Penyaluran Kredit Usaha Rakyat di Sulawesi Selatan
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulawesi Selatan (Sulsel) didominasi oleh lima daerah dengan nilai penyaluran di atas Rp1 triliun. Daerah-daerah tersebut adalah Kabupaten Bone, Kota Makassar, Gowa, Wajo, dan Bulukumba.
Kabupaten Bone menjadi wilayah dengan penyaluran KUR terbesar sebesar Rp1,738 triliun. Diikuti oleh Kota Makassar yang mencatatkan penyaluran sebesar Rp1,647 triliun. Selanjutnya, Gowa dengan penyaluran sebesar Rp1,274 triliun, Wajo sebesar Rp1,128 triliun, dan Bulukumba sebesar Rp1,039 triliun.
Tingginya penyaluran KUR di Bone tidak lepas dari karakteristik wilayahnya. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah penduduk Bone mencapai 820.510 jiwa atau sekitar 8,73 persen dari total penduduk Sulsel. Dari jumlah tersebut, sebanyak 390.870 jiwa merupakan penduduk yang bekerja, dengan 291.619 orang berada di sektor pertanian. Dominasi sektor pertanian inilah yang mendorong tingginya pemanfaatan KUR di Bone, yang dikenal sebagai Bumi Arung Palakka.
Sementara itu, Kota Makassar sebagai daerah dengan penduduk terbanyak di Sulsel, yaitu sekitar 1,47 juta jiwa atau 15,68 persen dari total penduduk, juga mencatat penyaluran KUR besar karena aktivitas ekonomi dan perdagangan yang tinggi.
Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar, hingga 31 Desember 2025, total penyaluran KUR di Sulsel mencapai Rp16,83 triliun dengan 283.989 debitur. Penyaluran KUR masih didominasi segmen mikro. Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin, mengatakan bahwa KUR Mikro tercatat sebesar Rp13,18 triliun atau 78,28 persen dengan 262.941 debitur.
Selain KUR Mikro, terdapat berbagai jenis KUR lain seperti KUR Kecil sebesar Rp3,339 triliun, Supply Rumah Rp210 miliar, Demand Rumah Rp53 miliar, KUR Khusus Rp37 miliar, Super Mikro Rp16 miliar, dan KUR TKI Rp2 miliar.
Dari sisi sektor, KUR terbesar mengalir ke pertanian sebesar Rp8,459 triliun atau 50,26 persen. Perdagangan menyusul dengan Rp5,117 triliun atau 30,40 persen, dan jasa kemasyarakatan sebesar Rp1,123 triliun atau 6,68 persen.
Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi daerah dengan penyaluran KUR terendah di Sulsel, yakni sebesar Rp132 miliar.
KUR merupakan program pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan UMKM melalui perbankan dengan skema penjaminan. Salah satu bank penyalur utama KUR adalah Bank Mandiri. Melalui KUR Mandiri, pelaku UMKM di Sulsel dapat mengakses pembiayaan berbunga rendah dengan suku bunga tetap 6 persen per tahun.
Program ini menawarkan berbagai pilihan plafon pinjaman yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan usaha, mulai dari skala mikro hingga kecil. Oleh karena itu, memahami tabel KUR Mandiri 2026 menjadi penting agar pelaku usaha bisa menghitung cicilan bulanan secara tepat sebelum mengajukan pinjaman.
