Penjaringan Calon Ketua Anak Cabang PDI-P Minut
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDI-P), Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali melanjutkan tahapan penjaringan calon Ketua Anak Cabang. Kali ini, DPC PDI-P Minut menggelar Psikotes dan Fit and Proper Test (FPT) di JG Center, Senin (9/2/2026). Acara ini menjadi bagian dari proses seleksi yang dilakukan di 10 kecamatan yang ada di Minut.
Lokasi dan Akses
JG Center berada di jalan Ir Soekarno, Desa Matungkas, Kecamatan Dimembe. Tempat ini berjarak sekitar 650 meter dari Tuguh Zero Poin, ikon Kabupaten Minut, dan dapat dicapai dalam waktu 2 menit dengan kendaraan bermotor. Dari Kantor DPRD Minut di Kelurahan Airmadidi Atas, Kecamatan Airmadidi, jaraknya sekitar 3,1 kilometer dan memakan waktu sekitar 7 menit untuk sampai di lokasi acara.
Hadirnya Tokoh-Tokoh Penting
Pelaksanaan psikotes dan FPT dibuka langsung oleh Ketua DPC PDI-P Minut, Joune Ganda, yang juga menjabat sebagai Bupati Minut. Ia didampingi oleh jajaran pengurus DPC PDI-P Minut. Turut hadir dalam acara tersebut, Kevin W. Lotulung, Wakil Ketua Bidang (Wakabid) Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif DPC PDI-P Minut, serta Wakil Bupati Minut.
Selain itu, hadir pula Sekretaris DPC Chris Yodi Longdong yang juga Ketua Fraksi PDI-P DPRD Minut, Bendahara DPC Vonny Rumimpunu yang juga Ketua DPRD Minut, serta jajaran pengurus lainnya. Di sisi lain, turut hadir pula jajaran Pengurus DPD PDI-P Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), seperti Rio Dondokambey, Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPD PDI-P, Ir Maurits Mantiri, Pengurus DPD PDI-P Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi dan UMKM, Berty Kapojos Wakabid Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi DPD PDI-P, serta Wakil Sekretaris Bidang Internal DPD PDI-P Sulut Denny Lolong.
Proses Penjaringan dan Mekanisme Partai
Menurut Joune Ganda, pelaksanaan psikotes dan FPT adalah bagian dari komitmen partai dalam membangun Kabupaten Minut melalui PDI-P. Ia menjelaskan bahwa DPC PDI-P Minut tidak menentukan siapa yang akan menjadi Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC). Hasil dari psikotes, FPT, dan pertimbangan dari DPD PDI-P Sulut nantinya akan menentukan siapa yang akan menjadi ketua PAC.
“Inilah mekanisme di PDI-P, yang menganut prinsip demokrasi terpimpin. Proses penjaringan secara demokratis, siapa yang terpilih nanti melalui tahapan Psikotes, FPT dan penilaian DPD dan DPP,” ujar Joune Ganda.
Ia menegaskan bahwa tidak ada lagi isu atau cerita-cerita yang menyatakan bahwa ketua PAC ditentukan oleh DPC. Proses penjaringan tetap menjadi tanggung jawab dari DPC. Dengan demikian, semua peserta diharapkan dapat memahami bahwa proses ini dilakukan secara transparan dan adil.
Kemenangan PDI-P di Pileg dan Pilkada 2024
Dalam beberapa kesempatan, Joune Ganda menyebut bahwa PDI-P Minut adalah pemenang di Pileg dan Pilkada 2024. Pada Pileg 2024, PDI-P berhasil meraih 10 kursi, menjadikannya sebagai partai dengan jumlah kursi terbanyak di Minut. Sementara itu, pada Pilkada 2024, pasangan Calon Bupati Joune Ganda dan Calon Wakil Bupati Kevin W. Lotulung menang dengan mendapatkan suara terbanyak.
Hasil ini menjadikan PDI-P sebagai partai yang memiliki dua kekuatan, baik dalam legislatif maupun eksekutif. Dengan hasil ini, Joune Ganda dan Kevin W. Lotulung berhasil menjabat sebagai kepala daerah dua periode di Minut.
Data Suara Pilkada 2024
Di Pilkada 2024, paslon JG-KWL (Joune Ganda – Kevin W. Lotulung) mendapatkan nomor urut 2. Mereka menang di 8 kecamatan dari 10 kecamatan yang ada di Minut. Total suara yang diperoleh mencapai 70.620 suara, sedangkan paslon nomor urut 1, Melky J Pangemanan – Christian Kamagi (MJP-CK), meraih 51.070 suara.
Dengan perolehan suara tersebut, MJP-CK mendapatkan 41.97 persen, sementara JG-KWL mendapatkan 58.03 persen. Hasil ini membuktikan bahwa PDI-P memiliki basis dukungan yang kuat di Minut.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”











