Daftar Film dan Karya yang Terlewat di Oscar 2026
Oscar, salah satu penghargaan paling bergengsi dalam dunia perfilman, selalu menjadi sorotan karena keputusan nominasinya. Meskipun hanya lima kandidat per nominasi untuk sebagian besar kategori, banyak film dan karya yang layak mendapat pengakuan justru terlewat. Tahun ini, ada beberapa film dan aktor yang mengalami snub (pengabaian) yang mengejutkan. Berikut daftarnya.
1. No Other Choice Gak Masuk Nominasi Film Fitur Internasional Terbaik
Film No Other Choice seharusnya masuk nominasi Film Terbaik. Sebagai thriller Korea yang gelap dan humoris, film ini merangkum kejadian-kejadian buruk tentang dunia. Dibintangi oleh Lee Byung Hun, film ini menyajikan sindiran keras terhadap sistem kapitalisme. Sinematografi yang luar biasa oleh Park Chan Wook membuat rumah dan halaman Man-su tampak hidup. Meski layak, film ini gagal masuk nominasi Film Fitur Internasional Terbaik. Park Chan Wook, yang sering kali dianggap esoteris oleh juri Oscar, belum pernah sekali pun dinominasikan meskipun karyanya layak.
2. Paul Mescal Gak Masuk Nominasi Aktor Pendukung Terbaik

Penghargaan Aktris Terbaik di Oscar 2026 sudah dipastikan milik Jessie Buckley berkat perannya sebagai Agnes dalam Hamlet. Namun, lawan mainnya, Paul Mescal, yang memerankan Shakespeare sendiri, justru kena snub. Meski ia menunjukkan kemampuan akting yang luar biasa, ia tidak masuk nominasi. Pengamat film mengira ia akan menjadi kandidat kelima, tetapi justru Delroy Lindo yang menerima penghargaan tersebut.
3. Miles Caton Gak Masuk Nominasi Aktor Pendukung Terbaik

Sinners memecahkan rekor dengan 16 nominasi, terbanyak dalam sejarah. Namun, akting Miles Caton dalam peran pertamanya ini pantas mendapat pengakuan. Ia mampu bersaing dengan aktor legendaris seperti Delroy Lindo dan Michael B. Jordan. Meski begitu, ia tidak masuk nominasi. Meski demikian, ia masih muda dan memiliki masa depan yang cerah.
4. Jafar Panahi Gak Masuk Nominasi Sutradara Terbaik

Film It Was Just an Accident tidak mendapatkan nominasi besar, sehingga peluang sutradara Jafar Panahi untuk masuk dalam nominasi Sutradara Terbaik sangat kecil. Meski film ini merupakan bentuk protes terhadap rezim Iran, ia tidak masuk nominasi. Film ini dinominasikan untuk Film Fitur Internasional Terbaik dan Skenario Asli Terbaik, tetapi tidak masuk kategori Sutradara Terbaik.
5. Chase Infiniti Gak Masuk Nominasi Aktris Terbaik

Chase Infiniti debut dalam film One Battle After Another, dan aktingnya sangat luar biasa. Meski ia pernah dinominasikan untuk Golden Globes dan The Actor Award, ia gagal masuk nominasi Oscar. Beberapa mengira ia akan masuk, tetapi Academy merasa ia perlu membuktikan bakatnya lebih banyak lagi.
6. Wicked: For Good Gak Masuk Nominasi Desain Kostum dan Desain Produksi Terbaik

Film Wicked: For Good sama sekali gak masuk nominasi Oscar. Meskipun film ini memiliki akting yang konsisten dari Ariana Grande dan Cynthia Erivo, ia gagal masuk kategori Desain Kostum dan Desain Produksi Terbaik. Ini menjadi kekecewaan tersendiri, mengingat film sebelumnya berhasil memenangkan dua kategori tersebut.
7. Sorry, Baby Gak Masuk Nominasi Apa Pun

Sorry, Baby adalah salah satu film yang paling diremehkan pada 2025. Meski memiliki kisah kelam dan humor, film ini tidak menerima nominasi apa pun. Eva Victor, yang berperan sebagai tokoh utama, menerima pujian dari Julia Roberts di Golden Globes, tetapi film ini tidak diakui oleh Oscar.
8. Joel Edgerton Gak Masuk Nominasi Aktor Terbaik

Film Train Dreams menerima nominasi Film Terbaik, tetapi akting Joel Edgerton tidak diakui. Perannya sebagai Robert Grainier sangat penting dalam film ini, tetapi ia tidak masuk nominasi. Ini menunjukkan bahwa Academy cenderung menghargai akting dari aktor berpengalaman ketimbang aktor muda yang aktingnya bagus.
9. The Testament of Ann Lee Gak Menerima Nominasi Oscar Sama Sekali

The Testament of Ann Lee bukan film box office, tetapi memiliki kualitas yang layak untuk nominasi. Amanda Seyfried, yang berperan sebagai pemimpin agama, memiliki akting yang garang dan rapuh. Lagu “Clothed by the Sun” juga layak untuk kategori Lagu Asli Terbaik.
10. Wake Up Dead Man Gak Masuk Nominasi Skenario Adaptasi Terbaik

Film Wake Up Dead Man tidak masuk nominasi Skenario Adaptasi Terbaik meskipun memiliki skenario terbaik. Film ini fokus pada tema agama dan dialog yang kuat dalam menentang doktrin tanpa menggurui. Meskipun tidak menang, karya Rian Johnson patut diakui.
11. Jesse Plemons Gak Masuk Nominasi Aktor Terbaik

Jesse Plemons berperan sebagai Teddy Gatz dalam film Bugonia, tetapi tidak masuk nominasi. Ia menunjukkan kemampuan akting yang luar biasa, tetapi Academy tidak memberinya penghargaan. Ini cuma masalah waktu sampai ia mendapatkan penghargaan.
12. Odessa A’zion Gak Masuk Nominasi Aktris Pendukung Terbaik

Odessa A’Zion memiliki bakat akting yang memukau dalam film Marty Supreme. Meski telah dinominasikan untuk Golden Globes dan Actor Award, ia gagal masuk nominasi Oscar. Kategori Aktris Pendukung Terbaik tahun ini sangat kompetitif, dan ia tidak bisa melampaui pesaing lainnya.
13. Miley Cyrus Gak Masuk Nominasi Lagu Orisinal Terbaik

Lagu “Dream as One” oleh Miley Cyrus dalam film Avatar: Fire and Ash layak dimenangkan. Lagu ini memiliki nuansa kebangsaan yang sesuai untuk franchise blockbuster tersebut. Sayangnya, ia tidak masuk nominasi.
14. Sentimental Value Gak Masuk Nominasi Casting Director Terbaik

Kategori baru untuk Casting Director Terbaik di Oscar 2026 menghadirkan deretan film yang layak, tetapi Sentimental Value tidak masuk. Tim casting film ini sukses mencari para aktor yang tepat, termasuk Stellan SkarsgÄrd dan Inga Ibsdotter Lilleaas.
15. Jennifer Lawrence Gak Masuk Nominasi Aktris Terbaik

Film Die My Love tidak menerima respons positif dari kritikus, tetapi akting Jennifer Lawrence dianggap terbaik dalam sepanjang kariernya. Sayangnya, film ini tidak menarik perhatian Academy, sehingga peluangnya untuk meraih Oscar tahun ini sangat kecil.
Snub Oscar 2026 ini memang bikin banyak pengamat film terkejut, bahkan ada yang kecewa. Yap, seenggaknya, semua pengabaian dari Oscar 2026 ini menjadi pengingat kalau selalu ada lebih banyak film terbaik untuk ditonton ketimbang yang dinominasikan untuk penghargaan.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











