My WordPress Blog

Ingat awal karier, Ruben Onsu sebut kesalahan terberat

Kenangan Berat di Awal Karier Ruben Onsu

Ruben Onsu, seorang presenter dan entertainer ternama di Indonesia, pernah mengalami berbagai tantangan berat sejak awal meniti karier di dunia hiburan. Dari pengalaman itu, ia kini lebih memahami arti kesuksesan yang diraihnya saat ini.

Proses Berat di Awal Kariernya

Dalam unggahan Instagram pribadinya, Ruben Onsu berbagi kenangannya tentang masa-masa sulit di awal kariernya. Ia mengungkapkan bahwa dari tahun 1997 hingga saat ini, ia telah melewati berbagai proses yang tidak mudah.

“Ku pernah melewati proses ketika aku mengawali karir dari tahun 1997 sampai aku ada dititik ini,” tulis Ruben dalam unggahannya.

Ia mengaku pernah dihina, disepelekan, bahkan disalahkan oleh orang lain. “Jatuh lalu terinjak, lalu terbang, lalu istirahat, lalu berjalan cepat, lalu dihina, di sepelekan lalu di jatuhkan lalu disanjung lalu bisa menjadi sinar untuk yg gelap lalu bisa menelan cerita org yg curhat sendiri lalu malah jd makanan empuk yg disalahkan.”

Kesalahan yang Tidak Disengaja

Sebagai seseorang yang tidak tegaan, Ruben justru menjadi sasaran bagi orang lain untuk dihancurkan. Bahkan, ia pernah melakukan kesalahan yang tidak disengaja, hingga dicap kejam oleh banyak orang.

“Lalu di jorokin lg, di hancurkan lg krn kesalahan yg gak tegaan, bahkan kesalahan yg tdk aku kehendaki pernah dianggap paling kejam,” katanya.

Meskipun begitu, ia tetap bersyukur atas pertolongan Tuhan dan kesempatan untuk memperbaiki diri.

“Alhamdulillah masih bertahan dan saat ini aku trs berjuang untuk hidupku yg baru. Semoga Allah memperbaiki diri kita dan menjadikan kt hamba yg terus medekat kepadaNya, sampai kt kembali dalam keadaan husnul khotimah, AAmiin.”

Perjalanan Karier yang Menjanjikan

Ruben Onsu memulai kariernya di dunia hiburan sejak akhir 1990-an, tepatnya sekitar tahun 1998. Ia mulai dikenal melalui acara komedi anak-anak populer, Lenong Bocah. Kemudian, ia semakin dikenal luas sebagai presenter pada era 2000-an, terutama setelah membawakan ajang pencarian bakat Mamamia pada tahun 2007.

Pemilikan Uang untuk Kebaikan

Meskipun memiliki penghasilan yang cukup besar, Ruben Onsu lebih memilih mengalokasikan uangnya untuk membantu mereka yang membutuhkan, dibanding membeli barang-barang mewah. Hal ini ia tunjukkan dengan bantuan yang ia berikan kepada anak-anak kurang mampu untuk bisa bersekolah secara gratis di Sukabumi.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Yayasan Amanah Maharini yang diharapkan bisa membuat anak-anak mendapatkan pendidikan.

Yayasan tersebut tidak jauh dari musala yang juga dibangun oleh Ruben Onsu. Ia sering mengunjungi yayasan tersebut saat datang untuk beribadah.

“Untungnya berdekatan dengan musala yang saya bangun. Jadi kalau saya salat di sana, pasti saya mampir ke yayasan,” kata Ruben.

Program Pendidikan Gratis

Tidak hanya memberikan pendidikan formal, Ruben juga mendukung pembelajaran tambahan seperti les membaca dan mengaji secara gratis. Di yayasan ini, anak-anak dapat mengikuti les tambahan, les ngaji, dan belajar membaca.

“Di yayasan ini gak hanya sekolah gratis, tapi mereka juga dapat pembelajaran tambahan. Contohnya les tambahan, les ngaji, belajar membaca,” jelasnya.

Ruben berharap kegiatan ini dapat menjadi amal jariyah bagi dirinya dan orang banyak. Ia juga mengucapkan “Aamiin, InsyaAllah ya.”

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *