Persipura Jayapura Unggul 3-0 atas Barito Putera
Pertandingan antara Persipura Jayapura dan Barito Putera dalam babak penyisihan grup B Championship 2025/2026 berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua pada Minggu, 15 Februari 2026. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi kedua tim dalam upaya meraih poin yang dibutuhkan untuk melaju ke babak berikutnya.
Jalannya Laga
Babak Pertama
Persipura Jayapura langsung memperlihatkan dominasi sejak awal pertandingan. Pada menit ke-3, Williams Lugo mengambil inisiatif serangan dari sisi kiri dan memberikan umpan ke Ramai Rumakiek yang berada di dalam kotak penalti. Namun, pergerakan Rumakiek berhasil dihalangi oleh bek Barito Putera, sehingga menghasilkan tendangan sudut untuk Persipura.
Di menit ke-6, Boaz Solossa mencoba melakukan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti, tetapi bola melambung tinggi dan tidak menghasilkan gol. Pada menit ke-8, Gunansar Mandowen hampir mencetak gol setelah menerima umpan dari Rumakiek. Sayang, tendangannya ditepis oleh kiper Barito Putera, sehingga hanya menghasilkan tendangan sudut.
Adzib Al Hakim Arsyad, kiper Persipura, melakukan penyelamatan gemilang di menit ke-9 dengan memotong umpan silang Alexsandro. Di menit ke-12, Barito Putera memiliki peluang emas lewat tendangan bebas Renan Alves, tetapi bola melambung tipis di atas mistar gawang.
Pada menit ke-23, Lugo mendapat kesempatan emas setelah mengirim umpan lambung ke Reno Salampessy. Sayang, tendangan Salampessy diblok oleh bek Barito Putera, sehingga hanya menghasilkan tendangan sudut. Tendangan sudut yang dieksekusi oleh Boaz Solossa juga gagal mengarah ke gawang.
Barito Putera mencoba membalas di menit ke-31 melalui pergerakan Cornelius Stewart, tetapi wasit menghentikan peluang tersebut karena adanya pelanggaran. Di menit ke-34, Ramai Rumakiek mencoba menembak langsung ke gawang, tetapi bola melambung di atas mistar. Di menit ke-36, Lugo kembali gagal menjebol gawang Barito Putera.
Persipura Jayapura terus membanjiri gawang Barito Putera di menit ke-43, tetapi solidnya lini belakang lawan membuat peluang mereka gagal. Akhirnya, di menit akhir babak pertama, Reno Salampessy berhasil mencetak gol setelah Muhammad Ridho gagal menepis umpan yang diberikan pemain tuan rumah. Ramai Rumakiek kemudian menambah keunggulan menjadi 2-0 di menit ke-45+4.
Babak Kedua
Di awal babak kedua, Persipura Jayapura hampir unggul cepat, tetapi peluang mereka dipotong oleh Muhammad Ridho. Di menit ke-54, Boaz Solossa memiliki kesempatan emas setelah menerima umpan dari Lugo, tetapi tendangannya terlalu pelan dan ditepis kiper Barito Putera.
Pada menit ke-64, Alexsandro nyaris mencetak gol setelah tandukannya di dalam kotak penalti ditepis oleh Adzib Al Hakim Arsyad. Persipura Jayapura akhirnya menggandakan keunggulan menjadi 3-0 di menit ke-66. Reno Salampessy berhasil mencetak gol setelah menerima umpan jauh dari Lugo.
Susunan Pemain
Persipura Jayapura
Starter: Adzib Al Hakim Arsyad, Marchko Marauje, Marthin Alesandro Dusay, Ruben Sanadi, Yustinus Pae, Bima Ragil Rakasawi, Gunansar Mandowen, Williams Jose Lugo Ladera, Boaz Solossa (C), Ramai Rumakiek, dan Reno Salampessy
Cadangan: Osas Saha, Yohanes Pahabol, Ferdinan Ayomi, Jeam Kelly Sroyer, Sukandar Kansai, Victor Mansaray, Febrianto Uopmabin, Markus Otto Alberti Madjar, Augusto Dennis Immanuel Ivakdalam, Samuel Reimas, Yeter Amohoso, dan Alexandro Felix Kamuru
Pelatih: Rahmad Darmawan
Barito Putera
Starter: Muhammad Ridho, Aditiya Daffa Al Haqi, Bima Reksa, Fabiano Beltrame, Renan Alves, Bayu Pradana (C), Muhamad Hargianto, Pramoedya Putra Suhardi, Alexsandro dos Santos Pereira, Cornelius Stewart, Rizky Pora
Cadangan: Haudi Abdillah, Satria Tama, Frendi Saputra, Iqbal Gwijangge, Basajump Latuconsina, Aimar Iskandar Alam, Wildan Ramdhani Nugraha, Ferdiansyah, Ricky Ricardo Cawor, Roni Sugeng, dan Bagas Kaffa
Pelatih: Stefano Cugurra
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."










