Profil Dede April DA7: Kisah Haru dari Seorang Penyanyi Cilik yang Menggebrak Dunia Hiburan
Dede April DA7 kini menjadi sorotan utama di kalangan penggemar dangdut Tanah Air. Bakat dan perjuangannya di panggung kontes Dangdut Academy 7 (DA7) Indosiar telah membuat jutaan penonton terharu dan tak henti meneteskan air mata. Seorang penyanyi cilik asal Cirebon ini tidak hanya memperlihatkan suara yang luar biasa, tetapi juga membawa kisah hidup yang menyentuh hati. Berikut adalah profil lengkap Dede April DA7, perjalanan karier, serta fakta unik tentang remaja berbakat ini.
Bakat Terpendam Afriyani
Di balik nama panggungnya, Dede April DA7 memiliki nama asli Afriyani Mida Soleha. Ia lahir pada 10 April 2011 dari keluarga sederhana di pelosok Kabupaten Cirebon. Tidak seperti banyak penyanyi lain yang dibina di sekolah musik mahal, bakat emasnya terasah secara alami melalui kehidupan keras di jalanan saat mengamen bersama ayahnya.
Meskipun menjadi peserta termuda di DA7, kualitas vokal dan penghayatan April justru dinilai melebihi usianya. Konsistensi emosinya di setiap lagu membawanya bertahan hingga babak Top 3 dan akhirnya meraih gelar juara ketiga. Prestasi ini menjadi awal dari masa depan yang cerah bagi remaja berbakat ini.
Momen Dramatis di Panggung DA7
Langkah awal April di audisi langsung meledak ketika ia menyanyikan lagu “Anak yang Malang”. Suaranya yang bening dan kemampuannya dalam mengaduk emosi penonton membuat Dewi Perssik memberikan standing ovation.
Kemampuan April dalam menyampaikan lagu dengan penuh jiwa membuatnya mampu menembus babak Grand Final. Di sana, ia bersaing sengit dengan Valen dan Tasya dalam persaingan yang sangat dramatis. Meski harus puas di posisi ketiga karena kalah tipis dalam perolehan virtual gift, prestasi ini menjadi awal dari kesuksesan besar di masa depannya.
Setelah menjadi juara ketiga, Dede April kini banjir hadiah mulai dari uang tunai sebesar Rp100 juta, beasiswa IMDE, apartemen mewah, hingga kontrak eksklusif dan single perdana. Semua ini menjadi bukti bahwa bakat dan kerja kerasnya layak diapresiasi.
Dede April Berjuang demi Ayah yang Sakit
Di balik gemerlap lampu panggung, Dede April adalah sosok yang sangat sederhana. Ia berasal dari keluarga dengan ekonomi terbatas. Sejak duduk di bangku SD, April sudah bekerja keras untuk mencari nafkah, terutama demi biaya pengobatan ayahnya yang sedang menderita sakit ginjal.
Sebelum viral di layar kaca, April aktif mengais rezeki melalui siaran live TikTok yang mampu menghasilkan sekitar Rp300 ribu per sesi. Penjiwaannya yang dalam bahkan membuat Rhoma Irama, Raja Dangdut, memberinya julukan spesial sebagai “Anak Emas”.
Hebatnya, meski kini sudah terkenal, April tetap menjunjung pendidikan sebagai bekal jangka panjangnya. Dukungan penuh dari orang tua, Endang Mulyana dan Sukartini, menjadi bahan bakar utama baginya untuk terus bersinar di industri musik.
Profil Lengkap Dede April DA7
Nama asli Dede April DA7 adalah Afriyani Mida Soleha. Ia lahir di Cirebon pada 10 April 2011, dan tercatat sebagai warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Di usia 14 tahun, April telah meraih prestasi sebagai Juara 3 Dangdut Academy 7. Ia aktif di media sosial melalui akun Instagram @da7_aprilll. Perjalanan April DA7 dari pengamen jalanan hingga panggung nasional menjadi bukti bahwa kerja keras, ketulusan, dan doa mampu membuka jalan kesuksesan.
Dengan peluang besar pasca-DA7, April digadang-gadang memiliki masa depan cerah di dunia dangdut Indonesia.











