My WordPress Blog

Ada Harapan Baru dalam Kasus Ijazah Jokowi, Ayah Gibran Buka Pintu Damai ke Roy Suryo

Polemik Ijazah Jokowi: Kesiapan untuk Damai dan Proses Hukum yang Harus Berjalan

Polemik terkait dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai menunjukkan tanda-tanda penyelesaian. Setelah sebelumnya menjadi sorotan publik, kini muncul sinyal bahwa pihak-pihak terkait berupaya mencari solusi damai. Jokowi sendiri secara pribadi membuka peluang untuk berdamai dengan Roy Suryo, salah satu tokoh yang mengangkat isu ini.

Langkah tersebut diharapkan bisa meredam kegaduhan dan menjaga suasana yang kondusif. Meski demikian, Jokowi tetap menegaskan bahwa proses hukum atas laporan yang kini ditangani Polda Metro Jaya harus berjalan hingga pengadilan. Ini merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan keadilan dan transparansi dalam kasus ini.

“Pintu maaf selalu terbuka. Tapi sekali lagi, urusan maaf-memaafkan itu urusan pribadi ke pribadi,” ujar Jokowi saat diwawancara di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026). Namun, ia juga menekankan bahwa perkara yang sudah masuk ke ranah hukum tidak bisa disamakan dengan urusan pribadi. Menurutnya, laporan yang kini diproses di Polda Metro Jaya adalah persoalan hukum yang harus diselesaikan sesuai mekanisme yang berlaku.

Proses pengadilan, menurut Jokowi, menjadi forum resmi baginya untuk menyampaikan bukti-bukti terkait keabsahan ijazah yang dipersoalkan. Tanpa adanya proses hukum, kata dia, tidak ada ruang yang sah untuk menjelaskan fakta secara terbuka. “Memang harus sampai ke pengadilan, karena kalau tidak, saya tidak punya forum untuk menyampaikan bukti mengenai kasus ijazah ini,” jelas Jokowi.

Sikap Jokowi menegaskan posisi yang tegas antara sikap pribadi dan kewajiban hukum. Di satu sisi, ia membuka ruang rekonsiliasi secara personal, namun di sisi lain tetap mendorong penyelesaian perkara melalui jalur hukum agar persoalan dapat diselesaikan secara transparan dan tuntas.

Rocky Gerung Muncul dan Membela Roy Suryo dalam Kasus Ijazah Jokowi

Akademisi Rocky Gerung akhirnya angkat bicara terkait polemik dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo yang kembali mencuat ke publik. Dalam pernyataannya, Rocky Gerung secara terbuka membela Roy Suryo dan pihak-pihak lain yang terseret dalam kasus tersebut, sekaligus menyoroti kejanggalan yang menurutnya perlu diuji secara terbuka.

Rocky Gerung bahkan menyinggung adanya “sosok yang palsu” dalam pusaran isu ini, yang dinilai berpotensi menyesatkan opini publik dan merusak kualitas demokrasi. Meskipun berkas perkaranya sudah tinggal menunggu persetujuan kejaksaan untuk dilimpahkan, Roy Suryo cs belum selesai dengan upaya pembuktiannya. Mereka masih bersikeras bahwa ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) tidak asli dan penelitian mereka adalah benar.

Dari ahli Undang-Undang ITE sampai terakhir seorang ahli metodologi dihadirkan untuk menjelaskan tentang penelitian mereka yang dipermasalahkan. Para ahli yang meringankan ini sepakat bahwa penelitian Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma yang tertuang dalam Jokowi’s White Paper tak bisa disebut sebagai tindak pidana.

Rocky Gerung Sebagai Ahli Keempat dalam Kasus Ini

Rocky Gerung menjadi saksi keempat yang dihadirkan Roy Suryo cs ke penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Ia hadir untuk menjelaskan tentang metodologi yang digunakan para tersangka dalam menyusun buku Jokowi’s White Paper, Selasa (27/1/2026). Menurut dia, penelitian para tersangka ini didasari oleh rasa ingin tahu seorang akademisi yang tidak patut dipidanakan.

“Jadi, terlihat bahwa Dokter Tifa sudah memenuhi semua persyaratan prosedural akademis. Dan itu tidak ada yang dia tutup-tutupi, kan diperlihatkan di dalam buku yang berjudul Jokowi’s White Paper,” tutur Rocky kepada awak media di Polda Metro Jaya, Selasa.

Ia menolak statusnya sebagai saksi yang meringankan. Kehadirannya ingin membela bahwa ijazah Jokowi adalah asli dengan sosok yang palsu. Dia tak menyebutkan secara gamblang maksud sosok yang palsu, karena telah dijelaskan dalam penelitian para tersangka. “Saya mau membela kalau ijazah itu asli. Ijazahnya asli, orangnya yang palsu. Ya, semua ijazah pasti asli dong,” kata Rocky.

Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *