My WordPress Blog

Ibunda Lula Lahfah Bicara Kesedihan, Sebut Putrinya Mandiri dan Tidak Membebani Orang Tua

Kehilangan Putri Tercinta, Ibunda Lula Lahfah Masih Mengalami Stres

Ibunda dari selebgram Lula Lahfah, Tatu, masih kesulitan menerima kepergian putrinya. Perasaan kehilangan ini membuatnya mengalami stres berat. Ia masih merasa sulit percaya bahwa putrinya sudah tidak ada lagi.

Lula dikenal sebagai anak yang baik dan mandiri. Ia tidak pernah merepotkan orang tuanya, bahkan dalam kondisi kesehatannya yang tidak stabil. Sebelum meninggal, Lula sempat curhat tentang beberapa penyakit yang ia derita, seperti GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), Infeksi Saluran Kencing (ISK), usus bengkak, dan batu ginjal.

Tatu mengungkapkan bahwa selama ini Lula tidak pernah mengeluh kepada keluarga, termasuk soal sakit-sakitnya. Ia juga menekankan bahwa semua hasil kerja Lula adalah hasil keringat sendiri, tanpa bantuan sedikit pun dari orang tua.

“Untuk aku, Lula itu anak yang baik. Dia tidak pernah ngeluh tentang apapun. Semua pekerjaannya itu dia lakukan sendiri,” ujarnya.

Curhatan Lula Tentang Sakit Sebelum Meninggal

Lula sempat mencurahkan kecemasannya tentang kondisi kesehatannya sebelum ditemukan meninggal dunia di apartemennya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat malam (23/1/2026). Dalam unggahan di X (Twitter) pada 21 November 2024 silam, ia menyebutkan banyak pikiran karena penyakit GERD yang ia alami.

Lula menulis bahwa ia terlalu overthinking hingga memicu penyakitnya. Bahkan, ia menuliskan ketakutan akan kematiannya.

“Overthinking sampai GERD, lalu makin overthinking karena takut meninggal,” tulis Lula lewat akun @lullipopp.

Ia juga menjelaskan momen saat penyakit GERD-nya kambuh secara tiba-tiba, hingga membuatnya susah bernapas. “Tadi tiba-tiba susah banget buat napas, terus dada nyeri banget sampai ke RS,” katanya.

Lula mengaku takut mengalami serangan jantung. “Ngeri jantung gitu, tapi pas diperiksa bersyukur banget ternyata gue asam lambung, tetap sih nyiksa sakitnya, tapi setidaknya jantung gue sehat sentosa.”

Penyebab Kematian Lula Lahfah

Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Lula. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, mengatakan hal tersebut saat dikonfirmasi.

Selain itu, pihak keluarga memohon agar tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah Lula. Permohonan resmi ini telah disampaikan ke pihak kepolisian. Akibatnya, penyebab kematian belum bisa diketahui secara pasti.

Perihal surat kematian yang menyebutkan korban meninggal akibat henti nafas dan henti jantung, informasi tersebut akan disampaikan oleh rumah sakit yang mengeluarkan surat tersebut.

Pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan rumah sakit untuk menentukan langkah selanjutnya dalam proses penyelidikan. Hasil olah TKP menunjukkan adanya sejumlah obat-obatan dan surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI).

Polisi mengatakan dokumen tersebut merupakan data kesehatan yang sah. Namun, mereka tidak dapat membocorkan informasi di dalamnya karena melanggar Pasal 57 Ayat (1) UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yang melindungi rahasia kesehatan seseorang.

Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *