My WordPress Blog
Bisnis  

Konferensi BGN 2025: Apa Rencana BGN 2026 Setelah MBG Menjangkau 49 Juta Orang?

Peran Badan Gizi Nasional dalam Program Makan Bergizi Gratis

Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi salah satu lembaga utama dalam mendorong program prioritas pemerintah yang dikenal dengan Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam acara BIG Conference 2026, BGN akan memaparkan rencana mereka untuk mengoptimalkan anggaran besar dalam memperluas cakupan MBG. Selain itu, mereka juga akan membahas strategi untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi pada tahun depan.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa hingga Desember 2025, MBG telah menjangkau sebanyak 49 juta penerima manfaat setiap hari. Angka ini lebih dari tujuh kali jumlah penduduk Singapura, yang mendapatkan bantuan makanan setiap hari dari pemerintah. Presiden menekankan bahwa skala implementasi MBG bukan hanya besar, tetapi juga berhasil mencapai wilayah-wilayah terpencil di seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa capaian tersebut setara dengan lebih dari tujuh kali populasi Singapura yang menerima bantuan makanan setiap hari. Ia juga menyebutkan bahwa keberhasilan ini merupakan prestasi logistik yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir.

Presiden ke-8 RI tersebut juga membandingkan capaian Indonesia dengan negara lain. Ia menyebutkan bahwa Brasil membutuhkan waktu 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima manfaat, sedangkan Indonesia mampu melebihi angka tersebut dalam waktu kurang dari satu tahun.

Target Peningkatan Penerima Manfaat MBG

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan atau Zulhas menargetkan bahwa sebanyak 82,9 juta penerima MBG akan terealisasi pada Maret 2026. Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan bahwa diversifikasi pangan menjadi strategi penting untuk memastikan asupan gizi anak Indonesia terpenuhi melalui sumber makanan yang beragam.

Menurutnya, pemanfaatan kuliner Nusantara dapat mendukung pendidikan gizi sekaligus memperkenalkan keragaman budaya sejak dini. “Diversifikasi pangan menjadi bagian penting dalam memastikan menu yang sehat, aman, dan sesuai standar nasional,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Jumat (5/12/2025).

Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk mencapai target tersebut, yang akan dipaparkan pada BIG Conference 2026. Langkah-langkah ini tentu akan melibatkan banyak pihak.

Gelaran BIG Conference 2026

BIG Conference 2025 mengusung tema “Arah Bisnis 2026: Menuju Kedaulatan Ekonomi” ini menjadi forum penting bagi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, investor hingga para pakar untuk merumuskan strategi dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan nasional pada 2026.

Selain diisi oleh pembicara kunci, BIG Conference juga akan menghadirkan sesi Leader’s Talk dari kalangan menteri dan pimpinan lembaga. Bertindak sebagai pembicara kunci atau keynote speech adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Dalam sesi Leader’s Talk, rencananya akan diisi oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Kepala Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu.

Forum Diskusi dalam BIG Conference

BIG Conference yang merupakan rangkaian acara HUT ke-40 Bisnis Indonesia ini akan menggelar forum diskusi yang terbagi dalam beberapa sesi. Salah satu tema yang akan dibahas pada sesi diskusi ialah “Akselerasi Ekonomi Kerakyatan Prabowo: dari Makan Bergizi Gratis (MBG), 3 Juta Rumah hingga Koperasi Desa Merah Putih”.

Diskusi tersebut akan fokus membahas seputar capaian dari program-program prioritas yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Selain itu, forum diskusi juga turut membahas rencana kerja pada 2026 untuk menyukseskan program strategis pemerintah.

Forum diskusi akan dihadiri oleh sejumlah narasumber penting, mulai dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana; Satgas Kopdes Merah Putih/Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan Tatang Yuliono; Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., Hirwandi Gafar; serta Anggota Satgas Perumahan Bonny Z. Minang.

Forum diskusi akan dipandu oleh Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad selaku moderator.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *