Koperasi Desa Merah Putih Tubuhue Mulai Beroperasi
Koperasi Desa Merah Putih Tubuhue di Kabupaten Timor Tengah Selatan telah resmi beroperasi sejak Oktober 2025. Pihak pengelola koperasi ini sangat optimis dapat menyediakan satu ton sayuran segar setiap hari, asalkan gerai koperasi selesai dibangun.
Tidak menunggu dana modal dari pihak luar, Koperasi Desa Merah Putih Tubuhue (KDMP) sudah bergerak dengan modal yang berasal dari anggotanya sendiri. Setiap anggota wajib menabung sebesar Rp 10.000 sebagai simpanan wajib dan Rp 200.000 sebagai simpanan pokok. Hingga saat ini, jumlah anggota koperasi mencapai 42 orang.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Koperasi Desa Merah Putih Tubuhue, Margod Banunaek, saat diwawancarai di Kantor KDMP Tubuhue, Kamis (8/1/2026). Menurutnya, koperasi ini bergerak di bidang pertanian dengan menghimpun hasil pertanian masyarakat Desa berupa sayur dan buah segar untuk dua dapur MBG dan pasar.
“Jika gerai sudah jadi, otomatis penyimpanan stok akan lebih banyak, sehingga kami optimis bisa menyediakan satu ton sayur dalam sehari,” ujarnya.
Margod menjelaskan bahwa setiap hari, ia bersama pengurus koperasi mengumpulkan sayuran sebanyak 200 hingga 400 kilogram untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG. Jumlah tersebut hanya untuk dua dapur, di mana satu dapur rata-rata membutuhkan 180-200 kg per hari.
Keberadaan KDMP Tubuhue sangat membantu masyarakat, terutama dalam penyaluran hasil pertanian. Mayoritas masyarakat bermata pencarian sebagai petani. “Dulu, kalau sayuran dibawa ke pasar, hanya terjual tiga kantong. Dengan adanya KDMP ini, kami bisa memberi jaminan bahwa sayur yang ditanam pasti akan laku,” katanya.
Pembangunan Gerai Koperasi
Fisik gerai KDMP Tubuhue baru saja dimulai dibangun. Proses pembangunan dilakukan dengan kolaborasi dan bantuan dari Babinsa TNI Kodim 1621/TTS. Gerai ini mulai disosialisasikan dan dibangun secara fisik.
Menurut Margod, secara keseluruhan, pihak koperasi belum menerima arahan langsung dari pemerintah terkait alokasi dana desa. Namun, program ini merupakan bagian dari strategi nasional yang ditunjuk oleh pemerintah pusat melalui Kodim 1621/TTS.
“Dana pembangunan fisik ini berasal dari PT Agrinas, yang bermitra langsung dengan TNI. Kami belum tahu apakah dana tersebut akan dikembalikan ketika alokasi dana desa terealisasi,” ujarnya.
Pihak koperasi hanya menjalankan roda operasional dengan pengawasan dan peran pihak lain dalam koperasi Merah Putih. Margod juga menyampaikan dukungan penuh dari pihak desa.
“Dengan pihak desa, kami sangat mendapatkan dukungan. Apapun yang kami butuhkan, pasti dibantu oleh pemerintah desa,” katanya.
Mewujudkan Lumbung Sayur di TTS
Ketua KDMP Tubuhue mengajak seluruh warga Desa Tubuhue untuk menjadi lumbung sayur di TTS. Hal ini karena Tubuhue dinilai sangat strategis untuk pertanian sayur karena tanah yang subur dan air yang melimpah.
“Kami berharap Bapak Ibu masyarakat, tokoh masyarakat, dan seluruh kelompok tanah di wilayah Desa Tubuhue agar kita menjadi lumbung sayur di TTS. Kami ada satu motor jam sembilan pagi, dan kami harus mengelola 250 juta di dalam wilayah Tubuhue,” ungkapnya.
Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."











