My WordPress Blog
Bisnis  

Penumpang Whoosh Dapat Takjil Gratis Saat Ramadhan

Program Pembagian Takjil Gratis untuk Penumpang Whoosh Selama Bulan Ramadhan

Kereta Cepat Indonesia (KCIC) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menghadirkan program pembagian takjil gratis bagi para penumpang Whoosh selama bulan Ramadhan. Program ini berlangsung hingga hari terakhir Ramadhan di seluruh stasiun Whoosh, yaitu Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa secara keseluruhan KCIC menyiapkan lebih dari 13 ribu paket takjil gratis bagi penumpang Whoosh selama periode tersebut. Setiap paket takjil berisi air mineral, kurma, serta makanan dan minuman ringan yang dapat dikonsumsi penumpang saat berbuka puasa. Sebanyak lebih dari 10 ribu paket dibagikan di area stasiun kepada penumpang yang melakukan perjalanan pada jadwal keberangkatan sore hari di setiap stasiun.

Sementara itu, 3.000 paket lainnya disediakan di VIP Lounge khusus bagi penumpang dengan tiket First Class dan Business Class. Program ini dihadirkan untuk memudahkan penumpang yang menjalankan ibadah puasa agar tetap dapat berbuka dengan nyaman meskipun sedang melakukan perjalanan menggunakan Whoosh. Melalui program ini, KCIC ingin memastikan penumpang Whoosh tetap dapat menikmati perjalanan yang nyaman selama bulan Ramadhan.

Dengan waktu perjalanan Whoosh yang singkat, penumpang tetap dapat melakukan mobilitas sekaligus menjalankan ibadah puasa dengan baik. Seiring memasuki pekan terakhir Ramadhan, Eva menyampaikan bahwa KCIC mulai melihat adanya peningkatan jumlah keberangkatan penumpang di sejumlah stasiun Whoosh. Kondisi ini menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat memasuki periode Angkutan Lebaran.

“KCIC memastikan kesiapan layanan operasional, fasilitas stasiun, serta pelayanan penumpang agar perjalanan tetap berjalan aman, nyaman, dan lancar di tengah meningkatnya volume perjalanan masyarakat pada periode tersebut,” kata Eva.

Whoosh Kembali Beroperasi Normal



Presiden RI Prabowo Subianto naik Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. – (BPMI Setpres)

KCIC juga memastikan layanan kereta cepat Whoosh kembali beroperasi normal untuk mendukung peningkatan mobilitas masyarakat memasuki masa Angkutan Lebaran 2026. Eva menjelaskan bahwa Whoosh akan beroperasi dengan 62 perjalanan per hari mulai 14 Maret 2026. Sebelumnya dilakukan penyesuaian jadwal menjadi 42 perjalanan untuk mendukung pekerjaan pemindahan kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang melintas di jalur operasional Whoosh.

Eva menyampaikan sejumlah tahapan awal pekerjaan pemindahan kabel SUTT yang melintas di jalur operasional Whoosh telah berjalan dengan aman dan lancar sehingga operasional perjalanan secara bertahap dapat kembali ditingkatkan. Dengan kembali normalnya operasional Whoosh pada 14 Maret, jadwal keberangkatan pertama dan terakhir Whoosh juga kembali seperti semula.

Mulai 14 Maret 2026 layanan Whoosh kembali beroperasi dengan total 62 perjalanan per hari untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya menjelang masa Angkutan Lebaran. Eva menjelaskan perjalanan pertama dari Stasiun Halim berangkat pada pukul 06.25 WIB dan kereta terakhir pada pukul 21.25 WIB. Sementara itu, dari Stasiun Tegalluar Summarecon, perjalanan pertama berangkat pada pukul 06.05 WIB dan kereta terakhir pada pukul 21.05 WIB.

Pekerjaan pemindahan kabel SUTT yang melintas di jalur operasional Whoosh dilakukan dalam beberapa tahap, di mana sejumlah tahapan awal telah berjalan dengan aman dan lancar. Selanjutnya, pekerjaan direncanakan akan dilanjutkan kembali setelah masa Posko Angkutan Lebaran selesai. Informasi lebih lanjut mengenai tahapan pekerjaan berikutnya akan disampaikan kepada masyarakat secara berkala.

“KCIC mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat selama masa penyesuaian operasional berlangsung. Informasi mengenai kelanjutan pekerjaan pemindahan kabel SUTT serta penyesuaian operasional berikutnya akan kami sampaikan secara berkala kepada masyarakat,” ujar Eva.

Hana Zahra

Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *