PSM Makassar Meraih Kemenangan Dramatis atas PSIM Jogja
Pada pekan ke-27 Super League 2025/2026, PSM Makassar berhasil meraih kemenangan dramatis dengan skor 2-1 atas PSIM Jogja. Laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, pada Jumat (10/4/2026) sore, menjadi momen penting bagi tim berjuluk Juku Eja.
Gol Pembuka dan Perjuangan Tim Lawan
Tim tuan rumah, PSIM Jogja, lebih dulu unggul melalui gol Deri Corfe pada menit ke-54. Namun, PSM Makassar tidak menyerah dan meningkatkan intensitas serangan. Pemain asal Serbia, Luka Cumic, yang baru saja bergabung dengan PSM pada 29 Januari 2026, berhasil menyamakan skor pada menit ke-78.
Ini merupakan gol pertama Luka Cumic sejak ia resmi memperkuat PSM. Ia butuh delapan pertandingan dengan durasi total 318 menit untuk mencatatkan namanya di papan skor. Di laga ini, Cumic bermain dari bangku cadangan dan masuk pada menit ke-68 menggantikan Alex Tank.
Hanya butuh waktu 10 menit di lapangan, Cumic mampu merobek gawang PSIM Jogja yang dijaga oleh Cahya Supriadi. Gol tercipta setelah bola muntah dari sepakan keras Gledson Paixao yang ditepis oleh kiper lawan. Cumic langsung berlari dan menjatuhkan diri demi menyontek bola liar dengan kaki kanannya.
Gol ini sangat berarti karena menyamakan skor menjadi 1-1 dan memberikan semangat kepada pemain PSM untuk terus berjuang menuju kemenangan.
Gol Penentu Kemenangan
Di penghujung laga, tepatnya di menit ke-98, PSM akhirnya berhasil memperoleh gol kemenangan melalui sundulan bek asal Montenegro, Dusan Lagator. Lagator memanfaatkan sepak pojok Victor Luiz dan mencetak gol pertamanya sejak bergabung dengan PSM pada awal Februari 2026.
Gol ini menjadi bukti bahwa PSM Makassar mampu bertahan hingga akhir dan meraih kemenangan penting dalam laga ini.
Ucapan Luka Cumic
Luka Cumic mengaku sangat senang dengan gol pertamanya bersama PSM Makassar. Ia mempersembahkan gol ini kepada keluarganya yang selalu mendukungnya.
“Gol pertama hari ini, saya persembahkan untuk anak dan istri saya yang ada di rumah,” ujarnya saat konferensi pers usai pertandingan di Ruang Media Stadion Sultan Agung, Jumat petang.
Menurut dia, kemenangan ini sangat membahagiakan. “Saya kira hasil ini sangat baik untuk kita, tapi saya tak pungkiri bahwa laga tadi sangat sulit bagi kita. Namun, kita bermain baik,” ucap mantan pemain Radnik Bijelj ini.
Pujian Pelatih
Carateker Pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, memuji kerja keras para pemain yang terus berjuang hingga akhir pertandingan. Perjuangan itu memantaskan PSM meraih kemenangan.
“Pemain menunjukkan kerja keras luar biasa sampai peluit akhir. Itu yang membawa kami meraih kemenangan,” ujar mantan striker PSM 2005–2009 ini, dalam jumpa pers usai laga.
Amir menjadi asisten pelatih PSM Makassar mulai musim 2022/2023 hingga 2025 mendampingi Bernardo Tavares. Setelah Tavares mundur pada 1 Oktober 2025, Amir dipercaya menjadi carateker pelatih.
Manajemen PSM kembali mempercayai Amir sebagai asisten untuk mendampingi Tomas Trucha yang diperkenalkan sebagai pelatih baru PSM pada 28 Oktober 2025 untuk sisa musim 2025/2026.
Klasemen dan Harapan Masa Depan
Meski menang, posisi PSM di klasemen sementara tidak berubah. Tim tetap berada di peringkat 13 dengan koleksi 28 poin, unggul delapan poin dari Madura United yang berada di batas atas zona degradasi atau urutan 16.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi PSM Makassar setelah sebelumnya gagal menang dalam enam laga terakhir. Dengan semangat yang tinggi, PSM berharap bisa terus memperbaiki performa dan meraih hasil positif di pertandingan-pertandingan mendatang.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”










