My WordPress Blog

Hasil Indonesia Masters 2026 – Gloria Juara dengan Pasangan Asing, Ganda Ternama Tiongkok Kalah



Pasangan ganda campuran lintas negara, Hee Yong Kai Terry dan Gloria Emanuelle Widjaja, memulai debut mereka dengan sangat baik di Indonesia Masters 2026. Mereka berhasil mengalahkan pasangan peringkat 16 dunia, Cheng Xing/Zhang Chi dari Tiongkok, dalam pertandingan yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Rabu (21/1/2026).

Hasil ini membuat pasangan Singapura-Indonesia tersebut meraih kemenangan dengan skor akhir 21-13, 20-22, 21-13. Dengan kemenangan ini, sudah ada dua pasangan ganda campuran asal Indonesia yang berhasil melangkah ke babak 16 besar turnamen.

Sebelumnya, mantan pasangan Gloria, Dejan Ferdinansyah, juga berhasil meraih kemenangan bersama Bernadine Anindya Wardana atas Jimmy Wong/Lai Pei Jing dari Malaysia dengan skor 21-10, 21-17. Sayangnya, tidak semua pasangan muda bisa meniru hasil serupa. Pasangan Bimo Prasetyo/Aryla Nabila Thesya Munggaran kalah dalam rubber game dari andalan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, dengan skor 8-21, 21-15, 12-21.

Jalannya Pertandingan

Ini adalah pertandingan pertama Gloria di BWF World Tour setelah lima bulan vakum akibat cedera yang dialami rekan sebelumnya, Rehan Naufal Kusharjanto, di Macau Open 2025. Meski baru kali ini tampil bersama dalam pertandingan resmi, Hee/Gloria cukup dominan sejak awal pertandingan. Mereka unggul lima angka saat interval, dan terus memperlebar keunggulan hingga delapan poin pada skor 16-8.

Pada gim pertama, Hee/Gloria terlihat sangat stabil. Kesalahan Zhang Chi dalam pengembalian bola di depan net akhirnya membawa mereka ke game point. Smes dari Hee menutup gim pertama dengan kemenangan 21-13.

Gim kedua berjalan lebih sengit. Penempatan bola yang apik dari Cheng Xing membuka keran skor. Pasangan Tiongkok sempat memimpin 3-1, tetapi Hee/Gloria langsung melesatkan tiga poin beruntun. Kedudukan berubah menjadi 4-3.

Pertarungan terus berjalan sengit hingga skor 7-7. Hee menunjukkan pertahanan yang luar biasa dengan mampu menahan gempuran dari Zhang. Ia berhasil mengembalikan shuttlecock dan menghasilkan poin untuk unggul 8-7.

Selepas jeda, Hee/Gloria mendapatkan momentum dan mulai memperlebar keunggulan. Namun, dua pengembalian yang melebar dari Hee/Gloria memberikan angin segar bagi pasangan Tiongkok. Momen ini dimanfaatkan Cheng/Zhang untuk menyamakan skor menjadi 15-16.

Hee/Gloria segera melakukan protes bahwa shuttlecock lebih dulu mengenai raket Zhang sebelum Cheng melesakkan poin. Poin ini akhirnya menjadi milik Hee/Gloria. Meski begitu, Cheng/Zhang berhasil menyamakan skor menjadi 17-17.

Pada akhirnya, Hee yang agresif di sisi belakang berhasil membuat skor berubah menjadi 19-17. Sayangnya, kesalahan Gloria di depan net membuat pasangan Tiongkok kembali mengancam. Kedudukan kembali seimbang setelah dorongan bola dari Hee memanjang keluar.

Match point didapat oleh Hee/Gloria setelah pukulan lawan terlalu memanjang. Namun, Cheng/Zhang justru mencuri tiga poin untuk merebut kemenangan.

GIM PAMUNGKAS

Pada gim ketiga, pasangan Tiongkok sempat unggul 4-3. Namun, Hee/Gloria langsung mengubah situasi dengan memimpin tiga angka dan mencapai skor 11-6 pada interval. Selepas jeda, mereka mampu mengatasi tekanan Cheng/Zhang. Keunggulan terus bertambah hingga skor 17-9.

Meski Cheng/Xing merupakan ganda campuran peringkat empat Tiongkok dan pernah mencapai semifinal Indonesia Open tahun lalu, Hee/Gloria akhirnya berhasil menyelesaikan perlawanan dengan kesalahan lawan di depan net.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *