Sosok Emil Audero dan Jay Idzes yang Menghebohkan Serie A
Emil Audero dan Jay Idzes, dua pemain naturalisasi Timnas Indonesia, kini menjadi sorotan di Serie A. Kedua pemain ini saling berlaga dalam persaingan menarik di papan tengah klasemen Liga Italia musim ini. Situasi ini terjadi setelah berakhirnya rangkaian pertandingan pekan ke-4 Liga Italia, yang digelar pada Minggu (7/12/2025) hingga Senin (8/12/2025) dini hari.
Performa Emil Audero di US Cremonese
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, dimainkan sebagai starter oleh US Cremonese dalam pertandingan melawan Lecce. Kemenangan 2-0 atas Lecce membawa Cremonese naik ke posisi 9 klasemen Liga Italia dengan koleksi 20 poin. Kemenangan ini memperkuat posisi Cremonese, yang kini memiliki poin yang sama dengan US Sassuolo, klub milik Jay Idzes, yang berada satu peringkat di atasnya, yakni posisi ke-8.
Selisih gol menjadi faktor utama yang membedakan kedua klub tersebut. Kehadiran Emil Audero dan Jay Idzes kini menjadi kunci dalam persaingan di papan tengah Serie A.
Profil Emil Audero
Emil Audero Mulyadi adalah penjaga gawang profesional berusia 28 tahun. Ia lahir pada 18 Januari 1997 di Mataram, dan secara resmi memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada 10 Maret 2025. Kiper dengan tinggi badan 1,92 m ini pada musim 2025/2026, bermain untuk klub Serie A Italia, US Cremonese, dengan status pinjaman dari Como.
Audero memiliki riwayat transfer yang dinamis di kancah sepak bola Italia, terutama setelah lulus dari akademi Juventus. Setelah promosi ke skuad senior Juventus pada tahun 2016, ia mulai menjalani serangkaian masa pinjaman, diawali dengan Venezia FC pada musim 2017/2018. Langkah besarnya terjadi pada tahun 2018 ketika ia dipinjamkan ke Sampdoria. Setelah kembali ke klub pemiliknya, Como, Emil Audero kembali dipinjamkan pada Agustus 2025 ke US Cremonese, melanjutkan perjalanannya di level Serie A.
Berikut data statistik Emil Audero:
- UC Sampdoria: 169 pertandingan, 8 kartu kuning, 260 kebobolan, 38 clean sheet, dan 15.161 menit bermain
- Juventus Primavera: 62 pertandingan, 1 kartu kuning, 67 kebobolan, 2.709 menit bermain
- Venezia FC: 39 pertandingan, 1 kartu kuning, 41 kebobolan, 14 clean sheet, dan 3.510 menit bermain
- Palermo FC: 15 pertandingan, 21 kebobolan, 3 clean sheet, 1.350 menit bermain
- Juventus FC UEFA U19: 12 pertandingan, 17 kebobolan, 2 clean sheet, 1.080 menit bermain
- Como 1907: 8 pertandingan, 18 kebobolan, dan 720 menit bermain
- Inter Milan: 6 pertandingan, 8 kebobolan, 2 clean sheet, dan 548 menit bermain
- Juventus FC: 1 pertandingan, 1 kebobolan, dan 90 menit bermain
- Kremon AS: 11 pertandingan, 10 kebobolan dan 990 menit bermain
Profil Jay Idzes
Jay Noah Idzes adalah pemain bek-tengah Timnas Indonesia berkewarganegaraan ganda Indonesia-Belanda yang lahir di Meerlo pada 2 Juni 2000. Pemain sepak bola berusia 25 tahun ini memiliki postur tubuh setinggi 1,90 meter. Saat ini, ia bermain di kasta tertinggi Liga Italia, Serie A, membela klub US Sassuolo, setelah transfernya resmi diselesaikan pada 9 Agustus 2025.
Idzes mengawali karirnya di Klub Mifano Jegd pada 2009, kemudian pindah ke PSV Youth selama 5 tahun. Pada tahun 2015 ia bergabung dengan VVV-/ Hem. Youth, berlanjut ke VVV- Venlo U17 pada tahun 2016. Pada Tahun 2017 ia berpindah ke Eindhoven U17 dan 2018 ke Eindhoven U19. Kemudian ia melanjutkan kariernya ke FC Eindhoven pada 2018 sampai 2020 sebelum bergabung dengan Venezia pada 2023.
Pada 9 Agustus 2025, Jay Idzes bergabung ke US Sassuolo dan sudah mencatatkan 13 pertandingan dengan 1.170 menit bermain. Sebelum bergabung dengan US Sassuolo, Idzes dikenal berperan penting dalam membantu Venezia promosi ke Serie A pada musim 2024, setelah sebelumnya juga membawa Go Ahead Eagles promosi ke Eredivisie.
Meskipun posisi utamanya adalah bek tengah, Idzes menunjukkan fleksibilitas taktis karena juga mahir mengisi peran sebagai gelandang bertahan.
Berikut data statistik Jay Idzes:
- Go Ahead Eagles: 93 pertandingan, 3 gol, 5 assist, 10 kartu kuning, dan 7.049 menit bermain
- Venezia FC: 66 pertandingan, 5 gol, 9 kartu kuning, dan 5.793 menit bermain
- FC Eindhoven: 57 pertandingan, 1 assist, 11 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan 4.136 menit bermain
- FC Eindhoven U21: 9 pertandingan dan 745 menit bermain
- US Sassuolo: 13 pertandingan, 1.170 menit bermain
Statistik Berdasarkan Kompetisi
- Liga Nasional: 223 pertandingan, 6 gol, 5 assist, 29 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan 17.603 menit bermain
- Kejuaraan Domestik: 15 pertandingan, 2 gol, 1 assist, 1 kartu kuning, dan 1.290 menit bermain
Kesimpulan
Emil Audero dan Jay Idzes kini menjadi sosok penting dalam persaingan di papan tengah Serie A. Kedua pemain naturalisasi Indonesia ini saling berlaga dan memberikan dampak besar bagi klub masing-masing. Dengan performa yang stabil dan kontribusi signifikan, mereka menunjukkan bahwa pemain asing pun bisa menjadi bagian penting dari kompetisi sepak bola elit Eropa.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”










