Dailysurabaya.com SIDNEY – Tesla bukan asing dengan tuntutan hukum di area seluruh dunia juga ketika ini menjadi subjek tuntutan hukum di tempat Australia. Menurut gugatan baru di tempat Pengadilan Federal Australia, Tesla Motors Australia menimbulkan klaim palsu tentang jarak tempuh mobil listrik Tesla, juga menghasilkan janji palsu tentang ciri kendaraan self-driving.
Pelanggan Tesla di area Australia juga telah dilakukan melaporkan kesulitan rem hantu, yang digunakan mana mobil Tesla dilaporkan mengerem secara mendadak bahkan pada waktu tidak ada ada bahaya atau rintangan di tempat jalan datar.
Gugatan hukum terbaru yang tersebut diajukan untuk permasalahan yang tersebut identik terjadi dalam Jerman ketika pelanggan di tempat sana merasa tertipu oleh Tesla lalu memulai tindakan hukum. Hari Minggu lalu, pengadilan Jerman memutuskan bahwa sistem Autopilot Tesla “cacat” juga tidaklah “cocok untuk pemanfaatan normal” lantaran kesulitan pengereman hantu.
Dalam persoalan hukum ini, firma hukum Australia JGA Saddler menggambarkan ghost braking sebagai “fenomena berbahaya yang digunakan akan menakuti pengemudi juga penumpang. Hal itu juga menyebabkan risiko signifikan yang digunakan dapat menyebabkan kecelakaan, yang digunakan mengakibatkan cedera kritis dan/atau kematian.
Selain itu, direktur JGA Saddler Rebecca Jancauskas menemukan banyak bukti bahwa Tesla jual fasilitas Full Self-Driving yang digunakan sudah pernah lama dijanjikan tanpa menepati janji yang mana dibuatnya untuk sistem tersebut.
Rebecca Jancauskas juga menunjukkan bahwa sejumlah kendaraan Tesla yang dimaksud dijual di tempat Australia tiada dapat mencapai 75% dari jangkauan berkendara yang mana diiklankan, serta meyakini pembuat mobil yang disebutkan telah terjadi mengetahui tentang cacat yang dimaksud selama bertahun-tahun tetapi sejauh ini gagal mengatasi kesulitan yang disebutkan atau membayar kompensasi apa pun terhadap pemiliknya.
“Kami berharap melalui penuntutan ini kami menekankan pentingnya bagi semua produsen kendaraan listrik untuk bersikap jujur di pemasaran mereka, memenuhi janji mereka, juga menegaskan item mereka itu aman dan juga dapat diandalkan,” kata Jancauskas.
- Siap Dijual di area China, Honda Pamer Mobil Listrik S7
- Sebar Teaser, Toyota Siap Luncurkan SUV Listrik Maret Hal ini











