Manfaat dan Mitos Menangis di Malam Hari untuk Menurunkan Berat Badan
Menangis sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, baik secara fisik maupun emosional. Salah satu isu yang sedang ramai dibicarakan adalah kemampuan menangis untuk menurunkan berat badan. Namun, apakah benar bahwa menangis bisa menjadi cara efektif untuk menurunkan berat badan? Berikut beberapa fakta dan informasi terkini mengenai topik ini.
Bisa Menurunkan Berat Badan Jika Mengeluarkan Air Mata Emosional
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh dr Aaron Neufeld dari Los Altos Optometric Group menunjukkan bahwa menangis di antara pukul 7 hingga 10 malam bisa membantu seseorang menurunkan berat badan. Namun, tidak semua jenis menangis bisa memberikan efek tersebut. Menangis harus dalam bentuk air mata emosional, yang memicu produksi hormon kortisol. Hormon ini memiliki peran penting dalam proses metabolisme lemak tubuh.
Selain itu, air mata yang disebabkan oleh stres juga bisa membantu mengeluarkan zat-zat beracun dari tubuh. Proses ini dapat berkontribusi pada penurunan berat badan, meskipun efeknya relatif kecil.
Faktanya, Kalori yang Terbakar Sangatlah Sedikit
Meskipun menangis bisa membantu mengurangi stres dan memicu pelepasan hormon tertentu, jumlah kalori yang terbakar saat menangis sangat rendah. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa menangis bisa membakar sekitar 1,3 kalori per menit. Dengan kata lain, jika seseorang menangis selama 20 menit, hanya 26 kalori yang terbakar.
Jumlah ini jauh lebih sedikit dibandingkan aktivitas lain seperti membaca buku atau tertawa. Misalnya, membaca buku sambil duduk selama 30 menit bisa membakar sekitar 42 kalori, sementara berdiri selama waktu yang sama bisa membakar 47 kalori. Bahkan, tertawa terbahak-bahak bisa membakar lebih banyak kalori daripada menangis tersedu-sedu.

Efek Negatif Memicu Hormon Kortisol
Meskipun air mata emosional bisa memicu penurunan berat badan, hormon kortisol yang diproduksi saat menangis juga memiliki efek negatif. Kortisol adalah hormon stres yang, jika berlebihan, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
Beberapa efek buruk dari kadar kortisol yang tinggi meliputi:
* Gula darah yang tidak seimbang
* Kekurangan kepadatan tulang
* Kekurangan kepadatan otot
* Tekanan darah tinggi
* Bertambahnya lemak di perut
* Daya tahan tubuh rendah
* Bermasalah dengan tiroid

Jika Sesekali, Menangis Bisa Memiliki Banyak Kebaikan
Meskipun menangis tidak bisa menjadi metode utama untuk menurunkan berat badan, ia tetap memiliki manfaat positif jika dilakukan sesekali. Menangis bisa membantu menenangkan diri dan melepaskan hormon endorfin yang berperan dalam mengurangi rasa sakit dan meningkatkan suasana hati.
Setelah menangis, seseorang biasanya merasa lebih lega, suasananya menjadi lebih stabil, dan emosinya kembali seimbang. Namun, terlalu sering menangis bisa berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik.

Kesimpulan
Meskipun ada beberapa teori yang menyatakan bahwa menangis di malam hari bisa membantu menurunkan berat badan, efeknya sangat minimal. Jika ingin menurunkan berat badan secara efektif, sebaiknya fokus pada aktivitas fisik yang teratur, seperti olahraga ringan, serta pola makan yang sehat. Menangis bisa menjadi cara untuk mengelola stres dan emosi, tetapi bukan solusi utama untuk menurunkan berat badan.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











