Perubahan di Liga Super Indonesia: Bernardo Tavares Mundur dan Dikaitkan dengan Klub-Klub Besar
Bernardo Tavares, pelatih asal Portugal yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala PSM Makassar, mengumumkan mundurnya dari klub pada awal Oktober 2025. Alasan utamanya adalah masalah finansial yang terus berlangsung selama tiga setengah tahun terakhir. Ia mengatakan bahwa gajinya sering terlambat dibayarkan, sehingga situasi ini menjadi tidak berkelanjutan.
Tavares mengundurkan diri setelah melewati pekan ke-7 Liga Super Indonesia 2025-2026. Saat itu, PSM Makassar berada di posisi ke-14 klasemen sementara. Ia menyampaikan pengumuman tersebut melalui akun media sosial Instagram resminya, menjelaskan bahwa ia meninggalkan klub tertua di Indonesia dengan sejarah hampir 110 tahun.
Minat dari Banyak Klub
Setelah keluar dari PSM Makassar, Tavares menjadi incaran banyak klub Liga Super Indonesia. Beberapa klub seperti Persebaya Surabaya, Dewa United, dan Persis Solo dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk merekrutnya. Bahkan, menurut informasi yang diperoleh dari akun Instagram @ownerwakanda, sebanyak 10 klub telah menyatakan minatnya kepada Tavares.
Namun, hanya tiga hingga empat klub yang dianggap serius dalam proses negosiasi, yaitu Persebaya, Madura United, Dewa United, dan Persis Solo. Mereka sedang membahas gaji dan persyaratan kontrak.
Persebaya Surabaya Jadi Klub Terdepan
Persebaya Surabaya dianggap sebagai klub yang paling serius dalam mencoba merekrut Tavares. Hal ini karena kondisi Eduardo Perez, pelatih saat ini, dinilai tidak stabil. Performa tim yang tidak konsisten, hanya meraih 4 kemenangan, 3 imbang, dan 3 kekalahan dari 10 laga, membuat tekanan terhadap Perez semakin besar.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa Persebaya telah melakukan komunikasi dua kali dengan Tavares melalui pertemuan virtual. Informasi ini disampaikan oleh akun Instagram @tribunpersebaya dan @emosijiwakucom.
Kondisi Madura United dan Persis Solo
Madura United juga dikabarkan sedang mencari pelatih baru setelah mereka memecat pelatih sebelumnya. Pelatih baru yang dijuluki “Bajul Ijo” ini berasal dari Brasil, bernama Carlos Parreira. Umar Wachdin, perwakilan klub, menyatakan bahwa proses administrasi sedang berlangsung, termasuk lisensi dan dokumen kependudukan (KITAS).
Sementara itu, Persis Solo juga sedang mencari pelatih kepala setelah Peter de Roo dinonaktifkan. Tithan Wulung Suryata saat ini menjabat sebagai caretaker. Manajemen klub secara terbuka mengakui telah melakukan komunikasi awal dengan Tavares.
Performa Klub-Klub yang Mengincar Tavares
Dewa United, yang sebelumnya finis di posisi kedua musim lalu, kini berada di posisi ke-13 klasemen dengan 10 poin. Tekanan terhadap Jan Olde Riekerink semakin besar setelah performa mereka menurun drastis. Di sisi lain, Persis Solo masih terbenam di zona degradasi, berada di posisi ke-17 klasemen dengan 6 poin hingga pekan ke-12.
Tavares Sebagai Calon Kuat
Dengan pengalaman dan kemampuannya dalam membawa tim berkembang, Tavares dianggap sebagai pelatih yang sangat potensial. Ia menjadi pelatih pertama di Liga Super Indonesia musim 2025-2026 yang resmi mundur. Sekarang, ia berstatus tanpa klub dan menjadi incaran beberapa klub besar.
Kabar tentang Tavares yang diincar oleh beberapa klub terus beredar, baik melalui media sosial maupun laporan dari berbagai sumber. Semua pihak menantikan pengumuman resmi dari klub-klub yang ingin merekrutnya.










