Menteri Perdagangan Beri Pernyataan Terkait Kenaikan Harga Ayam
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan pernyataannya terkait kenaikan harga daging ayam yang terjadi menjelang bulan Ramadan. Ia menegaskan bahwa rata-rata harga ayam nasional berada di angka Rp40.259 per kilogram, namun ia juga memastikan akan memeriksa pasar-pasar yang menjual ayam dengan harga jauh di atas rata-rata tersebut.
Lonjakan harga ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah keterbatasan pasokan dari rumah pemotongan ayam serta meningkatnya permintaan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan. Dari laporan lapangan dan keluhan warganet, terdapat beberapa daerah yang mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan, seperti di Bekasi, di mana harga daging ayam bagian fillet mencapai Rp65.000 per kilogram.
Respons Menteri Perdagangan
Meskipun data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) menunjukkan rata-rata harga nasional masih dalam kisaran Rp40.259 per kg, fakta di lapangan menunjukkan adanya anomali harga yang jauh lebih tinggi. Budi Santoso mengatakan bahwa ada pasar tertentu yang menjual daging ayam dengan harga lebih murah dari rata-rata nasional, tetapi ia akan memeriksa jika ada pasar yang menjual ayam dengan harga di atas batas tersebut.
Budi Santoso menduga dua faktor utama penyebab kenaikan harga ayam menjelang Ramadan, yaitu keterbatasan pasokan dan meningkatnya kebutuhan masyarakat. Untuk itu, ia memastikan bahwa harga daging ayam akan terus dijaga agar sesuai dengan harga acuan yang ditentukan pemerintah.
Keluhan Warganet di Media Sosial
Keresahan masyarakat terhadap kenaikan harga daging ayam juga terlihat dari unggahan warganet di media sosial X. Beberapa akun mengunggah cuitan tentang harga ayam yang mencapai angka fantastis. Contohnya, akun @pppk**** mengunggah cuitan yang menyebutkan bahwa harga ayam sekilo sudah mencapai Rp46.000. Cuitan tersebut telah dilihat sebanyak 460 ribu kali.
Warganet lain juga melaporkan harga daging ayam dari berbagai daerah. Akun @ibubi* menyebutkan bahwa harga daging ayam bagian sayap mencapai Rp40.000 per kg dan ayam dada fillet sebesar Rp60.000 per kg di Jakarta Pusat. Akun @roastedpo** melaporkan harga daging ayam dada dan paha fillet di Bekasi sebesar Rp65.000 per kg. Di Tangerang, harga daging dada ayam fillet mencapai Rp57.000 per kg.
Pengalaman Pedagang Pasar
Di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, harga daging ayam mengalami kenaikan signifikan. Seorang pedagang bernama Sari (nama samaran) menjual satu kilogram daging ayam bagian paha seharga Rp55.000 per kg. Bagian sayap dijual seharga Rp45.000 per kg, sedangkan ayam utuh dihargai Rp50.000 per kg.
Sari mengungkapkan bahwa kenaikan harga sudah terasa sejak sekitar satu bulan terakhir. Ia menduga lonjakan harga dipicu oleh keterbatasan stok dari tempat pemotongan ayam yang menjadi pemasoknya. Keterlambatan pengiriman membuat jumlah barang yang diterima berkurang, sementara permintaan dari pembeli tetap tinggi.
Sari mengaku tidak bisa menahan kekecewaannya. “Yang minat banyak, tapi stoknya sedikit, jadinya susah. Kalau ayam telat datang pasti harganya naik. Makanya parah banget,” ujarnya.











