Antusiasme Masyarakat Kabupaten Ende terhadap Investasi Emas
Kabupaten Ende, yang terletak di Nusa Tenggara Timur, menunjukkan antusiasme luar biasa terhadap investasi emas. Hal ini terlihat dari nilai investasi emas masyarakat yang telah mencapai Rp 4 miliar hingga periode 20 Januari 2026. Angka tersebut berasal dari total pembiayaan sebesar Rp 20 miliar yang disiapkan oleh PT Pegadaian Area Ende.
Vice President Area Flores–Sumba PT Pegadaian, I Gede Anom Sastrawan, menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas. Ia menjelaskan bahwa daya beli masyarakat Kabupaten Ende sangat baik dan bahkan mengungguli standar umum yang biasanya diukur melalui konsumsi barang.
“Saya sampaikan langsung kepada Pak Bupati, jika pertumbuhan seperti ini terus dipertahankan, maka minat investasi emas di Ende akan terus meningkat secara signifikan,” ujarnya saat berada di Lapangan Pancasila, Ende, pada Sabtu (24/1/2026).
Investasi emas di Kabupaten Ende berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku usaha hingga Aparatur Sipil Negara (ASN). PT Pegadaian Area Ende memfokuskan promosi pada produk investasi emas melalui Festival TRING, sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mendukung visi perusahaan “Mengemaskan Indonesia”.
Festival TRING: Promosi Produk Investasi Emas
Festival TRING juga menjadi ajang untuk memperkenalkan aplikasi digital terbaru Pegadaian, yaitu TRING. Aplikasi ini memudahkan masyarakat melakukan transaksi emas secara cepat dan praktis, bahkan dari rumah saja. Namun, kali ini PT Pegadaian menghadirkan festival agar lebih dekat dengan masyarakat.
Selain promosi produk emas, Festival TRING juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menghadirkan pentas hiburan. Tujuan utamanya adalah untuk menggairahkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Ende.
Dalam festival tersebut, PT Pegadaian Area Ende menargetkan 500 aktivasi pengguna aplikasi TRING dengan omzet penjualan sekitar 200 gram emas atau senilai Rp 500 juta. Selain itu, untuk tahun 2026, PT Pegadaian Area Ende menargetkan pertumbuhan bisnis meningkat sekitar 65 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dukungan dari Pemerintah Daerah
Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, secara resmi membuka Festival TRING Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PT Pegadaian di Kabupaten Ende. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan masyarakat, khususnya terkait investasi emas.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Ende, saya bersama Wakil Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Pegadaian atas terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Bupati Yosef Badeoda dalam sambutannya.
Menurutnya, kehadiran Festival TRING sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, di mana investasi emas kini bukan lagi barang mewah yang sulit dijangkau. Melalui aplikasi digital Tring! dari Pegadaian, masyarakat dapat memulai investasi emas dari nominal kecil dengan proses yang cepat dan mudah.
Ia menilai, langkah tersebut merupakan upaya cerdas dalam mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak hanya melek konsumsi, tetapi juga melek investasi.
Masa Depan Investasi Emas di Kabupaten Ende
Ia berharap, melalui Festival TRING, masyarakat Kabupaten Ende dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memahami pentingnya menabung emas sebagai dana cadangan jangka panjang, mengenal produk-produk Pegadaian yang aman dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta memanfaatkan kemudahan teknologi digital dalam melakukan transaksi keuangan.
Lebih lanjut, Ia menegaskan, PT Pegadaian sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menunjukkan komitmen kuat tidak hanya dalam layanan keuangan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat.
“Dengan motto Mengatasi Masalah Tanpa Masalah, PT Pegadaian telah menjadi mitra setia masyarakat, khususnya dalam membantu permodalan pelaku UMKM dan memenuhi kebutuhan dana cepat,” katanya.
Festival TRING juga dinilai sebagai bukti nyata sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam menciptakan ruang-ruang produktif bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, potensi lokal Kabupaten Ende diharapkan semakin dikenal luas, kreativitas generasi muda dapat tersalurkan secara positif, serta semangat kebersamaan dan gotong royong terus tumbuh.
Pemerintah Kabupaten Ende berharap kolaborasi melalui Festival TRING 2026 dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung UMKM agar lebih produktif dan memiliki daya saing.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan Festival Tring 2026 dengan tetap menjaga ketertiban, memanfaatkan berbagai promo emas yang disediakan oleh PT Pegadaian, serta meningkatkan literasi keuangan bersama.
Festival TRING Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Ende dengan harapan dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ende.











