My WordPress Blog

One Piece Bab 1165: Akhir Insiden God Valley dan Kebangkitan Iblis Rocks D. Xebec

Bab Terbaru One Piece 1165 Mengungkap Rahasia God Valley

Chapter terbaru dari manga One Piece nomor 1165 akhirnya mengungkap bagian paling misterius dari sejarah dunia: akhir dari insiden legendaris di God Valley. Cerita yang selama ini hanya disebut sekilas oleh Sengoku di Marineford kini terungkap secara utuh tentang alasan sebenarnya Gol D. Roger dan Monkey D. Garp bersatu melawan Rocks D. Xebec, sang legenda kelam yang nyaris menghancurkan dunia.

Dalam bab ini, Eiichiro Oda menampilkan versi paling mengerikan dari Rocks. Ia digambarkan kehilangan kendali atas dirinya sendiri setelah terpengaruh “Domi Reversi”, teknik kuno yang tampaknya berasal dari kekuatan misterius milik Imu, penguasa sejati Dunia.

Kebangkitan Iblis Rocks D. Xebec

Dalam bab ini, Rocks bukan lagi manusia—melainkan versi iblis yang penuh amarah, haus kekuasaan, dan menghancurkan apa pun di sekitarnya. Melihat ancaman itu, Roger dan Garp yang tadinya rival memutuskan untuk bekerja sama. Tujuannya satu: menghentikan bencana yang bisa memusnahkan seluruh pulau God Valley dan mengguncang tatanan dunia.

Pertarungan brutal pun terjadi. Langit terbelah, tanah retak, dan laut mendidih menciptakan momen yang mengingatkan pembaca pada pertempuran legendaris antara Roger vs Shirohige di masa lalu. Di tengah kekacauan, bajak laut Rocks satu per satu mulai mundur. Mereka sadar, pertempuran ini bukan lagi tentang harta atau kejayaan, tapi tentang bertahan hidup.

Shiki si Singa Emas, yang melihat anak buahnya kabur satu per satu, akhirnya berkata bahwa ini adalah akhir dari Bajak Laut Rocks. Ucapan itu menjadi simbol berakhirnya era salah satu kelompok paling ditakuti dalam sejarah One Piece.

Rayleigh, Shakki, dan Pelarian dari Neraka

Di sisi lain, Silvers Rayleigh terlihat menyelamatkan Shakuyaku (Shakki) dari reruntuhan pulau. Ia membawanya ke kapal Bajak Laut Roger, tempat di mana Gloriosa (yang kelak menjadi pemimpin Amazon Lily) dan Scopper Gaban juga ikut bergabung untuk melarikan diri. Momen ini menjadi awal hubungan antara Shakki dan Rayleigh yang kelak membuka bar di Sabaody Archipelago sebuah benang merah yang kini menemukan asalnya di God Valley.

Dalam kekacauan yang sama, Streusen, salah satu anggota Bajak Laut Rocks, diperlihatkan mencuri harta karun besar. Ia lalu mengajak Charlotte Linlin (Big Mom) untuk kabur bersamanya. Dari sinilah sejarah baru dimulai Streusen menjadi koki utama di kapal Big Mom, dan di masa depan, ia memainkan peran penting dalam Arc Whole Cake Island, terutama dalam kekacauan pernikahan Sanji dan Pudding.

Sebuah koneksi cerdas dari Oda, yang menunjukkan bagaimana satu insiden di masa lalu bisa memicu konsekuensi besar di masa depan dunia One Piece.

Pertemuan Edward Newgate dan Graham Polo

Dalam bagian lain, pembaca disuguhi adegan pertemuan antara Edward Newgate (Shirohige) dan sosok baru bernama Graham, kapten Bajak Laut Polo. Dengan gaya rambut dan wajah yang mirip Marco si Phoenix, banyak fans meyakini bahwa Graham adalah ayah kandung Marco, menjelaskan kenapa Marco kemudian menjadi orang nomor dua di Bajak Laut Shirohige.

Momen singkat ini memperluas garis keturunan karakter dan memperdalam hubungan antar-generasi bajak laut besar.

Gill Bastar, Stussy, dan Koneksi ke One-shot “Wanted!”

Tiga anggota Bajak Laut Rocks lain Stussy, Ganzui, dan Gill Bastar juga muncul dalam chapter ini. Mereka sedang mencari Newgate di tengah reruntuhan God Valley. Yang paling menarik, Gill Bastar ternyata memiliki kekuatan Horo Horo no Mi, buah iblis yang di masa kini digunakan oleh Perona. Hal ini membuka teori besar bahwa buah iblis tersebut telah berpindah tangan sejak lama, dari generasi Rocks hingga era Thriller Bark.

Lebih mengejutkan lagi, Gill Bastar adalah karakter yang pertama kali muncul dalam manga one-shot pertama Eiichiro Oda, “Wanted!”. Dengan kemunculannya kembali di chapter 1165, Oda seakan menegaskan bahwa seluruh karyanya bahkan sebelum One Piece berada dalam semesta naratif yang sama.

Akhir Era Rocks dan Awal Dunia Baru

God Valley menjadi saksi dari kehancuran dan kelahiran. Dari sana, kerajaan rahasia dihancurkan, para Dewa Dunia melarikan diri, dan sejarah pun dihapus dari catatan resmi Pemerintah Dunia. Chapter ini menutup babak penting yang telah menjadi misteri selama lebih dari dua dekade publikasi One Piece.

Namun seperti biasa, Oda meninggalkan jejak misteri baru tentang apa sebenarnya “Domi Reversi” milik Imu, dan bagaimana pengaruhnya terhadap kehancuran kerajaan kuno.

Dengan rilisnya One Piece Chapter 1165, Eiichiro Oda kembali menunjukkan kecerdikan storytelling-nya: mengikat masa lalu, masa kini, dan masa depan dunia bajak laut dalam satu titik sejarah yang kini terungkap — God Valley.

“Akhir dari Rocks bukan sekadar kekalahan, tapi kelahiran zaman baru.” Dan di bawah langit yang terbakar, dua nama besar berdiri bersebelahan: Gol D. Roger dan Monkey D. Garp. Dua musuh bebuyutan, yang untuk sekali ini dan mungkin satu-satunya kali bertarung di sisi yang sama.

Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *