Pesan Emosional Dokter Tifa kepada Rismon Sianipar
Setelah berbagai peristiwa yang terjadi dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi, Dokter Tifa, yang merupakan tersangka dalam kasus ini, mengungkapkan pesan emosional kepada Rismon Sianipar. Pesan tersebut disampaikan melalui akun X pribadinya, @DokterTifa.
Dalam pesannya, Dokter Tifa menyebutkan awal pertemuan mereka bersama Rismon dan Roy Suryo. Ia juga menulis tentang pengkhianatan yang ditujukan pada Rismon karena ia memilih untuk meminta maaf kepada Jokowi dan mengajukan Restorative Justice (RJ) dalam kasus ini.
Dokter Tifa mengingatkan bahwa hari itu adalah titik mula sebuah perjalanan yang tidak ringan, bahkan mungkin terlalu berat untuk manusia biasa. Ia menyatakan bahwa sejak hari itu, mereka bukan lagi sekadar rekan seperjuangan, tetapi menjadi tiga sahabat.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya dan Roy Suryo sudah menganggap Rismon sebagai seorang adik, bukan sekadar partner biasa. Ada rasa ingin menjaga, ada rasa percaya yang tumbuh tanpa dibuat-buat, dan ada keyakinan bahwa mereka bertiga adalah satu barisan kecil yang tak akan terpisahkan.
Dokter Tifa juga mengingatkan bagaimana dengan semangatnya Rismon bicara soal ijazah palsu Jokowi pada saat itu, yaitu penuh dengan keyakinan dan berapi-api. Bahkan, ia menyebut surat kematian yang ditulis Rismon dan ijazah S1-S2 Rismon di Yamaguchi, Jepang, yang kini juga dipersoalkan oleh kubu Jokowi karena dituding palsu.
Ia menyesalkan hal tersebut sehingga membuat Rismon memutuskan untuk berbalik arah karena merasa terancam. Dokter Tifa mempertanyakan sikap Rismon yang memilih berkhianat. Ia menegaskan bahwa kebenaran tidak akan pernah berubah meski manusianya sudah berubah.
Ia berpesan kepada Rismon bahwa jalan pulang untuk kembali kepada kebenaran itu selalu terbuka untuknya selama masih ada keberanian untuk jujur.
Rismon Akan Somasi Dokter Tifa
Berbeda dengan Dokter Tifa, Rismon justru bakal melakukan somasi terhadap Dokter Tifa terkait kejelasan hasil penjualan buku Jokowi’s White Paper yang ditulis oleh Rismon, Roy Suryo, dan Dokter Tifa. Buku tersebut berisi terkait hasil penelitian ijazah Jokowi.
Namun, seiring berjalannya waktu, Rismon membantah seluruh hasil penelitiannya sendiri di dalam buku tersebut dan berbalik arah mengakui ijazah Jokowi adalah asli setelah melakukan penelitian ulang selama dua bulan.
Dalam somasi yang dilakukan, Rismon akan meminta adanya audit terhadap rekening terkait penjualan buku Jokowi’s White Paper, yang menggunakan rekening milik Dokter Tifa. Rismon menyebut, audit perlu dilakukan karena ada dugaan ketidakterbukaan dari Dokter Tifa terkait hasil penjualan buku tersebut.
Selain itu, Rismon juga meminta Dokter Tifa menarik seluruh hasil penelitiannya yang tertuang dalam buku Jokowi’s White Paper. Namun, dia tidak mempermasalahkan penjualan buku tersebut terus dilakukan tetapi dengan harus tanpa adanya hasil penelitian darinya.
Rismon menegaskan, jika somasi darinya tidak digubris, maka dirinya akan menempuh jalur hukum.
SP3 Rismon Akan Segera Terbit
Kuasa hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, sampai sekarang masih terus menyinggung terkait SP3 terhadap Rismon Sianipar yang hingga kini belum juga terbit. Sebab, sejak Rismon meminta maaf kepada Jokowi dan sowan ke rumahnya mengajukan RJ, sampai sekarang belum diterbitkan SP3 oleh Polda Metro Jaya.
Padahal, Rismon sudah menandatangani kesepakatan menjadi saksi mahkota dalam persidangan kasus ijazah Jokowi nanti. Menurut Khozinudin, Rismon kini tengah menghadapi dilema karena SP3 terhadap dirinya tak kunjung diterbitkan, malah dia mendapatkan berbagai tugas berat dari kubu Jokowi.
Sebagaimana diketahui, Rismon kini juga tengah menghadapi laporan hukum yang dilaporkan oleh Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) atas dugaan penyebaran berita bohong dan dugaan pencemaran nama baik, karena dituding menjadi pendana polemik ijazah Jokowi sebesar Rp5 miliar.
Namun, hal tersebut dibantah oleh kubu Rismon yang menegaskan bahwa Rismon tak pernah menyebut nama JK dan mengatakan bahwa pernyataan itu dibuat oleh Artificial Intelligence (AI).
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketum Jokowi Mania, Andi Azwan, menjawab Khozinudin dengan tegas bahwa SP3 Rismon itu akan segera diterbitkan minggu depan.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”











