Haji Faisal Angkat Bicara Soal Jodoh-Jodohan Fuji dengan Reza Arap
Haji Faisal akhirnya memberikan pernyataan terkait isu jodoh-jodohan antara putrinya, Fuji, dengan YouTuber Reza Arap. Isu ini muncul setelah kedekatan Fuji dan Reza Arap mencuat setelah sang selebgram hadir sebagai bintang tamu dalam live streaming Marapthon season 3 beberapa waktu lalu.
Dalam acara tersebut, Fuji dan Reza dinilai memiliki chemistry yang kuat, sehingga netizen langsung menjodoh-jodohkan keduanya. Hal ini membuat Haji Faisal merasa risih karena anaknya sering kali dijodoh-jodohkan dengan orang lain.
Menurut Haji Faisal, Fuji hanya menjalani tugasnya di dunia hiburan dan kerap berkolaborasi dengan artis lain. Ia mengaku kecewa dengan komentar-komentar yang dianggap tidak pantas dari netizen.
“Saya baca (komentar) kok begini banget ya, asal anak saya tampil ada aja istilahnya. Padahal mereka hanya tampil, diajak terus datang menghormati tuan rumah,” ujar Haji Faisal dalam wawancara yang dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Minggu (29/3/2026).
Ia juga menyebut bahwa banyak komentar netizen yang terlalu berlebihan hingga menyambung-nyambungkan hal-hal yang tidak tepat ke dirinya. “Kadang-kadang saya merasa sudah enggak bagus, enggak kondusif, terlalu berlebih-lebihan banget sampai menjodoh-jodohkan.”
Haji Faisal merasa heran mengapa Fuji masih sering dijodoh-jodohkan dengan orang-orang yang bekerja sama dengannya. “Di pihak-pihak yang lain kan enggak seperti itu ya, kenapa kalau anak saya terlalu dilebih-lebihkan banget.”
Reza Arap Merasa Kesal dengan Perjodohan Netizen
Dalam video yang beredar di media sosial, Reza Arap juga menanggapi isu jodoh-jodohan yang dibuat oleh netizen. Mantan suami Wendy Walters ini tampak kesal dengan perjodohan tersebut.
“Furap, furap itu lu mau ngapain sih, mau disapu, mau nyapu juga nggak bisa nih,” ucap Reza Arap dalam video tersebut.
Arap juga menyentil sikap Fuji yang ikut meladeni perjodohan yang dibuat-buat oleh netizen. “Fujinya juga lagi dimainin sama dia, mau diarahin ke mana? Gue lagi nggak ada arah Fuji,” tambahnya.
Reza Arap baru saja kehilangan kekasihnya, Lula Lahfah, yang ditemukan tak bernyawa di apartemennya pada 23 Januari 2026.
Fuji dan Verrell Bramasta Saling Kirim Hampers
Setelah momen Lebaran berlalu, terungkap bahwa aktor sekaligus politisi Verrell Bramasta dan selebgram Fuji saling kirim hampers satu sama lain. Informasi ini diketahui dari postingan Instagram stories Fuji pada Rabu (25/3/2026), yang menunjukkan penampakan hampers dari Verrell.
Adik ipar mendiang Vanessa Angel ini menyampaikan terima kasih pada Verrell Bramasta atas hampers yang diberikan. “Thank you @bramastavrl,” tulis Fuji singkat.
Verrell Bramasta kemudian mengunggah ulang stories Instagram Fuji dan memberikan terima kasih kembali atas hampers yang diberikan. “Thank you for the hampers too (terima kasih juga untuk hampersnya),” ujarnya.
Stories Instagram tersebut kini ramai diperbincangkan oleh fans Verfu yang masih berharap Verrell dan Fuji kembali dekat. Apalagi sebelumnya, keduanya pernah mengenakan busana Lebaran dengan warna yang sama.
Meski sebelumnya keduanya sempat menjauh dan Verrell diisukan dekat dengan seorang dokter, tindakan mereka ini membuat fans Verfu kembali memiliki harapan untuk kedua idolanya bersatu.
“Orang nya belum muncul hampers nya dulu yg muncul. Hampers verfu udah komplit nih ya,” tulis salah satu pengguna TikTok dalam caption postingan @fuvediary.
Berikut tanggapan warganet khususnya fans Verfu melalui kolom komentar postingan TikTok demikian:
- @mecca: “nggak jd ngantuk aku td pas liat igs uti, ee malah langsung dibales sama mas Dewan gercep pisan balesnya”
- @moly: “lama ga muncul skalinya uti muncul langsung thankyou thankyou an ama mas dewan”
- @: “gercep vb balesnya”
- @dininesia: “tukeran hampers dulu ye kan”
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."











