My WordPress Blog
Bisnis  

Sepekan Terakhir, IHSG Tutup di 8.936, Pecahkan Rekor Tertinggi

Pergerakan IHSG dan Peningkatan Data Pasar Modal



Pada periode 5—9 Januari 2026, indeks harga saham gabungan (IHSG) yang dikelola oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup pada level 8.936. Selama pekan tersebut, IHSG mengalami kenaikan sebesar 2,16 persen dari posisi 8.748,132 pada pekan lalu. Puncak tertinggi tercatat pada hari Rabu (7/1), yaitu di level 8.944,813. Bahkan, pada Kamis (8/1), IHSG berhasil menembus level psikologis 9.000 dengan puncak tertinggi mencapai 9.002,92.

Selain pergerakan IHSG yang positif, BEI juga mencatatkan peningkatan dalam data kapitalisasi pasar. Nilai kapitalisasi pasar bergerak di atas Rp 16.000 triliun. Dalam seminggu terakhir, kapitalisasi pasar naik sebesar 1,79 persen menjadi Rp 16.301 triliun dari posisi sebelumnya sebesar Rp 16.014 triliun.

Data perdagangan saham di BEI pada periode 5—9 Januari 2026 juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Rata-rata volume transaksi harian meningkat sebesar 48,08 persen menjadi 61,78 miliar lembar saham, dari posisi 41,72 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian turut meningkat sebesar 44,68 persen menjadi Rp 31,45 triliun dari posisi Rp 21,74 triliun pada pekan lalu. Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian juga meningkat sebesar 42,74 persen menjadi 3,98 juta kali transaksi, dari 2,79 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Investor asing juga mencatatkan peningkatan dalam aktivitas beli bersih. Pada hari ini (9/1), investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 2,56 triliun. Sepanjang tahun 2026, nilai beli bersih investor asing mencapai Rp 3,1 triliun.

Kegiatan Pengembangan Pasar Modal

Dalam sepekan terakhir, BEI menggelar berbagai kegiatan untuk mengembangkan dan menggairahkan pasar modal Indonesia. Pada pekan pertama tahun 2026, terdapat tiga obligasi dan satu sukuk baru yang tercatat di BEI.

Pada Rabu (7/1/2026), Obligasi Berkelanjutan I Eagle High Plantations Tahap III Tahun 2025 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Eagle High Plantations Tahap II Tahun 2025 oleh PT Eagle High Plantations Tbk tercatat di BEI. Masing-masing memiliki total nilai sebesar Rp 210.000.000.000,- dan Rp 290.000.000.000,-. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) adalah idA- (Single A Minus) untuk obligasi dan idA- sy (Single A Minus Syariah) untuk sukuk. Wali Amanatnya adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.

Pada hari yang sama, Obligasi Berkelanjutan V Summarecon Agung Tahap I Tahun 2025 oleh PT Summarecon Agung Tbk juga tercatat di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp 351.960.000.000,-. Hasil pemeringkatan dari PEFINDO adalah idA+ (Single A Plus) dengan Wali Amanat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Selain itu, Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap I Tahun 2025 oleh PT Energi Mega Persada Tbk juga tercatat di BEI pada hari yang sama dengan total nilai nominal sebesar Rp 500.000.000.000,-. Hasil pemeringkatan dari PEFINDO adalah idA+ (Single APlus) dengan Wali Amanat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2026 adalah empat emisi dari tiga emiten senilai Rp 216,97 triliun. Dengan pencatatan tersebut maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 662 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 539,79 triliun dan 134,010595 juta dolar AS, diterbitkan oleh 136 emiten.

Data Surat Berharga Negara

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI tercatat berjumlah 190 seri dengan nilai nominal Rp 6.484,29 triliun dan 352,10 juta dolar AS. EBA sebanyak enam emisi senilai Rp 3,99 triliun.

Harini Umar

Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *