My WordPress Blog

Pencuri Bercadar Lukai Ibu di Pasuruan, Korban Trauma dan Kerugian Rp 40 Juta

Kekerasan dalam Pencurian Mengakibatkan Trauma pada Korban

Raut wajah Hunaina (30), seorang wanita asal Dusun Sumber Telur, Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, masih terlihat trauma setelah mengalami kejadian yang sangat menakutkan. Kejadian ini terjadi pada Senin, 6 April 2026, dini hari. Dua pelaku yang menggunakan cadar sarung melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di rumah korban.

Korban mengalami luka robek di bagian telinga dan punggung setelah melawan perampok. Pelaku juga merebut paksa liontin yang dipakai korban hingga menyebabkan luka daun telinganya. Selain itu, perhiasan milik Hunaina senilai Rp 40 juta rupiah serta sejumlah barang lainnya juga hilang.

Menurut Naryo, perangkat desa setempat, kejadian bermula saat Hunaina sedang terlelap bersama anaknya di dalam kamar. Tiba-tiba, pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela samping. Setelah berhasil masuk, pelaku menggeledah ruang tamu dan mengambil uang tunai dalam bufet senilai Rp 250.000. Tak puas dengan hasil curiannya, pelaku merangsek masuk ke dalam kamar korban dan mengambil tas hitam berisi uang Rp 750.000, serta dua unit ponsel.

Pelaku juga merebut perhiasan yang digunakan korban. Kapolsek Winongan, AKP Nanang Abidin, menyebut bahwa aksi kekerasan fisik juga dialami korban karena pelaku berusaha melucuti perhiasan yang masih dikenakan korban. Korban sempat melakukan perlawanan hingga akhirnya dipukul menggunakan senjata tajam jenis wedung.

Setelah melancarkan aksinya, kedua pelaku yang menggunakan penutup wajah berupa sarung itu kabur melalui pintu belakang rumah. Sedangkan korban yang terluka langsung berteriak meminta tolong hingga warga sekitar datang dan melarikan korban ke RSUD Grati untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan laporan korban, total kerugian yang dialami mencapai Rp 40 juta, yang sebagian besar berupa perhiasan yang menjadi tabungan korban selama ditinggal suaminya merantau ke luar negeri. Pihak Kepolisian telah mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara), melakukan klarifikasi kepada korban, dan saat ini sedang menyisir keberadaan CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi para pelaku.

Pihak Kepolisian lalu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan dini hari, serta mengajak pos keamanan lingkungan kembali digalakkan.

Aksi Kekerasan dalam Percobaan Pencurian di Pacitan

Di Kabupaten Pacitan juga terjadi kekerasan terhadap korban pencurian dan penipuan. Aksi percobaan pencurian terjadi di Dusun Mujing, Desa Borang, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jatim dan berujung aksi kekerasan.

Pelaku yang kepergok pemilik rumah justru nekat memukul korban sebelum akhirnya melarikan diri pasca melakukan penganiayaan. Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Adalah Pamuji (74) warga RT 08 RW 04 Dusun Mujing, Desa Borang, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jatim yang menjadi korban. Menurut Sekertaris Desa Borang, M. Zainal Abidin, kejadian tersebut terjadi tadi malam.

Kronologi yang didapat, kata dia, bermula saat korban berada di dalam kamar usai salat Isya. Saat hendak mengambil obat gosok, korban mendengar suara gaduh dari arah belakang kamar. Curiga dengan suara tersebut, korban kemudian mengambil senter kepala dan berusaha mengecek sumber suara.

Nahas, sebelum sempat menyalakan senter, korban mendapati pria tak dikenal tengah mengobrak-abrik lemari di bagian belakang rumahnya. Korban langsung teriak. Karena teriakan itu, pelaku malah mendekat dan merebut senter kepala, lalu memukul tangan korban hingga lebam.

Karena pemukulan itu, korban Pamuji mengalami luka pada bagian tangan. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri ke arah belakang rumah dan kabur menuju area perbukitan. Dugaannya, pelaku mau melakukan pencurian. Akan tetapi aksinya gagal setelah diketahui pemilik rumah. Hingga saat ini, identitas pelaku belum diketahui. Intinya percobaan pencurian.

Kasie Humas Polres Pacitan, Aiptu Thomas Alim Suheny, mengatakan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan percobaan pencurian tersebut. Petugas Polsek Arjosari telah ke lokasi. Dan tentu kami meresepon laporan tersebut.


Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *