My WordPress Blog
Bisnis  

Strava Umumkan Pendaftaran IPO

Strava Siap Melantai di Bursa Saham

Strava, aplikasi pencatat aktivitas olahraga yang sangat populer, dilaporkan sedang mempersiapkan penawaran umum perdana saham (IPO) di Amerika Serikat. Proses ini dikabarkan telah dimulai dengan bantuan dari Goldman Sachs sebagai penjamin emisi utama. Meskipun detail resmi tentang valuasi dan jumlah dana yang ingin dihimpun belum diungkapkan, pihak perusahaan menyatakan bahwa IPO ini berpotensi digelar pada musim semi 2026.

Perusahaan yang didirikan pada tahun 2009 ini awalnya dikenal sebagai alat pelacak aktivitas olahraga seperti lari, bersepeda, dan hiking. Namun, seiring waktu, Strava berkembang menjadi jejaring sosial berbasis kebugaran. Pengguna dapat saling memberi semangat melalui fitur “kudos” dan membandingkan kecepatan, jarak, atau catatan waktu dengan teman-temannya.

Pertumbuhan Cepat dan Strategi Ekspansi

Strava mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Laporan terbaru menunjukkan bahwa pendapatan perusahaan meningkat lebih dari 50 persen sepanjang tahun lalu. Meski demikian, total pendapatan masih relatif kecil, yaitu di bawah 500 juta dollar AS per tahun. Valuasinya diperkirakan sekitar 2,2 miliar dollar AS, sesuai dengan data dari The Wall Street Journal.

CEO Strava, Michael Martin, sebelumnya pernah menyatakan niat perusahaan untuk melakukan IPO. Ia hanya menyebut bahwa langkah ini akan dilakukan “pada waktu yang tepat”, dengan tujuan untuk memperluas bisnis dan melakukan akuisisi strategis.

Tren Generasi Muda dan Perluasan Bisnis

Tren lari di kalangan Gen Z turut mendorong popularitas Strava. Dalam laporan Year in Sport milik Strava, partisipasi klub lari global meningkat 59 persen sepanjang 2024. Bahkan, satu dari lima responden Gen Z mengaku pernah berkencan dengan orang yang mereka temui lewat komunitas lari.

Fenomena ini membuat Strava sering disebut sebagai “media sosial alternatif” bagi generasi muda yang mulai jenuh dengan aplikasi kencan konvensional. Selain itu, Strava juga terus memperluas ekosistemnya dengan mengakuisisi dua startup pelatihan olahraga, yaitu Runna dan The Breakaway. Keduanya diintegrasikan dengan fitur sosial Strava agar pengguna bisa mengikuti program latihan yang lebih personal.

Pendapatan dan Kontribusi Pendukung

Strava saat ini memiliki 150 juta pengguna aktif, naik dari 120 juta di 2023. Jumlah unduhan aplikasi Strava secara year-on-year juga melonjak 80 persen, menurut Sensor Tower. Pendapatan utama Strava berasal dari langganan premium, dengan konsumen menghabiskan lebih dari 180 juta dollar AS untuk berlangganan paket premium Strava sepanjang 2025. Namun, pihak Strava menyebut angka tersebut masih jauh di bawah pendapatan sesungguhnya, karena aplikasi juga meraup pemasukan tambahan dari tantangan berbayar dan kerja sama merek.

Rencana Masa Depan

Dengan rencana IPO yang tengah dipersiapkan, Strava berharap dapat memperkuat posisinya sebagai platform kebugaran yang tidak hanya sekadar mencatat aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi ruang interaksi digital bagi komunitas pelari dan pesepeda. Dengan strategi akuisisi dan pengembangan fitur sosial, Strava bertujuan menjadi “super app” kebugaran yang lengkap dan menarik bagi pengguna.

Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *