHP yang baru yang mulai berlaku sejak 2 Januari lalu.

Permintaan Keluarga

Lewi Pauang, ayah dari Wilson yang tewas dalam kejadian ini, tidak bisa menyembunyikan rasa kehilangannya. Dengan tatapan kosong, dia berharap pihak kepolisian mengusut tuntas insiden yang menyebabkan anaknya tewas. “Harapan kami itu kami serahkan ke kepolisian, dan harapan kami pelaku yang lebih dari satu itu mohon ditangkap dan diadili seadil-adilnya,” ucapnya dengan nada yang bergetar ketika ditemui sebelum pemakaman anaknya, Kamis (8/1/2026).

Lewi menceritakan almarhum meninggalkan seorang istri yang sedang mengandung dengan usia kehamilan enam bulan. Sebagai orang tua, dia mengaku sama sekali tidak mengetahui permasalahan yang dialami anaknya hingga berujung pada tragedi maut tersebut. Hal ini karena almarhum tidak tinggal serumah dengannya, melainkan bersama sang istri di kawasan Sungai Kerbau.

Komunikasi Terakhir dengan Keluarga

Ketika ditanya mengenai komunikasi terakhir dengan korban sebelum kejadian, Lewi menyebutkan tidak ada komunikasi khusus sebelumnya. Bahkan, pihak keluarga baru mendapatkan kabar tentang penikaman tersebut setelah Wilson dinyatakan meninggal dunia.

“Beritanya yang kami dengar itu setelah sudah meninggal,” sebutnya. Lebih lanjut, Lewi menegaskan hubungan almarhum dengan sang istri selama ini berjalan harmonis tanpa ada permasalahan. Wilson rajin mengunjungi orang tuanya. Pertemuan terakhir mereka terjadi saat perayaan tahun baru, ketika Wilson bersama istrinya datang berkunjung ke rumah orang tuanya.


Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *