Dailysurabaya.com BEIJING – Tesla akan memperbaiki lebih lanjut dari 1,2 jt kendaraan listrik (EV) di area China untuk mengatasi kesulitan perangkat lunak yang memunculkan permasalahan keselamatan.
Langkah ini melibatkan model impor seperti Model S serta Model X, dan juga Model 3 juga Model Y yang mana dirakit di tempat China.
Masalah yang dimaksud teridentifikasi meliputi kegagalan kamera pandangan belakang lalu permasalahan terkait kemudi.
Menurut laporan, Tesla berencana untuk memperbaiki hambatan ini melalui pembaruan perangkat lunak melalui udara tanpa biaya bagi pemilik kendaraan.
Menurut catatan, ini adalah pengunduran besar kedua oleh Tesla pada Tiongkok, pasca evakuasi 1,6 jt kendaraan pada Januari tahun sebelumnya oleh sebab itu kesulitan layanan bantuan pengemudi.
Penarikan terbaru ini terjadi di tempat berada dalam persaingan ketat dengan produsen kendaraan listrik lokal seperti BYD, yang digunakan ketika ini menjadi pemimpin lingkungan ekonomi kendaraan listrik di area China.
Selain Tesla, produsen kendaraan lain juga telah lama mengumumkan evakuasi kembali item pada China. Xiaomi akan menarik kembali 30.931 kendaraan dikarenakan hambatan perangkat lunak bantuan parkir, sementara BYD akan menarik kembali 6.843 SUV oleh sebab itu risiko kebakaran.
Selain itu, bisnis patungan Honda di tempat China akan menarik kembali 1,37 jt kendaraan mulai 28 Februari.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”











