Kegiatan Gathering Orijingan Jateng-DIY Chapter Banjarnegara
Komunitas Vespa Orijingan kembali menunjukkan eksistensinya melalui kegiatan bertajuk Gathering Orijingan Jateng-DIY Chapter Banjarnegara yang digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu (11–12 April 2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi pecinta Vespa dari berbagai daerah sekaligus menghadirkan manfaat sosial, lingkungan, dan ekonomi bagi masyarakat.
Sekitar 200 peserta Vespa mania dari berbagai kota seperti Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Cirebon, hingga Brebes turut ambil bagian dalam kegiatan yang dipusatkan di kawasan Kampung Kelapa Sawit, D’Kuwondogiri, Desa Wisata Blambangan, Banjarnegara. Acara ini tidak hanya menjadi momen berkumpul, tetapi juga menjadi wadah untuk berkontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Pemilihan Lokasi yang Tepat
Ketua panitia, Bahtiar atau yang akrab disapa Mr. BM, menyampaikan bahwa pemilihan lokasi di Desa Wisata Blambangan bukan tanpa alasan. Menurutnya, konsep yang diusung lokasi tersebut sangat selaras dengan nilai-nilai komunitas Orijingan. “Kami memilih tempat ini karena sesuai dengan konsep kegiatan kami, yaitu pelestarian lingkungan, sosial, hiburan, dan membangun keakraban. Selain itu, suasananya juga masih asri dan mendukung kebersamaan antar peserta,” ujarnya.
Beragam Kegiatan Positif
Beragam kegiatan positif turut mewarnai gathering ini, mulai dari penanaman pohon, bakti sosial ke panti asuhan, donor darah, pelatihan SAR, hingga penandatanganan nota kesepakatan kerja sama. Kegiatan-kegiatan ini mencerminkan komitmen komunitas Vespa Orijingan dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Tak hanya itu, acara juga dimeriahkan dengan hiburan yang menghadirkan sejumlah pengisi acara, termasuk MC nasional Simon Vesto dan artis Denny Frust dari Jakarta, serta MC Canti dari Surakarta. Hiburan ini memastikan suasana acara tetap hidup dan dinamis.
Apresiasi dari Pengelola Desa Wisata
Pengelola D’Kuwondogiri Desa Wisata Blambangan, Kuat Herry, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan komunitas seperti ini sangat diharapkan, terutama di tengah tantangan menurunnya kunjungan wisata ke desa wisata. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan komunitas Vespa Orijingan yang telah memilih Kuwondogiri sebagai lokasi gathering. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga kegiatan sosial dan lingkungan. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin agar desa wisata tetap tumbuh dan UMKM masyarakat bisa terus bergerak,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa konsep paket lengkap yang ditawarkan di Kuwondogiri menjadi daya tarik tersendiri bagi berbagai komunitas untuk menggelar kegiatan serupa. “Ikan kakap, ikan tenggiri, mau paket lengkap datang di Kuwondogiri,” ujarnya dengan gaya khas.
Kunjungan ke Destinasi Wisata Lain
Setelah mengikuti rangkaian kegiatan di Desa Wisata Blambangan, para peserta juga dijadwalkan mengunjungi sejumlah destinasi wisata lainnya di Kabupaten Banjarnegara. Hal ini menjadi peluang besar dalam memperkenalkan potensi wisata berbasis desa kepada para pengunjung dari luar daerah.
Tanggapan Tokoh dan Pengisi Acara
Salah satu tokoh sekaligus MC dalam kegiatan tersebut, Simon Vesto, mengungkapkan kesan positifnya terhadap potensi wisata di Banjarnegara. Ia menilai bahwa destinasi wisata berbasis desa di daerah ini memiliki keindahan alam yang luar biasa serta didukung oleh keramahan masyarakatnya. “Tempat wisata di Banjarnegara ternyata banyak, indah-indah, dan masyarakatnya sangat ramah. Ini sangat selaras dengan semangat ‘Satu Vespa Sejuta Saudara’. Mari bersama kita bangkitkan ekonomi desa wisata melalui kebersamaan komunitas,” ujarnya.
Masa Depan Kolaborasi
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara komunitas dan pengelola desa wisata dapat terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memperluas promosi pariwisata Banjarnegara di tingkat nasional.











