My WordPress Blog
Bisnis  

ATM Macet Jelang Lebaran, Nasabah Bank Jambi Terpaksa Antre Lagi

Layanan Bank Jambi Masih Tidak Berjalan Seperti Biasa

Layanan ATM dan mobile banking Bank Jambi masih mengalami gangguan menjelang Lebaran 2026. Kondisi ini memicu kepanikan di kalangan nasabah, terutama di Unit Siulak, Kerinci, yang menjadi tempat terjadinya aksi berdesak-desakan demi menarik uang tunai.

Kepadatan terjadi karena pencairan gaji perangkat desa yang bertepatan dengan bulan Ramadan. Situasi ini membuat warga harus antre secara tidak teratur, bahkan ada yang sampai saling dorong untuk mendapatkan uang. Video kejadian tersebut viral di media sosial, menunjukkan betapa kritisnya situasi layanan perbankan saat ini.

Banyak warganet mengeluhkan penanganan teknis yang lambat dan mengancam akan pindah ke bank lain. Beberapa dari mereka memberikan saran agar kembali menggunakan sistem penarikan kolektif via bendahara sementara waktu. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi lagi kerumunan dan antrian yang tidak terkendali.

Keluhan Nasabah dan Ancaman Eksodus

Keluhan nasabah semakin meningkat karena kesulitan dalam mengakses layanan digital. Beberapa komentar di media sosial menunjukkan ketidakpuasan terhadap proses penanganan masalah oleh pihak bank. Misalnya, akun @dia*** mengungkap pengalamannya di Singkut, di mana ia hampir kehilangan tas dan sandal akibat kepadatan. Ia merasa bahwa perjuangannya untuk mendapatkan uang tunai adalah hal yang penting.

Akun @unt menyampaikan kekhawatiran tentang hilangnya kepercayaan nasabah. Ia menilai bahwa pihak bank terlalu lambat dalam menangani masalah, sehingga banyak nasabah yang mungkin memilih untuk beralih ke bank lain. Sementara itu, akun @ona menyarankan opsi darurat seperti penarikan melalui bendahara, seperti zaman konvensional, agar tidak terjadi lagi keributan.

Tidak hanya itu, akun @gep mengimbau agar nasabah lebih disiplin dalam berantre dan tidak sampai berdesak-desakan. Ia menekankan bahwa semua orang membutuhkan, tetapi cara yang benar harus diterapkan. Akun @abd juga menanyakan kapan layanan mobile banking dan ATM akan kembali berjalan normal.

Darurat Layanan di Bulan Ramadan

Masalah layanan Bank Jambi menambah daftar panjang keluhan publik selama bulan Ramadan 2026. Mulai dari infrastruktur jalan yang rusak hingga distribusi air PDAM yang tidak lancar, kini sistem perbankan juga mengalami gangguan.

Nasabah berharap pihak manajemen segera membuka outlet tambahan atau menyediakan layanan tarik tunai darurat. Hingga saat ini, pihak bank menegaskan bahwa dana nasabah aman, tetapi tidak bisa ditarik secara otomatis karena kegagalan sinkronisasi data pada server ATM dan mobile banking.

Meski demikian, lambannya transparansi mengenai penyebab teknis—baik karena serangan siber atau kerusakan infrastruktur—membuat publik spekulatif. Dana yang tersimpan sangat krusial untuk perputaran ekonomi daerah menjelang Lebaran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terbaru dari pusat mengenai estimasi waktu pemulihan penuh sistem digital Bank Jambi.

6.000 Rekening Dibobol dan Aliran Dana Kripto

Kepanikan warga di Siulak bukan tanpa alasan. Berdasarkan laporan Kompas.com, polisi mengungkapkan bahwa sistem keamanan Bank Jambi diduga telah diretas sejak 22 Februari 2026. Data terbaru menyebutkan sebanyak 6.000 rekening nasabah menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp143 miliar.

Polda Jambi yang mendalami kasus ini menemukan fakta mengejutkan mengenai aliran dana hasil pembobolan tersebut. Sebagian besar uang nasabah diduga telah dipindahkan secara ilegal melalui berbagai transaksi berlapis, dan belasan miliar di antaranya terindikasi dilarikan ke aset kripto untuk menghilangkan jejak digital pelaku.

Hal inilah yang menyebabkan pemulihan sistem oleh vendor dan izin operasional dari Bank Indonesia (BI) berjalan sangat lamban karena proses audit forensik yang rumit.

Hana Zahra

Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *