My WordPress Blog
Bisnis  

PLN UID Riau dan Kepri Meraih Penghargaan Platinum Nusantara CSR Awards 2026

PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Meraih Penghargaan Platinum Alignment di NCSRA 2026

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Platinum Alignment dalam ajang Nusantara CSR Awards (NCSRA) 2026. Penghargaan ini diberikan atas implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berjudul “Pengolahan Sampah Kampung Iklim Agrowisata”. Program ini fokus pada penguatan ketahanan ekonomi masyarakat serta pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Program ini berhasil meraih nilai 94,90 dan mendapatkan peringkat Platinum Alignment pada kategori Ketahanan Ekonomi Masyarakat & Rantai Nilai. Penilaian dilakukan secara komprehensif menggunakan metodologi La Tofi ESG Rating yang diperkaya dengan Corporate Economic Protection Index (CEPI) serta review tim asesor independen.

Selain itu, Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Riau dan Kepulauan Riau juga meraih penghargaan 100 Manajer Program Terbaik Indonesia 2026 dengan predikat Platinum Leader Performance. Program ini juga mencatat capaian CEPI Platinum Performance dengan nilai 2,32, yang menunjukkan bahwa setiap Rp1 investasi program CSR mampu melindungi sekitar Rp2,32 nilai ekonomi perusahaan yang berada dalam eksposur risiko operasional.

Capaian ini menegaskan bahwa program TJSL PLN tidak hanya memberikan dampak sosial, tetapi juga berkontribusi dalam mitigasi risiko bisnis. Program Pengolahan Sampah Kampung Iklim Agrowisata mengusung pendekatan terintegrasi melalui tiga pilar utama, yaitu:

  • Pengolahan sampah organik

    PLN mendorong pemanfaatan limbah melalui biokonversi maggot (Black Soldier Fly) yang mengubah sampah menjadi pakan bernilai ekonomi tinggi bagi sektor peternakan dan perikanan. Selain itu, residu dari proses ini dimanfaatkan untuk produksi pupuk organik padat dan cair yang mendukung sektor pertanian lokal.

  • Pengolahan sampah anorganik

    Masyarakat didorong melakukan pemilahan sejak sumber untuk menghasilkan bahan baku daur ulang seperti plastik, logam, dan kertas, serta pengembangan bahan bakar alternatif (BBA) sebagai solusi energi berbasis limbah.

  • Edukasi dan perubahan perilaku masyarakat

    Program ini juga menekankan edukasi berkelanjutan melalui pelatihan operasional pengelolaan sampah, kampanye sadar iklim, serta kunjungan edukatif bagi sekolah dan komunitas guna mendorong perubahan perilaku masyarakat.

General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti bahwa program TJSL PLN mampu menghadirkan dampak nyata sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memastikan bahwa setiap program TJSL PLN tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Didik.

Didik menambahkan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh insan PLN bersama masyarakat dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan. “PLN berkomitmen menghadirkan program yang selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Kami percaya bahwa pengelolaan sampah berbasis agrowisata ini tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Didik.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa program TJSL PLN telah bertransformasi menjadi instrumen strategis dalam mendukung keberlanjutan bisnis sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.


Erina Syifa

Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *