Dago Bandung, Surga Kuliner yang Menawarkan Beragam Pilihan Tempat Makan
Kawasan Dago Bandung dikenal sebagai salah satu surga kuliner yang menawarkan beragam pilihan tempat makan dengan cita rasa lezat dan suasana nyaman. Tidak hanya populer untuk wisata, Dago juga memiliki banyak rekomendasi tempat makan siang enak yang cocok untuk keluarga, pekerja kantoran, hingga wisatawan.
Mulai dari masakan khas Sunda, hidangan Nusantara, hingga sajian kekinian, semuanya bisa ditemukan di sepanjang kawasan Dago. Berikut 5 rekomendasi tempat makan siang enak di Dago Bandung yang patut dicoba.
1. Dendeng Batokok Dago
Bagi pencinta masakan Minang, Dendeng Batokok Dago adalah rekomendasi pilihan untuk tempat makan siang enak. Sajian dendeng batokok yang empuk dengan sambal hijau pedas menjadi menu andalan yang selalu dicari pengunjung. Selain dendeng, tersedia juga ayam pop, gulai, dan aneka lauk khas Padang lainnya.
Rasanya yang otentik dengan harga bersahabat menjadikan Dendeng Batokok Dago favorit untuk makan siang cepat namun tetap memuaskan.
Lokasi: Jalan Ir. H. Juanda Nomor 354, Dago, Bandung
Jam buka: 10.30 – 22.00 WIB (setiap hari)
Harga: Rp 25.000 – Rp 50.000
2. Skyline Best View Resto

Skyline Best View Resto dikenal sebagai restoran dengan pemandangan terbaik di Dago Bandung yang cocok untuk makan siang sambil menikmati panorama kota dari ketinggian. Restoran ini menawarkan beragam menu Asia dan Western yang variatif, mulai dari nasi, pasta, hingga camilan.
Selain makanannya, daya tarik utama Skyline adalah suasananya yang Instagramable dan sejuk. Alhasil membuat pengalaman makan siang terasa lebih istimewa, baik bersama pasangan, keluarga maupun teman-teman.
Lokasi: Jalan Bukit Pakar Timur Nomor 108, Cimenyan, Bandung
Jam buka: 09.00 – 23.00 WIB (setiap hari)
Harga: Mulai sekitar Rp 25.000 ke atas
3. Dago Panyawangan

Dago Panyawangan menjadi salah satu tempat makan siang favorit di Dago Bandung yang menyajikan aneka masakan khas Nusantara dengan cita rasa khas. Restoran ini menawarkan suasana nyaman dengan konsep modern tradisional, cocok untuk makan siang bersama keluarga maupun rekan kerja.
Menu andalan seperti aneka olahan ayam, ikan, sayur khas Sunda, hingga sambal yang menggugah selera membuat Dago Panyawangan selalu ramai saat jam makan siang. Porsinya pas, rasanya konsisten, dan lokasinya strategis di Jalan Ir. H. Juanda.
Lokasi: Jalan Ir. H. Juanda Nomor 127, Coblong, Bandung, Jawa Barat.
Jam buka: 10.00 – 22.00 WIB (setiap hari)
Harga: Rp 50.000 – Rp 100.000 per orang
4. Warung Taru

Warung Taru dikenal sebagai warung makan Sunda legendaris di Dago Bandung yang sudah lama menjadi incaran pencinta kuliner lokal. Dengan suasana asri dan nuansa tradisional, Warung Taru menyajikan menu khas Sunda yang terbilang lengkap.
Mulai dari nasi timbel, pepes, sayur asem, hingga aneka lauk rumahan yang cocok untuk makan siang. Harga yang terjangkau serta rasa yang autentik menjadikan Warung Taru pilihan tepat bagi wisatawan maupun warga lokal yang ingin menikmati makan siang enak di kawasan Dago.
Lokasi: Jalan Ir. H. Juanda Nomor 435, Dago, Coblong, Bandung, Jawa Barat.
Jam buka: 07.30 – 21.30 WIB (setiap hari)
Harga: Rp 25.000 – Rp 50.000
5. Kedai Timbel Dago

Kedai Timbel Dago merupakan tempat makan siang khas Sunda di Dago yang terkenal dengan nasi timbel hangat dan lauk pauk lengkap. Berlokasi di bangunan bergaya rumah kolonial, Kedai Timbel Dago menawarkan suasana sejuk dan nyaman untuk bersantap siang.
Menu favorit seperti ayam goreng, empal, tahu-tempe, serta sambal dadak menjadi daya tarik utama. Cocok untuk makan siang santai, Kedai Timbel Dago kerap dipilih sebagai tempat berkumpul keluarga dan rombongan.
Lokasi: Jalan Ir. H. Juanda Nomor 117, Lebak Siliwangi, Coblong, Bandung, Jawa Barat.
Jam buka: 09.30 – 15.00 WIB (Rabu – Senin)
Harga: Rp 50.000 – Rp 75.000
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











