Waspadai Situs Palsu yang Mengatasnamakan Program Indonesia Pintar (PIP)
Menjelang pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2025, beredar banyak tautan dan situs palsu yang mengklaim dapat menampilkan daftar nama penerima bantuan pendidikan. Sayangnya, beberapa di antaranya dibuat oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mencuri data pribadi, nomor rekening, atau NIK siswa.
Pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menegaskan bahwa satu-satunya laman resmi untuk mengecek penerima PIP adalah: https://pip.kemendikbud.go.id. Semua tautan di luar domain tersebut bukan milik resmi pemerintah, dan berpotensi berisi phishing atau penipuan daring.
Ciri-Ciri Situs Palsu yang Harus Diwaspadai
Menurut Tim Teknologi Informasi Ditjen PAUD Dikdasmen, situs palsu PIP biasanya memiliki karakteristik sebagai berikut:
- Menggunakan alamat domain tidak resmi, seperti .my.id, .xyz, atau .info;
- Meminta pengguna mengisi NIK, nomor rekening, dan password;
- Menampilkan iklan mencurigakan atau pop-up yang mengarah ke halaman lain;
- Menggunakan desain menyerupai situs resmi untuk mengecoh pengguna;
- Terkadang disebarkan melalui pesan WhatsApp, grup Facebook, atau Telegram oleh akun anonim.
“Kami menemukan beberapa situs tiruan yang meniru tampilan portal resmi PIP. Ini sangat berbahaya karena bisa mencuri data peserta didik,” ujar Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek, Suharti.
Cara Aman Mengecek Penerima PIP 2025
Agar tidak menjadi korban penipuan digital, masyarakat disarankan melakukan pengecekan hanya melalui situs resmi pemerintah. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka https://pip.kemendikbud.go.id di browser HP atau laptop;
- Pilih menu “Cek Penerima PIP”;
- Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Tanggal Lahir, dan Nama Ibu Kandung;
- Klik “Cari”, lalu tunggu hasil validasi data;
- Jika terdaftar, sistem akan menampilkan status dan tahapan pencairan dana.
Data di situs ini terhubung langsung dengan Dapodik (Data Pokok Pendidikan) dan bank penyalur Himbara, sehingga lebih aman dan akurat.
Langkah-Langkah Jika Sudah Terlanjur Mengakses Situs Palsu
Apabila Anda sudah terlanjur membuka atau mengisi data di situs tidak resmi, segera lakukan langkah-langkah berikut:
- Ganti password akun yang mungkin terkait (misalnya, email atau rekening bank);
- Laporkan situs tersebut ke Kemendikbudristek melalui laman pengaduan resmi;
- Jangan sebarkan ulang tautan yang mencurigakan ke grup lain;
- Aktifkan fitur keamanan tambahan di perangkat seperti verifikasi dua langkah.
Kemendikbudristek juga bekerja sama dengan Kemenkominfo untuk memblokir domain ilegal yang mengatasnamakan program bantuan pendidikan.