Tabel KUR Mandiri 2026
Berdasarkan informasi resmi Bank Mandiri, sejauh ini belum ada perubahan tabel pinjaman KUR Mandiri 2026. Tabel angsuran KUR Mandiri 2026 dengan suku bunga flat 6 persen per tahun sebagai berikut:
-
Pinjaman Rp 10 juta
12 bulan: Rp 860.664
24 bulan: Rp 443.206
36 bulan: Rp 304.219 -
Pinjaman Rp 15 juta
12 bulan: Rp 1.290.996
24 bulan: Rp 664.809
36 bulan: Rp 456.329 -
Pinjaman Rp 25 juta
12 bulan: Rp 2.151.661
24 bulan: Rp 1.108.015
36 bulan: Rp 760.548 -
Pinjaman Rp 30 juta
12 bulan: Rp 2.581.993
24 bulan: Rp 1.329.618
36 bulan: Rp 912.658 -
Pinjaman Rp 40 juta
12 bulan: Rp 3.442.657
24 bulan: Rp 1.772.824
36 bulan: Rp 1.216.877 -
Pinjaman Rp 50 juta
12 bulan: Rp 4.303.321
24 bulan: Rp 2.216.031
36 bulan: Rp 1.521.097 -
Pinjaman Rp 60 juta
12 bulan: Rp 5.163.986
24 bulan: Rp 2.659.247
36 bulan: Rp 1.825.316 -
Pinjaman Rp 70 juta
12 bulan: Rp 6.024.650
24 bulan: Rp 3.102.443
36 bulan: Rp 2.159.536 -
Pinjaman Rp 80 juta
12 bulan: Rp 6.885.314
24 bulan: Rp 3.545.649
36 bulan: Rp 2.433.755 -
Pinjaman Rp 90 juta
12 bulan: Rp 7.745.979
24 bulan: Rp 3.988.855
36 bulan: Rp 2.737.974 -
Pinjaman Rp 100 juta
12 bulan: Rp 8.606.643
24 bulan: Rp 4.432.061
36 bulan: Rp 3.042.194 -
Pinjaman Rp 110 juta
12 bulan: Rp 9.467.307
24 bulan: Rp 4.875.267
36 bulan: Rp 3.346.413
48 bulan: Rp 2.583.353
60 bulan: Rp 2.126.608 -
Pinjaman Rp 150 juta
12 bulan: Rp 12.909.964
24 bulan: Rp 6.648.092
36 bulan: Rp 4.563.291
48 bulan: Rp 3.522.754
60 bulan: Rp 2.889.920 -
Pinjaman Rp 200 juta
12 bulan: Rp 17.213.286
24 bulan: Rp 8.864.122
36 bulan: Rp 6.084.387
48 bulan: Rp 4.697.006
60 bulan: Rp 3.866.560 -
Pinjaman Rp 350 juta
12 bulan: Rp 30.123.250
24 bulan: Rp 15.512.214
36 bulan: Rp 10.647.678
48 bulan: Rp 8.219.760
60 bulan: Rp 6.766.481 -
Pinjaman Rp 500 juta
12 bulan: Rp 43.033.215
24 bulan: Rp 22.160.305
36 bulan: Rp 15.210.969
48 bulan: Rp 11.742.515
60 bulan: Rp 9.666.401
Perlu dicatat, besaran cicilan KUR Mandiri 2026 ini bersifat simulasi dan dapat mengalami penyesuaian sesuai tenor serta kebijakan terbaru dari pihak bank.
Syarat KUR Mandiri 2026
Calon debitur perlu menyiapkan sejumlah dokumen berikut untuk mengajukan KUR Mandiri 2026:
- e-KTP dan Kartu Keluarga
- NIB (Nomor Induk Berusaha) atau Surat Keterangan Usaha (SKU)
- NPWP (wajib untuk pinjaman di atas Rp 50 juta)
- Surat nikah atau cerai (jika ada)
- Bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (untuk plafon di atas Rp 100 juta)
- Khusus KUR PMI, pemohon juga diwajibkan melampirkan perjanjian kerja di luar negeri.
Cara Mengajukan KUR Mandiri 2026
Pengajuan KUR Mandiri 2026 dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu:
- Datang langsung ke kantor cabang atau unit mikro Bank Mandiri terdekat
- Menghubungi Mandiri Call 14000 untuk memperoleh informasi awal
Program KUR Mandiri berlaku hingga akhir tahun 2026 atau sampai kuota nasional terpenuhi.
Itulah tabel KUR Mandiri 2026. Dengan memahami cicilan KUR Mandiri 2026, pelaku UMKM dapat menghitung cicilan secara lebih presisi dan menyesuaikannya dengan kemampuan usaha. Jika seluruh persyaratan telah dipenuhi, pengajuan sebaiknya dilakukan lebih awal agar tidak kehabisan kuota.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”











