Jenis-Jenis Pertemanan di Perkantoran
Pertemanan dan dinamika sosial tidak hanya terjadi di bangku sekolah atau kuliah. Dalam lingkungan perkantoran, juga terdapat berbagai jenis teman dan pertemanan yang terjalin antara sesama rekan kerja. Terutama bagi kamu yang memiliki rekan kerja seumuran, sulit untuk tidak berteman atau tidak berkomunikasi sama sekali dengan mereka. Selain obrolan tentang pekerjaan, kamu juga bisa melakukan basa-basi sedikit hingga menjalin pertemanan yang lebih dalam.
Seperti di dunia sekolah dan kuliah, di perkantoran juga akan ditemui berbagai jenis teman. Mulai dari rekan kerja yang benar-benar setia, yang suka mencari muka, hingga yang bahkan mengadu domba kamu di belakang. Oleh karena itu, kamu perlu teliti dan menyeleksi teman mana yang bisa kamu jadikan kawan dan mana yang hanya sebatas rekan kerja biasa. Penting untuk memahami mana teman kerja yang toxic dan mana yang bisa kamu ajak jalan.
Berikut ini adalah beberapa tanda bahwa teman atau rekan kerja kamu bisa termasuk orang yang toxic:
-
Ekspektasi Pembelaan
Tanda pertama bahwa teman atau rekan kerja kamu merupakan orang yang toxic adalah adanya ekspektasi pembelaan. Apabila kamu berteman dengan rekan kerja yang toxic, mereka akan memiliki ekspektasi bahwa kamu akan selalu membela mereka apapun yang terjadi. Meskipun wajar untuk membela temanmu jika mereka mengalami ketidakadilan, dalam konteks pekerjaan ada hal-hal yang tidak bisa dipengaruhi oleh kedekatan atau pertemanan. Jika teman tersebut terus-menerus mengharapkan kamu membela mereka bahkan dalam masalah kerja, maka mereka bisa jadi termasuk orang yang toxic. -
Takut akan Tindakan
Tanda kedua bahwa teman atau rekan kerja kamu di kantor adalah orang toxic adalah kamu takut akan tindakan mereka. Sebagai seorang teman, kamu perlu memahami sejauh mana mereka berani bertindak dan melakukan sesuatu. Jika berbagai tindakan atau sifat mereka membuatmu takut, bisa jadi kamu telah bertemu rekan kerja atau teman di kantor yang toxic dan berbahaya. Dalam pertemanan, seseorang mengharapkan kedekatan yang setara. Namun jika kamu merasa takut akan apa yang bisa mereka lakukan ketika kamu berhenti berteman dengan mereka, maka sudah jelas teman kamu tersebut merupakan orang yang toxic. -
Perubahan Perilaku
Tanda ketiga bahwa teman atau rekan kerja kamu di kantor adalah orang toxic adalah adanya perubahan perilaku dalam diri kamu. Hal ini sangat lazim terjadi karena sifat teman bisa tertular ke dalam diri kamu. Contohnya, jika kamu sebelumnya adalah orang yang profesional dan mengedepankan pekerjaan di atas segalanya, setelah berteman dengan orang-orang tertentu kamu bisa menjadi pribadi yang sangat jauh berbeda. Kamu bisa banyak bergunjing menjatuhkan orang dan bahkan bermalas-malasan dalam pekerjaan. Berbagai perilaku buruk yang kamu dapat dari temanmu ini bisa jadi alarm yang membangunkan kamu bahwa teman kamu merupakan orang yang toxic. -
Khawatir dan Cemas
Tanda keempat bahwa teman atau rekan kerja kamu di kantor merupakan orang toxic adalah kamu merasa khawatir dan cemas saat kamu berteman dengan mereka. Hal ini merupakan sesuatu yang tidak lazim karena pertemanan pada dasarnya harusnya mendatangkan rasa senang dan bahagia. Namun ketika kamu berteman dengan mereka baik itu mengobrol maupun duduk berdekatan sekalipun kamu merasakan rasa takut dan cemas. Kamu bisa merasakan konflik internal di mana perasaanmu campur aduk ketika kamu duduk bersama dan nongkrong dengan mereka. Kamu mulai merasakan kebimbangan dan dilema apakah kamu harus mengakhiri pertemanan tersebut atau tidak. Hal ini merupakan tanda yang jelas bahwa teman tersebut merupakan teman toxic. -
Adanya Pengkhianatan
Tanda kelima bahwa teman atau rekan kerja kamu di kantor adalah orang toxic adalah adanya pengkhianatan. Penghianatan ini bisa berlaku kepada teman lain ataupun kepada diri kamu sendiri. Jika kamu melihat teman tersebut suka melaporkan tindakan tertentu ke atasan, mencari cari informasi buruk tentang orang lain, atau mendekati orang demi keuntungan, bisa jadi mereka termasuk orang yang toxic. Meski kamu belum menjadi korban dari perilaku tersebut, tidak jarang kemungkinan teman yang toxic tersebut memperlakukan kamu segera setelah kamu melakukan kesalahan untuk mereka.
Kelima poin di atas merupakan beberapa tanda bahwa teman atau rekan kerja kamu di kantor adalah orang yang toxic. Apabila kamu menyadari bahwa temanmu adalah orang yang toxic, sudah seharusnya bagi kamu untuk menjaga profesionalitas dan hanya berteman sewajarnya di lingkup perkantoran.











