My WordPress Blog

Dirut Jakpro Bocorkan Panggung Baru Konser BTS di Jakarta

Rencana Konser BTS di Jakarta

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin, memberikan sedikit bocoran mengenai rencana konser grup K-pop BTS di Jakarta. Meski demikian, hingga kini belum ada kepastian mengenai stadion yang akan digunakan untuk menggelar konser tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Iwan dalam diskusi bertajuk “Media Day Jakpro: Kinerja Strategis PT Jakpro sebagai City Master Developer dalam Membangun Nilai Jangka Panjang Jakarta” di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2026) malam. Dalam kesempatan itu, Iwan mengungkapkan bahwa konser BTS di Jakarta nantinya akan menghadirkan konsep panggung yang berbeda dari tur atau konser mereka sebelumnya.

“Jadi mereka itu akan menghadirkan panggung yang benar-benar baru di dunia konser mereka,” ungkap Iwan. Ia menjelaskan, konsep panggung baru tersebut membuat pihak manajemen BTS harus mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menentukan lokasi konser.

Dua stadion yang saat ini menjadi pertimbangan adalah Jakarta International Stadium dan Stadion Utama Gelora Bung Karno. Menurut Iwan, Jakpro sendiri telah menyerahkan berbagai data teknis mengenai JIS kepada manajemen BTS. Data tersebut meliputi detail sistem pencahayaan hingga kondisi area venue stadion.

Meski begitu, hingga kini pihak manajemen BTS belum mengambil keputusan terkait stadion yang akan dipilih. Iwan mengatakan, kepastian mengenai lokasi konser kemungkinan baru akan diumumkan setelah April 2026. “Infonya setelah April nanti akan diinformasikan keputusannya seperti apa. Jadi memang mereka juga mengamati seperti apa di Jakarta ini antusiasnya, gitu,” jelas Iwan.

Transformasi Peran Jakpro

Tak sekadar kejar laba, Jakpro disiapkan menjadi pengembang kota terpadu Jakarta. PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro menyiapkan transformasi peran menjadi City Master Developer untuk mengorkestrasi pembangunan kawasan di Jakarta secara terpadu.

Perubahan arah ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadikan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing dan berkelanjutan. Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Jakpro memegang peran ganda. Di satu sisi, perusahaan menjalankan berbagai proyek pembangunan strategis yang berdampak luas bagi publik. Di sisi lain, Jakpro tetap dituntut menjaga kinerja bisnis yang sehat sebagai entitas perseroan daerah.

Iwan Takwin mengatakan prinsip keberlanjutan menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjalankan setiap proyek maupun penugasan pembangunan. “Jakpro tidak hanya memastikan proyek dapat diselesaikan dengan baik, tetapi juga memastikan setiap proses pembangunan memperhatikan dampak sosial dan lingkungan secara terukur. Karena itu, laporan keberlanjutan menjadi instrumen penting untuk memastikan akuntabilitas dan konsistensi penerapan prinsip keberlanjutan di seluruh lini bisnis,” kata Iwan.

Rencana Jangka Panjang Jakpro

Dalam rencana jangka panjangnya, Jakpro menyusun peta jalan transformasi perusahaan. Tahapan awal dimulai dari penguatan fondasi organisasi dan tata kelola perusahaan, kemudian berlanjut pada aktivasi dan pengembangan kawasan terintegrasi. Tahap berikutnya adalah integrasi serta konsolidasi portofolio kawasan yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Skema ini menjadi upaya perusahaan menyeimbangkan mandat pembangunan publik dengan penguatan model bisnis. Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta Syaefullah Hidayat menilai transformasi Jakpro perlu dilihat dalam konteks investasi jangka panjang pembangunan kota. “Dalam kerangka pembinaan BUMD, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menilai kinerja BUMD semata dari capaian laba tahunan. BUMD seperti Jakpro menjalankan penugasan strategis dengan karakter investasi jangka panjang.”

Menurut dia, perubahan peran Jakpro juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan aset dan investasi milik daerah. “Transformasi ini bukan sekadar perubahan model bisnis, melainkan bagian dari upaya memastikan aset publik dan investasi daerah dikelola secara profesional, akuntabel, dan memberikan manfaat ekonomi serta sosial yang berkelanjutan bagi Jakarta.”

Potensi Pengembangan Kawasan

Jakpro memiliki potensi besar dalam pengembangan kawasan terpadu di Jakarta. Dengan peran sebagai City Master Developer, perusahaan akan mengatur pembangunan kawasan secara terkoordinasi. Hal ini mencakup pengembangan infrastruktur, fasilitas umum, dan lingkungan yang ramah lingkungan.

Selain itu, Jakpro juga fokus pada penguatan tata kelola perusahaan. Ini termasuk penguatan sistem manajemen risiko, transparansi, dan akuntabilitas. Dengan demikian, perusahaan mampu menjalankan tugasnya secara efektif dan berkelanjutan.


Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *