Lokasi Ideal untuk Ngabuburit di Kawung Tilu, Bekasi
Kawung Tilu di Kampung Ciranggon, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, menjadi salah satu lokasi yang sangat diminati selama Ramadan. Tempat ini menawarkan pengalaman unik dengan suasana alam yang asri dan pemandangan hutan jati yang indah.
Wisata alam ini tidak hanya menawarkan pemandangan yang menenangkan, tetapi juga berbagai menu kuliner khas Sunda yang lezat dan terjangkau. Pengunjung dapat menikmati sate maranggi, sop iga, gurame, serta minuman segar dengan harga yang sesuai kantong. Selain itu, tersedia berbagai fasilitas seperti saung, gazebo, playground, dan outbond yang membuat tempat ini cocok untuk berwisata bersama keluarga atau teman-teman.
Pengalaman Wisata yang Menyenangkan
Salah satu pengunjung, Putri Mesita Sukma (28), mengaku terkesan dengan keteduhan dan keindahan tempat ini. Ia mengetahui tentang Kawung Tilu melalui media sosial dan merasa senang karena bisa menikmati suasana alam yang masih terjaga.
Di sekitar lokasi, banyak keluarga yang tampak bersantai di saung, sementara pengunjung lainnya berfoto di bawah pepohonan jati yang menjulang. Alunan musik instrumen khas Sunda juga turut memperkuat nuansa Parahyangan yang kental.
Menjelang waktu berbuka puasa, aroma sate maranggi mulai menggugah selera. Menu primadona ini disajikan dengan sambal khas yang memperkaya rasa. Selain sate, pengunjung juga bisa menikmati aneka hidangan lain seperti sop iga, ikan nila, gurame, pepesan, karedok, dan ayam bakar dengan harga yang relatif terjangkau. Harga per porsi mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 70.000.
Akses Menuju Kawung Tilu
Untuk mencapai lokasi, pengunjung dapat menggunakan Google Maps dengan mengetik “Wisata Kawung Tilu Cikarang”. Terdapat dua akses utama yang bisa dipilih:
- Jika datang dari daerah jalur pantura wilayah Kedungwaringin Bekasi atau Karawang, pengunjung bisa masuk ke Jalan Bojongsari Raya atau lewat dekat Pasar Bojong dibawah jembatan. Setelah itu, lurus mengikuti jalan sejauh kurang lebih 3 kilometer.
- Jika datang dari wilayah Cikarang atau Karawang di Jalan Inspeksi Kalimalang, pengunjung bisa masuk ke Jalan Cilampayan Desa Pasirtanjung, Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat atau belokan jalan ke Lapas Cikarang.
Fasilitas dan Waktu Operasional
Selama Ramadan, Kawung Tilu beroperasi mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB. Pengelola Sate Maranggi Mbah Goen, Hijaz Al-Hadi, menyebutkan bahwa selama masa puasa, pengunjung akan diberikan takjil gratis seperti kurma maupun camilan manis lainnya.

Sate Maranggi Mbah Goen telah berdiri sejak enam bulan lalu di Rest Area Mbah Goen di irigasi BKG 5 Kampung Ciranggon. Karena semakin banyak pengunjung, maka tempat ini dibuka sebagai wisata kuliner di Kawung Tilu. Saat ini, Kawung Tilu sudah ditetapkan sebagai desa wisata di Kabupaten Bekasi.
Hijaz menjelaskan bahwa selain menawarkan rasa yang lezat, tempat ini juga memberdayakan masyarakat sekitar. Pekerja di lokasi ini adalah warga setempat, termasuk ibu rumah tangga, sehingga membantu meningkatkan perekonomian lokal.
Beragam Menu dan Harga Terjangkau
Selain sate maranggi, pengunjung juga bisa menikmati menu seperti sop iga, ikan gurame, ikan nila, cumi, ikan asin, jengkol, ayam bakar, pepes, jukut goreng, dan lainnya. Tersedia juga minuman segar seperti jus alpukat, jus melon, jus mangga, es jeruk, dan es teh manis.
Harga menu terjangkau mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 70.000. Untuk sate maranggi, harga per tusuk berkisar antara Rp 3.000 hingga Rp 4.000. Sop iga dijual Rp 25.000 per porsi, jengkol balado Rp 15.000, ikan nila Rp 20-25 ribu, dan ikan gurame Rp 65-70 ribu.
Tidak Ada Tiket Masuk
Pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk untuk masuk ke lokasi wisata ini. Masyarakat bebas masuk meskipun hanya ingin berfoto tanpa memesan makanan. Namun, rasanya rugi jika hanya sekadar berfoto tanpa menikmati sate maranggi Mbah Goen.











