Bumi Sukowati Menyajikan Beragam Kuliner yang Menggugah Selera
Bumi Sukowati, kota kecil di Kabupaten Sragen, memiliki keragaman kuliner yang tidak pernah mengecewakan. Dari makanan hingga minuman, setiap hidangan memiliki cita rasa yang unik dan khas. Khususnya pada momen libur Imlek 2026, berbagai kuliner legendaris bisa dinikmati oleh warga dan pengunjung.
Berikut adalah lima kuliner yang patut dicoba saat berkunjung ke Sragen:
1. Opor Ayam dan Jadah Warung Mbah Rajak
Bagi warga Sragen, opor ayam dan jadah dari Warung Mbah Rajak sudah menjadi bagian dari tradisi. Lokasinya berada di Kios Pasar Kota, Raya Ngawi – Solo, Magero, Sragen Tengah, Kec. Sragen, Kabupaten Sragen. Warung ini berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Solo.
Warung Mbah Rajak menjual berbagai menu seperti opor ayam, jadah, jenang, dan wajik. Keluarga Mbah Rajak masih setia berjualan di kios sederhana, meski banyak pembeli yang menginginkan cabang. Jenang dan jadah Mbah Rajak menjadi favorit karena rasanya yang khas dan lezat.
Opor ayam Mbah Rajak memiliki ciri khas tersendiri dengan kuah berwarna coklat dan kental. Daging ayam empuk dengan bumbu manis yang meresap sempurna. Menu ini terdiri dari berbagai bagian ayam seperti menthok, tepong besar, tepong kecil, paha, kepala, dan ampela.
2. Mie Ayam Ceker Mas Iman, Seberang PLN Sumberlawang
Di Jalan Raya Solo-Purwodadi, tepatnya di seberang PLN Sumberlawang, Sragen terdapat kuliner legendaris yang dikenal sebagai Mie Ayam Ceker. Warung ini sudah ada sejak tahun 2007 dan berada di Kebayanan III, Ngandul, Kec. Sumberlawang, Kabupaten Sragen.
Lokasi warung ini berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Solo. Mie Ayam Ceker memiliki topping melimpah, termasuk jamur, daun loncang, dan ceker ayam. Rasanya manis dan tekstur ceker yang empuk membuat hidangan ini sangat menggugah selera.
Selain mie ayam, warung ini juga menyediakan bakso dan es sup buah. Mie Ayam Ceker buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB sampai 18.30 WIB.
3. RM Ayam Goreng Sin di Jalan Sukowati
Rumah Makan (RM) Ayam Goreng Sin merupakan salah satu tempat makan legendaris di Kabupaten Sragen. Lokasinya di Jalan Raya Sukowati nomor 149, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan/Kabupaten Sragen. Tempat ini bisa dijangkau sekitar 45 menit dari pusat Kota Solo.
Menu utama RM Ayam Goreng Sin adalah ayam goreng yang diolah dari ayam kampung. Ayam goreng ini digoreng dalam minyak panas dan diberi bumbu khusus. Ayam kampung goreng ini cocok disantap dengan nasi putih dan sayur lalapan segar. Sambal terasi yang khas membuat rasa lebih mantap.
Menurut Sri Sulastri, karyawan RM Ayam Goreng Sin, restoran ini buka setiap hari mulai pukul 11.00-07.00 WIB. Dalam sehari, restoran ini bisa menghabiskan 15 ekor ayam kampung. RM Ayam Goreng Sin juga sering dikunjungi oleh para pejabat dan pegawai setempat.
4. Segarnya Es Warna-warni
Bagi warga Sragen yang ingin mencari kuliner segar, Es Warna Warni di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan/Kabupaten Sragen bisa menjadi pilihan. Lokasinya berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Solo.
Es warna warni ini memiliki tampilan yang menarik dengan isiannya berupa potongan buah segar, nata de coco, biji selasih, dan agar-agar warna-warni. Sirup yang digunakan adalah sirup leci buatan sendiri, sehingga tampilan es menjadi bening dan menarik.
Es Warna Warni sudah ada sejak tahun 2013 dan diracik sendiri oleh pemilik kedai, Dody Oktavian. Kedai ini juga menyediakan beragam menu makanan seperti nasi bento, hamburger, hotdog, dan lainnya. Suasana restorannya estetik dengan ornamen klasik dan bangunan rumah tua yang memberi kesan nyaman.
5. Wedang Angsle Mbah Ronde
Wedang angsle merupakan minuman khas dari Jawa Timur yang mirip kolak. Di Wedang Angsle Mbah Ronde, lokasinya berada di Jalan Raya Sukowati, dekat Kantor Pos Sragen atau seberang Masjid Raya Al-Falah.
Satu porsi wedang angsle berisi ketan, kolang-kaling, agar-agar, dan irisan roti. Wedang ini disiram dengan santan yang masih panas. Perpaduan rasa gurih dan manis membuat wedang angsle sangat cocok untuk menghangatkan badan.
Pemilik gerobak, Rafif, mengatakan dalam sehari ia bisa menjual lebih dari 170 porsi. Wedang angsle Mbah Ronde buka setiap hari mulai pukul 16.00-00.00 WIB. Selain wedang angsle, gerobak ini juga menjual wedang ronde.















