My WordPress Blog

Rusdi Masse, Apakah Jadi Menteri Setelah Tinggalkan Nasdem? Ini Pandangan Ahli

Langkah Politik RMS yang Mengundang Perhatian

Keputusan Rusdi Masse Mappasessu (RMS) untuk meninggalkan Partai NasDem terus menjadi topik utama dalam dinamika politik nasional. Mantan Bupati Sidrap dua periode ini disebut-sebut memiliki peluang besar untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai yang kini dianggap memiliki posisi strategis dalam peta politik Indonesia.

Direktur Ujungpandang Research Center (URC), Al Gazali, menilai bahwa langkah RMS tidak bisa dilihat sebagai perpindahan biasa. Menurutnya, keputusan tersebut dilakukan dengan kalkulasi yang matang dan berpotensi membuka jalan bagi RMS untuk masuk ke lingkaran pemerintahan.

“PSI berada pada posisi yang sangat strategis. Kedekatannya dengan pusat kekuasaan membuat daya tawar politik partai ini cukup tinggi. Jika RMS bergabung, peluang untuk masuk kabinet tentu terbuka,” ujar Al Gazali, Sabtu (24/1/2026).

Menurut Al Gazali, PSI diprediksi akan menjadi salah satu partai yang diperhitungkan dalam konfigurasi pemerintahan mendatang. Dengan posisi tersebut, figur berpengalaman yang bergabung ke PSI dinilai memiliki peluang untuk mengisi jabatan strategis, termasuk posisi menteri.

Al Gazali juga menyoroti masih kuatnya pengaruh Presiden RI ke-7 Joko Widodo dalam dinamika politik nasional. Salah satu indikatornya adalah posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta kepemimpinan PSI yang kini dipegang Kaesang Pangarep.

“Kondisi ini memperkuat persepsi bahwa PSI memiliki akses politik yang kuat ke pusat kekuasaan,” jelasnya.

Rekam Jejak Politik RMS yang Lengkap

Menurut Al Gazali, RMS merupakan figur dengan rekam jejak politik yang lengkap. Ia pernah menjabat kepala daerah, memimpin partai di tingkat provinsi, serta menjadi anggota DPR RI selama dua periode.

“Kombinasi pengalaman seperti ini jarang dimiliki politisi lain,” kata dia.

“RMS juga terbukti mampu mengonsolidasikan kekuatan politik, khususnya saat membesarkan NasDem di Sulawesi Selatan,” katanya.

Ia menilai pengalaman RMS sebagai mantan Bupati Sidrap dua periode menjadi modal penting jika ingin berperan di level nasional.

“PSI membutuhkan tokoh dengan basis massa riil dan pengalaman lapangan,” kata dia.

“RMS memenuhi kriteria itu. Jika bergabung, ini bisa menjadi langkah yang saling menguntungkan,” ujarnya.

Lebih jauh, Al Gazali menegaskan, ketepatan membaca momentum merupakan kunci dalam politik nasional.

“RMS menangkap momentum lebih awal. Ia melihat PSI sebagai kendaraan politik yang relevan untuk membuka akses ke pemerintahan. Ini langkah yang taktis,” pungkasnya.

Pernyataan Resmi dan Momentum Rakernas PSI

Hingga kini, Rusdi Masse belum menyampaikan pernyataan resmi terkait kepastian bergabung ke PSI. Namun, Wakil Ketua DPW NasDem Sulsel, Mustaqim Musma, mengakui peluang RMS merapat ke PSI cukup besar.

Mustaqim menyebut RMS akan menyampaikan langsung sikap politiknya pada momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang dijadwalkan berlangsung di Makassar.

“Tunggumi. Pak RMS akan bicara nanti di Rakernas PSI,” ujar Mustaqim.

Ia mengaku mendampingi langsung RMS saat menyerahkan surat pengunduran diri ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem pada 5 Januari 2026.

Rakernas PSI 2026 dijadwalkan berlangsung pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026 di Hotel Claro Makassar. Agenda tersebut diperkirakan menjadi panggung nasional, terlebih Presiden ke-7 RI Joko Widodo dijadwalkan hadir.

Isu kepindahan RMS kian menguat setelah ia terlihat mendampingi Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam kunjungan ke Kabupaten Tana Toraja, Rabu (21/1/2026). Keduanya menghadiri upacara pemakaman adat Rambu Solo keluarga Benedictus Papa, Sekretaris Steering Committee Rakernas PSI 2026.

Sementara itu, Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrief, membenarkan, surat pengunduran diri Rusdi Masse sebagai kader sekaligus Ketua DPW NasDem Sulsel telah diterima DPP NasDem.

“Surat pengunduran diri Kakak Rusdi Masse sudah sampai di DPP,” kata Syahar.

Rusdi Masse merupakan figur sentral NasDem Sulsel selama satu dekade terakhir. Di bawah kepemimpinannya, NasDem mencatat capaian signifikan, termasuk menjadi pemenang Pemilu 2024 di Sulawesi Selatan.

Di sisi lain, DPW PSI Sulsel menyatakan membuka pintu selebar-lebarnya bagi RMS. Sekretaris DPW PSI Sulsel, Indira Mulyasari Paramastuti, menegaskan pihaknya siap menyambut jika RMS memutuskan bergabung.

“Kami sangat terbuka. Beliau sosok politisi yang hampir semua orang di Sulsel kenal,” ujarnya.

Namun terkait posisi dan jabatan, Indira menegaskan hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan DPP PSI.

“Kalau soal posisi, itu ranah DPP. Kami di daerah hanya menyiapkan ruang dan menyambut,” katanya.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *