Penjelasan Lagu Gengsi Dong dan Chord Kunci Gitar Vita Alvia
Lagu “Gengsi Dong” yang dinyanyikan oleh Vita Alvia menjadi salah satu lagu populer dalam genre dangdut koplo. Lagu ini menarik perhatian banyak pendengar karena liriknya yang sederhana, lugas, dan dekat dengan pengalaman hidup anak muda. Tema yang diangkat dalam lagu ini sangat relevan dengan kehidupan percintaan sehari-hari, terutama dalam menghadapi rasa gengsi yang sering kali menghambat komunikasi antara dua orang yang saling menyukai.
Lagu ini dirilis melalui label One Lee Music dan mendapatkan respon positif di berbagai platform digital. Hal ini disebabkan oleh tema yang mudah dipahami dan aransemen musik yang dinamis serta energik. Meskipun nama pencipta lagu tidak banyak diketahui secara publik, kredit resmi dari label yang memproduksi karya ini mencantumkan identitas mereka.
Secara makna, “Gengsi Dong” menggambarkan situasi hubungan asmara yang terganggu oleh sikap gengsi. Liriknya menjelaskan bahwa ada seseorang yang masih memiliki perasaan cinta, namun enggan mengungkapkannya karena takut harga diri terluka. Sikap seperti ini justru membuat hubungan semakin rumit dan penuh kesalahpahaman.
Pesan utama dari lagu ini adalah bahwa gengsi berlebihan sering kali menjadi penghalang dalam hubungan percintaan. Dengan demikian, lagu ini mengajak pendengarnya untuk lebih jujur terhadap perasaan sendiri dan berani menyampaikan isi hati, daripada mempertahankan ego yang justru merugikan diri sendiri.
Dengan gaya vokal yang khas dan lirik yang mudah dicerna, “Gengsi Dong” bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi cerminan realitas percintaan yang sering dialami oleh banyak orang.
Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Gengsi Dong – Vita Alvia
Intro:
Em D – C B
Em D – C B
B . . C . . D C Em . .
Em . . Em . .
Em
aduh – aduh . . malu – malu . .
Em
kalo cinta tidak dibalas cinta
D
aduh – aduh . . malu – malu . .
D Em C – D Em
pikir – pikir kalo mencari jodoh . .
Em
jangan – jangan . . tunggu dulu . .
Em
kalau memang sudah sama – sama suka
D
cinta itu . . tak kan lari . .
D Em B – C B
jangan – jangan kau terburu nafsu
Musik:
Em . . Am Em
Em . . Am . . Em . .
Am . . Em . . C D Em . .
Reff:
Em
gengsi dong . .
D
jangan genit – genit ah malu dong . .
C
gengsi dong . .
B
jangan cepat kau sebut cinta . .
Em
gengsi dong . .
D
jangan genit – genit ah malu dong . .
C
gengsi dong . .
B
jangan cepat kau sebut cinta . .
Em
gengsi dong . .
D
jangan genit – genit ah malu dong . .
C
gengsi dong . .
B
jangan cepat kau sebut cinta . .
Em
aduh – aduh . . malu – malu . .
Em
kalo cinta tidak dibalas cinta
D
aduh – aduh . . malu – malu . .
D Em C – D Em
pikir – pikir kalo mencari jodoh . .
Em
jangan – jangan . . tunggu dulu . .
Em
kalau memang sudah sama – sama suka
D
cinta itu . . tak kan lari . .
D Em
jangan – jangan kau terburu nafsu . .
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”











