Syakir Daulay, dari Aktor hingga Imam Salat Idulfitri
Syakir Daulay kini menjadi sorotan setelah ditunjuk sebagai imam dalam pelaksanaan Salat Idulfitri di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan. Penunjukkan ini dilakukan atas inisiatif dari pasangan Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca yang menyelenggarakan salat Idulfitri di kawasan rumahnya bersama warga setempat.
Salat Idulfitri akan dilaksanakan pada Minggu, 21 Maret 2026, sesuai hasil Sidang Isbat. Acara ini dimulai pukul 06.45 WIB hingga selesai. Lokasi kegiatan berada di DCM A.K.A Mini Soccer, Jalan Nangka, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Profil Singkat Syakir Daulay
Nama Syakir Daulay bukan lagi asing di kalangan masyarakat Indonesia. Lahir pada 10 Januari 2002, ia adalah putra dari pasangan M. Hasan Daulay dan Nazariah. Syakir merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Kakak perempuannya bernama Hamimi Daulay, sementara dua kakak laki-lakinya, yaitu Zikri Daulay dan Fauzan Daulay, dikenal sebagai aktor.
Syakir memulai karier sebagai hafiz (penghafal Al-Qur’an) sebelum bertransformasi menjadi aktor, penyanyi, hingga sutradara muda yang diperhitungkan. Ia merantau ke Jakarta di usia belia untuk mendalami ilmu agama. Kedisiplinannya di pesantren menjadi fondasi kuat saat ia mulai melangkah ke dunia akting.
Debutnya di dunia peran dimulai lewat sinetron Pangeran 2 pada tahun 2016. Karier aktingnya terus berkembang dengan pengalaman membintangi sinetron Anak Masjid pada 2017. Namanya benar-benar melambung saat membintangi sinetron fenomenal Fatih di Kampung Jawara dan Para Pencari Tuhan jilid 13-18.
Karakter yang ia mainkan sering kali mencerminkan sosok pemuda saleh namun tetap relevan dengan dinamika anak muda zaman sekarang. Tidak hanya berakting, Syakir juga menunjukkan fleksibilitasnya di bidang tarik suara. Melalui lagu-lagu bernuansa selawat yang dikemas dengan aransemen modern—seperti Aisyah Istri Rasulullah yang sempat viral—ia berhasil menarik minat generasi Z untuk lebih mencintai musik religi.
Ia juga pernah berkolaborasi bersama Adiba Khanza menyanyikan lagu Bidadari Surga pada 2020.
Menjadi Sutradara Muda
Keberaniannya bereksplorasi mencapai puncaknya saat ia memutuskan terjun ke balik layar. Syakir mencatatkan diri sebagai salah satu sutradara termuda di Indonesia melalui film Aku Bukan Jodohnya (2021). Langkah ini menunjukkan visinya yang tidak hanya ingin menjadi objek seni, tetapi juga kreator yang menentukan arah narasi.
Awal Keterlibatan sebagai Imam
Keterlibatan Syakir sebagai imam ternyata berawal dari percakapan sederhana saat momen Qiyamul Lail. Dalam unggahan Zaskia Adya Mecca, ia menyebut sempat menawarkan langsung kepada Syakir untuk mengimami Salat Id di lapangan dekat rumahnya. “Kalo jadi, siap imamin shalat Ied di lapangan depan gak?” tanya Zaskia. Syakir pun langsung menyanggupi tawaran tersebut. “Siap kak! Enak banget aku super deket jadinya dari rumah,” jawabnya.
Setelah melalui diskusi, warga setempat pun menyambut baik dan siap mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Zaskia bersama suaminya, Hanung Bramantyo, serta tim kecil mereka akhirnya memutuskan untuk sekalian menjadi penyelenggara, mengingat keterbatasan panitia masjid saat momen Lebaran. Mereka kemudian mengurus perizinan ke pihak RT, RW, hingga berkoordinasi dengan masjid terdekat.
Dengan latar belakang sebagai publik figur yang juga aktif dalam kegiatan keagamaan, kehadiran Syakir Daulay sebagai imam pun menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang akan mengikuti Salat Id di lokasi tersebut.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”











