My WordPress Blog

Nasib Tragis Dewhinta Anggary, Cucu Mpok Nori, Tewas Dibunuh Pria WNA Irak

Kasus Pembunuhan Dewhinta Anggary, Cucu Legenda Betawi Mpok Nori

Dewhinta Anggary adalah seorang perempuan yang lahir sekitar tahun 1989–1990. Ia meninggal dunia pada usia 36 tahun, tepatnya pada tanggal 21 Maret 2026. Ia tinggal di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Nama Dewhinta menjadi sorotan publik setelah ia menjadi korban pembunuhan oleh mantan suaminya, inisial FD, pada hari Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1447 H.

Biodata Singkat Dewhinta Anggary

  • Nama lengkap: Dewhinta Anggary
  • Usia: 36 tahun (meninggal pada 21 Maret 2026)
  • Keluarga: Cucu dari Mpok Nori, komedian Betawi terkenal yang wafat pada 2015
  • Tempat tinggal: Kontrakan di Jalan Daman I, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur
  • Status pernikahan: Baru berpisah sekitar satu bulan dengan mantan suaminya berinisial FD, warga negara asing (WNA) dari Irak
  • Pekerjaan: Informasi detail belum banyak dipublikasikan, namun disebutkan ia bekerja dan biasa dibangunkan oleh ibunya untuk berangkat kerja setiap pagi
  • Tanggal meninggal: 21 Maret 2026, ditemukan sekitar pukul 03.00 WIB oleh keluarga
  • Penyebab kematian: Luka sayat di leher akibat penganiayaan oleh mantan suami

Kronologi Singkat Kejadian

Pada tanggal 21 Maret 2026, sekitar pukul 03.00 WIB, jasad Dewhinta ditemukan dalam kondisi mengeluarkan banyak darah dengan luka di bagian leher dan kepala. Ia ditemukan di dalam kontrakannya di kawasan Gang Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

Menurut informasi yang diperoleh, kejadian ini terungkap saat ibu dan adik korban hendak membangunkannya untuk bekerja. Namun, pintu kontrakan korban dalam keadaan terkunci dari dalam. Adik korban kemudian masuk melalui jendela yang terbuka untuk membuka pintu. Saat itu, korban sudah terkapar di lantai.

Keluarga yang panik langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Cipayung dan Polda Metro Jaya tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya barang berharga yang hilang di dalam kontrakan korban. Ponsel milik korban bahkan masih berada di lokasi.

Jenazah Dewhinta sempat dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diotopsi sebelum akhirnya dimakamkan di TPU Pondok Ranggon.

Pelaku Pembunuhan

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga dari pihak kepolisian, pelaku pembunuhan Dewhinta adalah mantan suaminya berinisial FD yang merupakan warga Irak. Keduanya baru berpisah sekitar satu bulan lalu. “Sudah tidak tinggal bareng, karena dia yang minta pisah,” kata Sania Destiani, kerabat korban.

Pelaku FD ditangkap oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya saat hendak melarikan diri. Ia ditangkap di ruas tol arah Merak pada Sabtu (21/3/2026) siang sekitar pukul 13.30 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edi Handoko, menyatakan bahwa pelaku kini telah ditangkap dari Cikupa dan diamankan di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini, lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan.

Untuk motif sementara ini, terkait ekonomi dan asmara. “Motifnya untuk sementara ini karena ekonomi dan percintaan dari nikah siri,” ujar Iptu Edy Handoko.

Edy Handoko menambahkan bahwa mengingat status FD yang merupakan WNA, saat ini penanganan perkara diambil alih oleh Polda Metro Jaya.


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *