Dailysurabaya.com JAKARTA – Perusahaan otobus pada waktu ini berlomba-lomba pada meningkatkan kenyamanan penumpang dengan merancang kursi bus model pesawat. Berbeda dengan PO Raya yang tersebut hingga pada waktu ini menggunakan kursi pesawat kelas perusahaan untuk setiap armadanya.
Hal ini juga dilaksanakan pada bus baru PO Raya hasil garapan karoseri Laksana. Menggunakan bodi Legacy SR3 Neo HD Prime Limited Edition, bus ini hadir dengan livery klasik juga juga menggunakan kursi pesawat demi kenyamanan penumpang.
Pada bagian eksterior, PO Raya mempertahankan desain lalu font klasik yang dimaksud merek gunakan sejak pertama kali mengaspal. Tapi, bus ini terkesan modern dengan pemanfaatan kaca depan double glass yang mana juga menghasilkan kembali kesan gagah.
Masuk ke bagian dalam, kesan elegan terpancar dari motif aksen kayu pada beberapa orang sisi interior. Itu diperkuat dengan warna hitam pada kursi pengemudi kemudian kru bus yang dimaksud dibuat dari epidermis sintetis.
Satu hal yang digunakan menarik adalah, kursi penumpang bus baru PO Raya menggunakan kursi bekas pesawat. Tak main-main, itu merupakan kursi pesawat kelas bidang usaha yang tersebut tidaklah diragukan lagi kenyamanannya.
Kursi bekas pesawat ini memiliki karakter yang tersebut mengotak kemudian busa yang mana tebal. Selain itu dimensinya juga besar, sehingga menjamin kenyamanan para penumpangnya. Tak semata-mata itu, bus sudah ada dilengkapi sabuk pengaman, sandaran tangan, lalu juga sandaran kaki.
Bus baru PO Raya ditopang oleh sasis Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 4. Sasis ini menggendong mesin berkapasitas 6.374 cc, OM 906 LA Euro 3 Diesel, 6-Silinder Segaris, Direct Injection, dengan Turbocharger kemudian Intercooler.
Mesin itu sanggup menciptakan tenaga 191 KW (260 dk) pada 2.200 rpm kemudian torsi puncak 950 Nm pada 1.200-1.600 rpm. Tenaga itu disalurkan melalui pilihan transmisi manual 6 percepatan atau transmisi otomatis 6 percepatan.











