Dailysurabaya.com JAKARTA – Jetour, merek otomotif baru jika China, menunjukkan keseriusannya di tempat lingkungan ekonomi Indonesia. Tidak belaka memasarkan dua model SUV terbaru, Dashing kemudian X70 Plus, Jetour juga telah dilakukan memulai perakitan lokal di area pabrik PT Handal Indonesia Motor (HIM) di area Purwakarta, Jawa Barat.
“Dua-duanya telah CKD (Dashing kemudian X70 Plus), TKDN masih 0 persen. Tapi kami memang sebenarnya berjanji untuk lokalisasi komponen bertahap,” ungkap Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia.
Komitmen Tingkatkan TKDN
Meskipun pada waktu ini TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) Dashing juga X70 Plus masih 0%, Jetour bertekad untuk terus meningkatkannya. “Terkait pertanyaan tentang TKDN tadi, paralel dengan proses CKD, Jetour juga melakukan proses TKDN. Saat ini JETOUR sedang pada proses mendaftarkan bilangan bulat self assessment untuk pemerintah. Jadi bilangan bulat TKDN baru bisa saja diinformasikan secara resmi apabila telah ada penilaian resmi dari pemerintah,” jelas Ranggy.
Harga Terpenuhi Anggaran Berkat Perakitan Lokal
Perakitan lokal memungkinkan Jetour menekan nilai tukar jual Dashing juga X70 Plus. Dengan menurunkan pajak impor, Jetour dapat menawarkan SUV dengan fasilitas juga teknologi modern dengan nilai yang mana lebih besar kompetitif.
Harga Jetour Dashing lalu X70 Plus:
Dashing Journey: Rp403,8 juta
Dashing Inspira: Rp434,8 juta
X70 Plus Journey: Rp414,8 juta
X70 Plus Inspira: Rp444,8 juta
Spesifikasi Jetour Dashing serta X70 Plus:
Jetour Dashing:
.jpg)
Mesin: 1.5L Turbo
Tenaga: 155 hp
Torsi: 230 Nm
Transmisi: CVT
Fitur: Sunroof, Head Unit 10.25 inci, Ambient Light, 6 Airbags
Jetour X70 Plus:
%20(1).jpg)
Mesin: 1.6L Turbo
Tenaga: 195 hp
Torsi: 290 Nm
Transmisi: DCT 7-percepatan
Fitur: Sunroof, Head Unit 12.3 inci, Wireless Charging, ADAS
Pasar SUV di tempat Indonesia semakin menarik dengan masuknya berbagai merek baru, termasuk Jetour. Jetour hadir dengan menawarkan SUV berfitur lengkap dengan nilai yang dimaksud kompetitif.
Selain itu, tren perakitan lokal juga semakin marak dalam lapangan usaha otomotif Indonesia. Hal ini didorong oleh kebijakan pemerintah yang mewajibkan peningkatan TKDN. Dengan merakit mobil di dalam Indonesia, produsen dapat menekan nilai tukar jual dan juga meningkatkan dayasaingproduk.
- Daftar Terbaru Merek Mobil China yang Beredar di area Indonesia
- XPeng X9 Resmi Masuk Pasar Indonesia











