Persib Bandung Berpotensi Jadi Tim Dominan di Super League
Super League, liga sepak bola teratas di Indonesia, berpotensi menjadi liga tani jika Persib Bandung berhasil mempertahankan dominasinya. Liga tani merujuk pada kompetisi yang selalu didominasi oleh satu tim, seperti Bundesliga yang selalu dihiasi kejayaan Bayern Munich atau Ligue 1 yang sering dimenangkan oleh Paris Saint-Germain. Di Asia Tenggara, Liga Malaysia juga menjadi contoh liga tani dengan Johor Darul Takzim sebagai dominator.
Kini, Persib Bandung tampaknya memiliki peluang besar untuk menjadi pengisi liga tani di Super League. Hal ini didasarkan pada empat faktor utama yang menjadi indikasi kuat dari potensi tersebut.
1. Dominasi Selama Tiga Musim Terakhir
Salah satu faktor utama adalah dominasi Persib Bandung dalam tiga musim terakhir. Sejak Liga 1 2023/2024 hingga Super League 2025/2026, Persib Bandung telah menjadi juara di dua musim sebelumnya. Pada musim 2025/2026, mereka kembali berada di puncak klasemen sementara dan berpotensi menjadi juara ketiga secara beruntun.
Dominasi ini menunjukkan bahwa Persib Bandung tidak hanya memiliki kualitas pemain yang mumpuni, tetapi juga strategi yang konsisten dan kemampuan untuk mempertahankan performa tinggi di setiap musim.
2. Potensi Kucuran Dana Besar
Faktor kedua berkaitan dengan potensi dana segar yang bisa diperoleh Persib Bandung. Dua sumber utama dana ini adalah partisipasi pemain Persib dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan partisipasi klub dalam kompetisi AFC Champions League Two.
Persib Bandung mengirimkan Frans Putros dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. FIFA meluncurkan program Club Benefits Programme yang memberikan kompensasi kepada klub yang mengirimkan pemain. Total dana yang diberikan mencapai 6 triliun rupiah, salah satunya akan diberikan kepada Persib Bandung.
Selain itu, Persib Bandung juga mendapat dana segar hingga 14,93 miliar rupiah karena lolos ke babak 16 besar AFC Champions League Two. Dana ini bisa digunakan untuk memperkuat skuad dan meningkatkan kualitas latihan serta infrastruktur.
3. Perpanjangan Kontrak Bojan Hodak
Perpanjangan kontrak pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, juga menjadi faktor penting. Kontrak Bojan Hodak akan habis pada 31 Mei 2026, namun kabar menyebutkan bahwa ia sedang dalam pembicaraan perpanjangan kontrak.
Bojan Hodak telah membawa Persib Bandung meraih gelar liga di dua musim sebelumnya. Kehadirannya di musim 2025/2026 membuat Persib Bandung kembali berada di puncak klasemen. Jika kontraknya diperpanjang, kemungkinan besar ia akan terus memimpin Persib Bandung menuju kesuksesan.
4. Sinyal Kedatangan Pemain Baru
Terakhir, ada sinyal kuat tentang kedatangan pemain baru. Beberapa nama yang dikaitkan dengan Persib Bandung antara lain Ole Romeny, Joey Pelupessy, dan Ronald Koeman Jr.
Ole Romeny, penyerang Timnas Indonesia, saat ini bermain untuk Oxford United. Ronald Koeman Jr, kiper asal Belanda, adalah putra dari pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman. Kehadiran pemain-pemain kelas dunia ini bisa memperkuat skuad Persib Bandung dan meningkatkan daya saing di Super League.
Dengan kombinasi dominasi, dana segar, pelatih yang stabil, dan pemain baru yang menjanjikan, Persib Bandung memang layak disebut sebagai calon dominator Super League. Bukan tak mungkin, Super League akan menjadi liga tani yang dipimpin oleh Persib Bandung.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."










