Peran Bumdes dalam Mengembangkan Ekonomi Desa
Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) memainkan peran penting dalam menggerakkan perekonomian di tingkat akar rumput. Selain memberikan peluang kerja, Bumdes juga bertanggung jawab untuk memastikan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara berkelanjutan. Salah satu contoh yang menonjol adalah Bumdes Sumber Makmur di Desa Malangjiwan, Klaten, Jawa Tengah.
Maksimalisasi Potensi Lokal
Bumdes Sumber Makmur memiliki sejumlah mata air alami yang menjadi sumber daya utama. Dengan memanfaatkan potensi ini, Bumdes berhasil meningkatkan pendapatan desa secara signifikan. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah pengembangan destinasi wisata Umbul Brintik.
Destinasi wisata ini tidak hanya memberikan lapangan pekerjaan bagi warga setempat, tetapi juga menjadi alternatif baru bagi wisatawan lokal maupun luar Jawa. Menurut Bendahara Bumdes Sumber Makmur, Dian Mulyani, Umbul Brintik mulai diperbaiki oleh Bumdes sejak 2017 dan menjadi salah satu umbul terapi pertama di Indonesia.
Fasilitas dan Layanan yang Menarik
Umbul Brintik memiliki empat kolam pemandian yang tidak hanya digunakan sebagai tempat wisata air, tetapi juga menawarkan fasilitas terapi bagi para pengunjung. Pada masa liburan atau hari besar, jumlah pengunjung bisa mencapai lebih dari 1.000 orang per hari.
Biaya masuk ke Umbul Brintik sebesar Rp15.000, yang memungkinkan pengunjung menikmati berbagai fasilitas seperti akses gratis ke kudapan, cek kesehatan, dan layanan terapi. Terapi hidrologi yang ditawarkan di sini sangat diminati, terutama untuk kondisi seperti stroke dan saraf kejepit.
Pengalaman Pengunjung
Dion, seorang warga Klaten, merupakan pelanggan setia Umbul Brintik. Meskipun tidak memiliki keluhan kesehatan spesifik, ia rutin berkunjung dua hingga tiga kali dalam sebulan demi menjaga kebugaran. Ia menyebutkan bahwa pengalaman terapi di sini sangat mengagumkan dan sulit dijelaskan tanpa merasakan sendiri.
Pada kunjungan terbaru, Dion datang bersama keluarganya. Anak-anaknya menggunakan fasilitas kolam khusus anak, sementara dirinya dan istrinya fokus pada layanan terapi. Keberagaman fasilitas ini membuat Umbul Brintik menjadi tujuan wisata yang cocok untuk berbagai kalangan.
Dampak Ekonomi
Keberhasilan Bumdes Sumber Makmur dalam mengelola Umbul Brintik terlihat dari jumlah kunjungan yang tinggi dan penyerapan tenaga kerja lokal. Sugeng, salah satu terapis di Umbul Brintik, mengungkapkan bahwa kehadiran destinasi ini memberikan harapan baru dalam hal lapangan kerja.
Pada hari biasa, Sugeng melayani sekitar 7–10 pengunjung, tetapi saat libur nasional atau Lebaran, jumlahnya meningkat hingga lebih dari 15 pengunjung per hari. Pendapatan bulanan Sugeng mencapai sekitar Rp1 juta, termasuk tips sukarela dari pengunjung.
Kesimpulan
Kisah Sugeng menjadi bukti kecil bagaimana Bumdes berhasil mengubah sumber daya lokal menjadi ekosistem ekonomi yang produktif. Dengan menggabungkan unsur wisata keluarga dan layanan kesehatan, Umbul Brintik tidak hanya menjadi mesin pendapatan bagi desa, tetapi juga menjaga stabilitas daya beli masyarakat melalui ketersediaan lapangan kerja.











