My WordPress Blog

Sop Sengkel Segar, Resep Idul Fitri ala Devina Hermawan

Menu Alternatif Lebaran yang Segar dan Nikmat

Momen Idul Fitri biasanya identik dengan hidangan berkuah seperti opor dan rendang. Namun, bagi yang ingin menyajikan menu alternatif yang lebih ringan, segar, dan tetap menggugah selera, sop sengkel bisa menjadi pilihan tepat di meja Lebaran.

Sajian berkuah bening ini menghadirkan cita rasa kaldu sapi yang gurih tanpa aroma amis, berpadu dengan rempah aromatik yang membuatnya semakin nikmat disantap bersama nasi hangat, sambal, dan perasan jeruk limau.

Chef sekaligus content creator kuliner, Devina Hermawan membagikan resep sop sengkel yang mudah dibuat di rumah dengan hasil daging yang empuk dan kuah yang segar. Menurut Devina, sengkel menjadi salah satu potongan daging favorit untuk sop karena memiliki tekstur yang unik.

“Dagingnya lembut tapi juga ada bagian kolagen dan urat yang kenyal, jadi nggak monoton saat dimakan,” ujarnya dikutip dari YouTube Chef Devina Hermawan, Jumat (20/3/2026).

Ia menjelaskan, kunci utama kelezatan sop sengkel terletak pada proses memasak daging. Untuk mendapatkan tekstur empuk maksimal, daging sengkel direbus menggunakan panci presto selama sekitar 45 menit bersama bahan aromatik seperti jahe, bawang putih, seledri, pala, dan cengkih.

Menariknya, Devina tidak menghaluskan bumbu agar kuah tetap bening. “Kalau pakai bumbu halus memang lebih medok, tapi kuahnya jadi keruh. Jadi ini aku sengaja pakai aromatik utuh supaya tetap ringan dan segar,” jelasnya.

Selain itu, daging direbus dalam kondisi utuh agar tidak mengkerut dan kaldu yang dihasilkan lebih jernih. Setelah empuk, daging baru dipotong-potong sesuai selera.

Untuk menambah cita rasa, sop kemudian dilengkapi dengan tumisan bawang merah dan bawang putih, serta irisan seledri dan daun bawang. Tak ketinggalan sambal rawit sederhana yang diulek kasar menjadi pelengkap pedas yang menyegarkan.

Saat disajikan, sop sengkel semakin nikmat disantap bersama nasi putih, potongan tomat, bawang goreng, dan perasan jeruk limau. Perpaduan ini menciptakan sensasi rasa yang segar, gurih, dan ringan cocok menjadi penyeimbang hidangan Lebaran yang cenderung berat.

“Kuahnya tetap terasa kaldu sapi tapi nggak bau, lebih light dibanding sop buntut atau soto Betawi. Jadi enak banget dimakan dengan nasi, sambal, dan jeruk limau, segar,” ungkap Devina.

Dengan cita rasa yang ringan namun tetap kaya rempah, sop sengkel bisa menjadi menu alternatif yang menyegarkan di tengah hidangan khas Idul Fitri. Tak hanya lezat, hidangan ini juga cocok dinikmati bersama keluarga setelah menyantap berbagai makanan bersantan saat hari raya.

Tertarik untuk mencoba? Berikut resepnya.

Resep Sop Sengkel (untuk 6 porsi)

Bahan:

  • 1 kg daging sapi sengkel
  • 1 ½ liter air
  • 4 cm jahe, geprek
  • 6 siung bawang putih
  • 3 batang seledri
  • ½ buah pala butir
  • 3 butir cengkih
  • 2 sdt garam
  • 1 sdt kaldu ayam bubuk
  • 2 sdt kaldu jamur
  • 1 sdm gula pasir
  • ¼ sdt merica

Bahan Lainnya:

  • 5 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2-3 sdm minyak
  • 2 batang seledri
  • 2 batang daun bawang

Bahan Sambal Rawit:

  • 25 gr cabai rawit hijau
  • 1/8 sdt garam
  • 1/8 sdt kaldu jamur

Pelengkap:

  • nasi putih
  • tomat merah
  • jeruk limau

Cara Membuat:

  1. Di dalam presto, masukkan air, daging sapi sengkel, bawang putih, jahe, seledri, pala, cengkih, garam, kaldu ayam bubuk, kaldu jamur, gula pasir dan merica. Presto selama 45 menit.
  2. Iris bawang merah dan bawang putih.
  3. Panaskan minyak, masukkan bawang merah, tumis hingga wangi kemudian masukkan bawang putih, tumis kembali di api kecil hingga sedikit kecokelatan.
  4. Iris seledri dan daun bawang. Ulek cabai rawit hijau dengan garam dan kaldu jamur, sisihkan.
  5. Angkat sengkel dan potong-potong. Sisihkan bahan aromatik dari kuah sop.
  6. Masukkan daging sengkel yang sudah dipotong, tumisan bawang, seledri dan daun bawang, aduk rata.
  7. Sop sengkel siap disajikan.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *