Pemda Ponorogo Perpanjang Masa Pendaftaran Sekda
Pemda Ponorogo memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran seleksi terbuka (Selter) jabatan Sekretaris Daerah (Sekda). Hal ini dilakukan karena jumlah pendaftar yang masuk masih di bawah ambang batas minimal, yaitu kurang dari empat orang. Proses seleksi ini sepenuhnya ditangani oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan panitia yang terdiri dari unsur provinsi dan akademisi.
Penutupan Pendaftaran Diundur
Sebelumnya, penutupan pendaftaran Selter Sekda Ponorogo dijadwalkan berakhir pada Jumat (21/2/2026) pukul 13.00 WIB. Namun, karena jumlah pelamar yang masuk belum mencapai kuota minimal, panitia memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran hingga 27 Februari 2026.
“Diperpanjang karena pendaftar kurang dari 4. Yang submit atau mendaftar seleksi Sekda Ponorogo masih kurang,” ujar Sekretaris Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Suko Widodo, Sabtu (21/2/2026).
Dia menjelaskan bahwa seluruh pelamar tidak berasal dari pejabat Pemkab Ponorogo, melainkan dari luar kota. “Pejabat dari Ponorogo kelihatan masih ragu. Mungkin hanya melihat saja di aplikasi tanpa submit,” katanya.
Kualifikasi Calon Sekda
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon Sekda Ponorogo cukup ketat. Berikut adalah beberapa persyaratan utama:
- Calon harus berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten atau Kota dalam wilayah Provinsi Jawa Timur.
- Memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah Sarjana (S1) atau Diploma IV (D-IV), diutamakan memiliki pendidikan Magister (S2).
- Usia maksimal 58 tahun pada saat pelantikan.
- Memiliki pangkat golongan ruang sekurang-kurangnya Pembina Tingkat I (IV/b).
- Memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling kurang selama 5 (lima) tahun.
- Sedang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama minimal 2 (dua) tahun secara kumulatif pada 2 (dua) perangkat daerah yang berbeda.
- Memiliki sertifikat pelatihan kepemimpinan.
- Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir (tahun 2024 dan tahun 2025).
- Tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau berat.
- Tidak sedang dalam proses pemeriksaan atas dugaan pelanggaran disiplin serta tidak sedang menjalani hukuman disiplin.
- Surat keterangan sehat jasmani, rohani, dan bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif atau NAPZA yang dikeluarkan dari rumah sakit pemerintah (RSUD).
- Mendapatkan persetujuan/rekomendasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
- Memiliki rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas yang baik.
- Telah menyampaikan bukti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Tahun 2025.
- Telah menyampaikan bukti pelaporan Pajak Tahunan pribadi (SPT) Tahun 2025.
- Memiliki visi, misi, dan target peningkatan kinerja Organisasi Perangkat Daerah yang disajikan secara tertulis (disampaikan pada saat tes wawancara).
- Mengajukan surat lamaran yang ditandatangani oleh pelamar dan bermaterai Rp10.000 yang ditujukan kepada Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
Proses Seleksi oleh Pemprov Jatim
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menyerahkan sepenuhnya proses seleksi Sekda kepada Pemprov Jawa Timur. “Sehingga panitia seleksinya juga dari provinsi. Diketuai oleh Kepala BKD Provinsi, anggota juga dari Inspektorat Pemprov dan akademisi dari Unair maupun Brawijaya (Universitas Brawijaya),” jelasnya.
Menurut Suko Widodo, banyak Kepala OPD di lingkungan Pemkab Ponorogo yang memenuhi syarat untuk melamar. Namun, mereka masih ragu untuk mengajukan lamaran. “Kemungkinan para kepala OPD mengukur dirinya kurang mampu. Tapi semoga ada yang mendaftar lah,” tambahnya.
Penutupan Pendaftaran
Penutupan pendaftaran Selter Sekda Ponorogo dijadwalkan berakhir pada besok, pukul 13.00 WIB. Pelamar dapat mengakses sistem online melalui alamat berikut:
https://asnkarier.bkn.go.id/
Namun, sampai saat ini belum ada yang melakukan submit. “Jika dilihat memang sudah banyak yang melihat. Namun, belum satu pun yang melakukan submit,” pungkas Suko.
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











