Liburan Tahun Baru di Semarang: Tujuh Spot Kuliner Favorit Keluarga
Libur panjang Tahun Baru di Semarang selalu membawa suasana yang khas. Kota ini terasa lebih hidup, jalanan ramai, dan aroma makanan khas menyebar dari berbagai sudut. Bagi keluarga yang berkunjung ke “Kota Atlas”, wisata kuliner sering menjadi agenda utama. Selain bangunan kolonial dan Kota Lama, Semarang juga dikenal sebagai gudangnya makanan legendaris yang cocok dinikmati bersama orang terdekat.
Banyak spot kuliner di Semarang bukan hanya tempat makan biasa, tapi juga bagian dari cerita perjalanan. Ada yang sudah berdiri puluhan tahun, ada yang selalu jadi pilihan wisatawan, dan ada pula yang ramai karena suasana yang membuat betah berlama-lama. Berikut adalah tujuh spot kuliner favorit keluarga yang sering diserbu saat libur panjang, termasuk momen Tahun Baru:
-
Lunpia Cik Me Me, Favorit Oleh-Oleh Sekaligus Makan di Tempat
Lunpia menjadi ikon Semarang yang tidak bisa dilewatkan. Salah satu yang paling diminati adalah Lunpia Cik Me Me. Tempat ini dikenal dengan lumpia premium yang isiannya padat dan rapi. Rebungnya bersih, tidak berbau, dan digoreng tanpa meninggalkan rasa berminyak berlebihan. Yang membuat Lunpia Cik Me Me cocok untuk keluarga adalah tempatnya yang bersih dan nyaman. Kamu bisa makan di tempat sambil istirahat sejenak, atau membeli lumpia sebagai oleh-oleh sebelum pulang. Saat libur panjang, antrean memang sering mengular, tapi biasanya sebanding dengan kualitas rasa yang didapat. -
Lumpia Gang Lombok, Ikonik dan Sarat Sejarah
Jika ingin mencicipi lumpia dengan cita rasa otentik, Lumpia Gang Lombok wajib masuk daftar. Warung legendaris ini sudah berdiri sejak lama dan masih mempertahankan cara penyajian tradisional. Lumpia basah dan gorengnya disajikan dengan acar timun segar serta saus cocolan khas yang bikin rasanya seimbang. Banyak keluarga memilih mampir ke sini karena lokasinya strategis dan nuansanya masih kental dengan cerita lama Semarang. Cocok buat kamu yang ingin memperkenalkan kuliner klasik ke anak-anak atau sekadar bernostalgia sambil makan santai. -
Nasi Ayam Bu Nyoto, Sederhana tapi Selalu Dicari
Tampilannya mungkin terlihat sederhana, tapi jangan remehkan popularitas Nasi Ayam Bu Nyoto. Tempat makan ini hampir selalu ramai, terutama saat libur panjang. Nasi ayam khas Semarang di sini punya cita rasa gurih-manis yang pas, dengan suwiran ayam, kuah kental, dan lauk pendamping yang menggoda. Untuk liburan keluarga, tempat ini cocok untuk disinggahi karena menunya aman di lidah semua usia. Dari anak-anak sampai orang tua biasanya mudah jatuh hati pada rasa nasi ayam yang ringan tapi kaya rempah. Datang agak pagi bisa jadi pilihan cerdas agar tidak terlalu lama antre. -
Soto Bangkong, Andalan dari Pagi sampai Malam
Jika kamu tipe yang suka kuliner berkuah, Soto Bangkong hampir selalu jadi jawaban. Warung soto legendaris ini buka dari pagi hingga malam dan konsisten ramai, apalagi saat musim liburan. Kuah sotonya bening, segar, dengan isian ayam yang empuk. Yang membuat Soto Bangkong istimewa adalah pilihan lauk pendampingnya. Ada sate kerang, gorengan, hingga garang asem yang bisa dipesan terpisah. Cocok untuk keluarga yang ingin makan santai tapi tetap lengkap. Tempatnya pun cukup luas untuk rombongan kecil hingga sedang. -
Tahu Gimbal Lumayan Pak Man, Porsi Besar Bikin Kenyang Bareng
Wisata kuliner keluarga rasanya kurang seru tanpa menu yang bisa dibagi bersama. Tahu Gimbal Lumayan Pak Man, atau yang juga dikenal sebagai Tahu Gimbal Plampitan, menawarkan porsi besar dengan cita rasa khas Semarang. Warung yang sudah beroperasi sejak era 1950-an ini terkenal dengan siraman bumbu petis udang yang melimpah. Perpaduan tahu goreng, gimbal udang, kol, dan lontong bikin satu porsi saja sudah cukup mengenyangkan. Cocok buat makan siang setelah jalan-jalan keliling kota. -
Gulai Kambing Bustaman, Rasa Unik di Kawasan Kota Lama
Untuk pengalaman kuliner agak berbeda, Gulai Kambing Bustaman bisa jadi pilihan menarik. Berlokasi di kawasan Bustaman, tak jauh dari Kota Lama dan Gereja Blenduk, tempat ini menawarkan gulai kambing dengan kuah bening berwarna kuning. Berbeda dari gulai pada umumnya, cita rasanya lebih ringan dengan sentuhan serundeng kelapa yang khas. Banyak keluarga mampir ke sini setelah berfoto-foto di Kota Lama. Selain makan enak, kamu juga dapat bonus suasana klasik khas Semarang tempo dulu. -
Waroeng Semawis, Surga Kuliner Malam untuk Semua Selera
Jika liburanmu di Semarang jatuh di akhir pekan atau malam tertentu, Waroeng Semawis jangan sampai terlewat. Pasar kuliner malam yang berlokasi di Gang Warung ini selalu ramai dan penuh pilihan makanan. Mulai dari bakmi, sate, aneka jajanan, hingga minuman hangat tersedia di sini. Suasananya hidup, cocok untuk keluarga yang ingin jalan santai sambil jajan kecil-kecilan. Anak-anak biasanya betah karena banyak pilihan, sementara orang dewasa bisa menikmati kuliner khas Semarang dalam satu area.
Intinya, libur Tahun Baru di Semarang memang paling pas diisi dengan wisata kuliner. Dari lumpia legendaris hingga pasar malam yang meriah, semua bisa jadi bagian dari cerita liburan bersama keluarga. Dengan memilih spot yang tepat, kamu bukan cuma mengisi perut, tapi juga membawa pulang pengalaman dan kenangan yang sulit dilupakan.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











