My WordPress Blog

Gempa 5,4 SR Guncang Pulau Puah, BMKG Pastikan Tidak Ada Ancaman Tsunami

Gempa Bumi Berkekuatan 5,4 Magnitudo Mengguncang Pulau Puah

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah Pulau Puah, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Kamis pagi 22 Januari 2026 pukul 05.44 WIB. Menurut informasi dari BMKG, pusat gempa berada di koordinat 0,31 LS-122,63 BT, atau sekitar 21 kilometer timur laut Pulau Puah dengan kedalaman 64 kilometer. Gempa tersebut dipastikan tidak memiliki potensi tsunami.

Selain gempa utama tersebut, BMKG juga mencatat sejumlah gempa berkekuatan kecil hingga sedang di beberapa wilayah Indonesia, seperti Halmahera Timur, Wanokaka NTT, Cianjur, Polewali Mandar, dan lainnya. Di antaranya, gempa berkekuatan 3,5 magnitudo terjadi di Halmahera Timur, 3,0 magnitudo di Wanokaka NTT, 2,2 magnitudo di Cianjur dan Polewali Mandar, serta 2,8 magnitudo di Tulungagung Jawa Timur. Selain itu, gempa juga tercatat di Maluku Tenggara dengan magnitudo 3,6 dan di Melonguane Sulut dengan magnitudo 3,5.

Meski gempa tergolong kuat dan pusatnya berada di perairan, gempa tersebut dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Namun, masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan. Sampai saat ini, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.

Tips Waspada Sebelum Gempa Bumi Terjadi

  1. Kenali daerah sekitar tempat tinggal apakah termasuk rawan gempa atau tidak.
  2. Ketika masuk ke sebuah gedung atau bangunan, perhatikan letak pintu keluar, tangga darurat, atau cara-cara untuk mengeluarkan diri jika sewaktu-waktu harus menyelamatkan diri.
  3. Di dalam ruangan tempat Anda berada, perhatikan titik-titik yang aman untuk berlindung ketika gempa terjadi.
  4. Perhatikan juga tempat yang berbahaya jika gempa terjadi, seperti di dekat kaca, tiang atau pilar, lemari, dan lain-lain.
  5. Catat dan simpan nomor-nomor telepon penting yang harus dihubungi saat gempa terjadi seperti PMI, rumah sakit, pemadam kebakaran, polisi, dan lain-lain. Matikan kran air, kompor, gas, dan listrik jika selesai digunakan.

Tindakan Saat Gempa Bumi Terjadi

  1. Jika berada di dalam rumah

    Berusahalah menyelamatkan diri dan keluarga. Berlindunglah di bawah meja agar tubuh tidak terkena benda-benda yang berjatuhan. Lindungi kepala dengan apa saja, misalnya helm, bantal, papan, atau kedua tangan dengan posisi telungkup.

  2. Jika berada di luar rumah

    Merunduk dan lindungilah kepala, lalu bergeraklah menjauh dari gedung dan tiang menuju daerah terbuka. Jangan melakukan tindakan apapun, tunggulah sampai keadaan benar-benar tenang karena setelah gempa pertama biasanya ada gempa susulan.

  3. Jika berada di pusat perbelanjaan atau di tempat umum lainnya

    Usahakan untuk tetap tenang, biasanya kerumunan orang dalam bencana berpotensi kepanikan. Ikuti petunjuk dari petugas penyelamat. Jangan menggunakan lift ketika terjadi gempa atau kebakaran namun gunakanlah tangga darurat, lalu bergeraklah ke tempat terbuka.

  4. Jika berada di dalam kendaraan

    Berpeganganlah dengan erat sehingga tidak terjatuh dari guncangan atau jika kendaraan berhenti secara mendadak. Tetaplah tenang dan ikuti perintah atau petunjuk dari petugas. Mintalah pengemudi untuk menghentikan kendaraan. Setelah itu bergeraklah ke tempat yang terbuka.

  5. Jika berada di gunung atau pantai

    Gempa dapat menimbulkan longsor di gunung atau perbukitan. Jika Kamu berada di pegunungan, bergeraklah ke tempat yang aman seperti lapangan terbuka yang jauh dari daerah lereng. Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami, jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

Penanganan Setelah Gempa Bumi

  1. Bila masih berada di dalam ruangan atau gedung, segeralah keluar. Periksalah keadaan diri sendiri, apakah ada bagian tubuh yang terluka atau tertimpa benda-benda.
  2. Mintalah orang dewasa untuk mematikan aliran listrik dan gas.
  3. Janganlah menyalakan api, karena bisa terjadi kebocoran gas atau tumpahan bahan bakar.
  4. Jika mampu, berilah pertolongan pertama kepada orang-orang yang berada di sekitarmu. Dengarkanlah informasi dari sumber-sumber yang terpercaya dan bertindaklah sesuai imbauan.

Gempa bumi dapat terjadi pada saat sedang tidur. Penting sekali untuk mengatur kamar tidur agar aman dari gempa. Misalnya, jangan menaruh benda-benda yang mudah jatuh di dinding tempat tidur. Tautkan lemari di dinding dan pastikan benar-benar kuat. Pastikan ketika terjadi getaran kita tidak tertimpa benda-benda.

Tidak hanya kamar, buatlah ruangan kantor aman dari gempa. Selain konstruksi bangunannya, usahakan bingkai atau benda-benda lain yang ditempelkan di dinding melekat kuat. Aturlah meja-meja dan kursi-kursi agar tidak menghalangi orang bergerak ke pintu keluar ketika gempa terjadi.

Rafitman

Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *